Djawanews.com - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang yang berlokasi di Kalimantan Utara sedang memicu kontroversi, meskipun mengusung label "energi hijau" yang seharusnya ramah lingkungan. Berdasarkan investigasi Nugal Institute, proyek ini berisiko besar bagi ekosistem, keanekaragaman hayati, dan masyarakat lokal.
Proyek yang bertujuan untuk menyuplai listrik Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) ini diperkirakan berdampak negatif terhadap hutan dan sungai di wilayah tersebut.
Pembangunan PLTA Mentarang Induk, yang dirancang menggunakan bendungan bertipe Concrete Faced Rock Fill Dam (CFRFD), akan menggenangi kawasan hutan tropis yang kaya akan fauna endemik.
Dengan tinggi bendungan mencapai 325 meter, atau hampir tiga kali tinggi Monumen Nasional (Monas), proyek ini diperkirakan akan menenggelamkan sekitar tujuh desa dan lebih dari 22.000 hektar lahan.
Proyek PLTA Mentarang, Bukan Energi Hijau yang Sesungguhnya?
Sungai Tubu dan Mentarang, yang menjadi lokasi pembangunan PLTA, memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, termasuk berbagai spesies burung, ikan, dan mamalia yang terancam punah.
Selain itu, proyek ini juga menyimpan ancaman jangka panjang berupa pencemaran gas berbahaya, seperti hidrogen sulfida (H₂S), yang bisa mencemari air dan merusak infrastruktur.
Proyek ini dikerjakan oleh PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN), yang merupakan perusahaan patungan antara beberapa entitas, termasuk Adaro Group dan Sarawak Energy.
Di balik proyek ini, terdapat nama-nama besar seperti Garibaldi 'Boy' Thohir, yang memiliki saham mayoritas, serta Luhut Binsar Pandjaitan yang memiliki koneksi kuat dengan proyek ini melalui perusahaannya.
Proyek PLTA Mentarang meskipun berlabel energi hijau, membawa dampak serius bagi lingkungan dan masyarakat Kalimantan Utara. Proyek ini mengancam kawasan hutan yang kaya akan biodiversitas dan dapat mencemari sungai dengan gas berbahaya.
Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh proyek ini. Demikian informasi seputar proyek PLTA Mentarang. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Djawanews.com.