Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Pertahanan Ibu Kota Baru Dinilai Kurang Aman, Demokrat: IKN Mudah Diserang dari Utara
Desain Ibu Kota Negara baru (Dok. Cnbcindonesia.com)

Pertahanan Ibu Kota Baru Dinilai Kurang Aman, Demokrat: IKN Mudah Diserang dari Utara

Shabrinaa Ra'fa Hannissa
Shabrinaa Ra'fa Hannissa 18 Januari 2022 at 11:21am

Djawanews.com – Fraksi Partai Demokrat di DPR menilai aspek keamanan dan pertahanan masih belum dikaji komprehensif dalam rencana pemindahan ibu kota negara (IKN). Demokrat menilai wilayah IKN mudah diserang dari utara, sehingga perlu ada kajian keamanan yang lebih komprehensif.


Pendapat tersebut disampaikan oleh perwakilan fraksi Demokrat, Muslim dalam rapat Panitia Kerja (Panja) RUU IKN di DPR pada Selasa dini hari (18/1).


"Karena dilihat dari posisi IKN di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan choke point atau titik sempit dunia, maka IKN akan mudah diserang dari arah Utara," kata Muslim.

Dia mengingatkan bahwa wilayah IKN di Kalimantan Timur pun dekat dengan flight information region (FIR) milik Malaysia dan Filipina.

Selain itu, IKN juga dikelilingi oleh aliansi pertahanan seperti FPDA the Five Power Defence Arrangements Malaysia, Aliansi AUKUS (Australia, UK,USA).

Daerah wilayah IKN, juga berpotensi terdampak One Belt One Road atau OBOR BRI China.

“Ini semua berpotensi menjadi pintu baru ancaman pertahanan dan gangguan keamanan IKN,” ujar Muslim.

Muslim pun mewanti-wanti adanya keterlibatan pihak asing dalam pembuatan blue print pembangunan IKN.

“Karena tentu juga akan berdampak negatif terhadap keamanan dan pertahanan IKN ke depannya,” tuturnya.

Selain aspek pertahanan dan keamanan, Fraksi Demokrat juga mengamati sektor lingkungan imbas pembangunan IKN. Pengelolaan sumber daya alam yang masif berpotensi terjadi terus-menerus.

Akibatnya, fungsi ekologis dalam jangka panjang akan jadi terancam akibat pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Risiko konflik antara satwa dan manusia pun berpotensi terjadi.

“Untuk itu, pengolahan lingkungan hidup berkelanjutan perlu dilakukan dengan melibatkan kearifan lokal masyarakat setempat/ adat,” tambahnya.

“Melalui pengakuan hak-hak konstitusionalnya yang sebaiknya tercantum dalam RUU ini, pelestarian lingkungan, mitigasi bencana, dan pola konsumsi ramah lingkungan,” sambungnya.

Fraksi demokrat mendukung RUU IKN disahkan di tingkat Panitia Kerja dan dilanjut di tingkat berikutnya dengan lima catatan kritis, antara lain mengenai waktu pemindahan, anggaran yang dipakai, dampak terhadap lingkungan, aspek keamanan serta transparansi selama proyek berlangsung.

Sebagai informasi, DPR dan pemerintah menargetkan RUU IKN disahkan pada Selasa (18/1). Pembahasan yang sangat cepat dikritik oleh berbagai pihak, terutama ketika mengabaikan partisipasi publik.   

Ingin tahu informasi lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik Djawanews.

Bagikan:
#IBU KOTA NEGARA BARU#IKN#ruu ikn#fraksi demokrat#pertahanan IKN kurang aman

Berita Terkait

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan
    Berita Hari Ini

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Wacana Sekolah Daring, Gus Hilmy: Jangan Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi
    Berita Hari Ini

    Wacana Sekolah Daring, Gus Hilmy: Jangan Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi

    MS Hadi 24 Mar 2026 22:19
  • Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Saiful Ardianto 17 Mar 2026 15:24
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Djawanews.com - Gubernur Jambi Al Haris menebar sebanyak 10.000 benih ikan di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) danau Kerinci sebagai bagian dari program menjaga keseimbangan ekosistem ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Saiful Ardianto 12 Mar 2026 12:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan
Berita Hari Ini

1

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up