Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Kesehatan
Hasil Studi Penelitian: Otak Menyusut Jadi Salah Satu Efek Pasien COVID-19, Bisa Bikin IQ Turun?
Efek COVID-19 disebut-sebut bisa membuat otak Anda mengalami penyusutan. (kumparan.com)

Hasil Studi Penelitian: Otak Menyusut Jadi Salah Satu Efek Pasien COVID-19, Bisa Bikin IQ Turun?

Fajar Kurniawan
Fajar Kurniawan 13 Maret 2022 at 11:17am

Djawanews.com – Sebuah studi penelitian menyebutkan bahwa Infeksi virus corona COVID-19 dapat menyebabkan otak menyusut. Hal tersebut ditemukan dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Nature Journal. Pemindaian otak sebelum dan sesudah infeksi menunjukkan banyak bagian abu-abu pada otak menghilang.

Bukan hanya itu, kerusakan jaringan yang sebagian besar ada di area yang berhubungan dengan indera penciuman hingga memori juga banyak yang menghilang setelah seseorang terpapar COVID-19. Studi penelitian ini melibatkan 785 peserta di UK Biobank. Masing-masing peserta menjalani dua pemindaian ditambah beberapa tes kognitif dasar. Di antara dua pemindaian, 401 peserta dinyatakan positif COVID-19, semuanya terinfeksi antara Maret 2020 dan April 2021.

Baca Juga:
  • Bill Gates Berikan Hibah Rp 2,5 Triliun ke Indonesia, Sebagian Besar untuk Kesehatan
  • Tiga Makanan Ini Bantu Kulit Cerah dan Awet Muda
  • Kembali Segar dan Higienis, Ini Cara Efektif Mengilangkan Bau Amis di Kulkas

Sementara 384 peserta lainnya membentuk kelompok kontrol karena mereka tidak terinfeksi, tapi memiliki karakteristik yang mirip dengan pasien yang terinfeksi di berbagai bidang seperti usia, jenis kelamin, riwayat medis, dan status sosial ekonomi. Efek COVID-19 yang membuat otak menyusut ini diperlihatkan dengan hilangnya 0,2 persen dan 2 persen materi abu-abu pada otak orang yang terinfeksi. Mereka juga kehilangan lebih banyak volume otak secara keseluruhan dan menunjukkan lebih banyak kerusakan jaringan di area tertentu.

Bukan hanya itu, penelitian ini juga menemukan efek otak menyusut tidak cuma berlaku untuk mereka yang mengalami gejala parah hingga harus dirawat di rumah sakit. Mereka yang tidak menjalani perawatan di rumah sakit juga mengalami penyusutan otak.

Gwenaëlle Douaud Sebut Efek Otak Menyusut Masih dari Data Dalam Skala Kecil

Penulis utama studi tersebut, Gwenaëlle Douaud, seorang profesor di Departemen Ilmu Saraf Klinis di Universitas Oxford mengatakan bahwa meskipun jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit dalam penelitian ini terlalu kecil untuk menghasilkan data konklusif, hasil menunjukkan bahwa otak mereka mengalami atrofi lebih buruk daripada pasien dengan penyakit ringan.

Orang yang terinfeksi juga menunjukkan penurunan yang lebih besar daripada orang yang tidak terinfeksi pada tes kognitif terkait dengan perhatian dan efisiensi dalam melakukan tugas yang kompleks. Walau begitu, para ahli mencatat bahwa pengujian kognitif itu belum sempurna, sehingga penelitian ini sangat terbatas.

Salah satu batasan signifikan dalam penelitian ini adalah para peneliti tidak memiliki informasi tentang gejala pasien, termasuk apakah mereka kehilangan indera penciuman. Para peneliti juga tidak dapat mengidentifikasi apakah ada pasien yang mengalami COVID-19 dalam waktu lama. Jadi, tidak jelas apakah temuan tersebut berhubungan dengan kondisi jangka panjang. Jadi apakah informasi efek COVID-19 bikin otak menyusut ini dapat dipercaya?

Walau demikian, pakar neurologi yang tidak terlibat dalam penelitian itu, Serena Spudich mengatakan kepada New York Times bahwa temuan ini berharga dan unik. Meski memang implikasi dari perubahan itu belum begitu jelas. “Bagi saya, ini adalah bukti yang cukup meyakinkan bahwa ada sesuatu yang berubah pada otak akibat COVID-19 ini,” kata dia.

Spudich mengatakan,nilai terbesar penelitian ini adalah adanya indikasi bahwa ada sesuatu yang terjadi di otak pasca-pulih dari COVID-19. Kendati demikian, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek COVID-19 yang membuat otak menyusut ini.

Dapatkan warta harian terbaru lainya, ikuti portal berita Djawanews  dan akun Instagram Djawanews.

Bagikan:
#Otak Menyusut#kesehatan#Otak#COVID-19#VIRUS CORONA#Nature Journal#Studi Penelitian

Berita Terkait

    Tiga Makanan Ini Bantu Kulit Cerah dan Awet Muda
    Kesehatan

    Tiga Makanan Ini Bantu Kulit Cerah dan Awet Muda

    Djawanews.com – Merawat kulit tidak hanya dilakukan dari luar melalui produk skincare, tetapi juga dari dalam tubuh dengan mengonsumsi makanan bernutrisi. Beberapa jenis makanan tertentu dapat membantu ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Ragam Manfaat Kulit Kayu Manis untuk Kesehatan, Salah Satunya Kaya Antioksidan
    Kesehatan

    Ragam Manfaat Kulit Kayu Manis untuk Kesehatan, Salah Satunya Kaya Antioksidan

    MS Hadi 07 Apr 2025 12:08
  • Tempe Mentah, Sumber Nutrisi Alami yang Kaya Manfaat
    Kesehatan

    Tempe Mentah, Sumber Nutrisi Alami yang Kaya Manfaat

    MS Hadi 06 Apr 2025 12:07
  • Awas! Minum Air Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat Bisa Berbahaya untuk Kesehatan
    Kesehatan

    Awas! Minum Air Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat Bisa Berbahaya untuk Kesehatan

    Djawanews.com – Minum air adalah kebutuhan penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan sehat. Namun, tahukah Anda bahwa minum air secara berlebihan dalam waktu singkat justru bisa ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Buah-Buahan Penambah Energi yang Cocok Dikonsumsi Saat Sahur dan Buka Puasa
    Kesehatan

    Buah-Buahan Penambah Energi yang Cocok Dikonsumsi Saat Sahur dan Buka Puasa

    MS Hadi 23 Mar 2025 08:05
  • Hindari Minum Air Soda Saat Buka Puasa, Ini Dampaknya bagi Kesehatan
    Kesehatan

    Hindari Minum Air Soda Saat Buka Puasa, Ini Dampaknya bagi Kesehatan

    MS Hadi 22 Mar 2025 08:15

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2025 Djawanews Media Utama
arrow-up