Djawanews.com – Minum air adalah kebutuhan penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan sehat. Namun, tahukah Anda bahwa minum air secara berlebihan dalam waktu singkat justru bisa membahayakan kesehatan?
Menurut Dr. Blake Froberg, ahli toksikologi dari IU Health di Indiana, minum air terlalu banyak dalam waktu singkat dapat menyebabkan keracunan pada tubuh. Hal ini terjadi karena asupan air yang berlebihan mengganggu keseimbangan garam dan air dalam tubuh.
“Keracunan air terjadi ketika seseorang minum terlalu banyak air dalam waktu yang terlalu singkat, hingga mengganggu keseimbangan garam/air di seluruh tubuh kita,” kata Froberg, dikutip dari Today.
Froberg mengatakan dampak buruk dari ketidakseimbangan air atau garam tersebut bisa merusak sel otak. Hal ini bahkan bisa berujung terjadinya pembengkakan di otak.
“Efek terburuknya adalah ketika keseimbangan garam atau air terganggu di sel-sel otak. Hal itu dapat menyebabkan pembengkakan di sel-sel tersebut, yang kemudian menyebabkan pembengkakan di seluruh otak,” jelasnya.
Peningkatkan pembengkakan dan tekanan di otak bisa menyebabkan orang mengalami berbagai gangguan. Mulai dari mabuk, kejang, bahkan bisa menyebabkan kematian meskipun jarang terjadi karena keracunan air.
“Meskipun terdengar menakutkan, kematian akibat keracunan air jarang terjadi. Orang mungkin akan mengalami banyak masalah jika mereka minum air sesuai jumlah yang mereka minum sehari dalam satu jam,” lanjutnya.
Sementara itu, untuk jumlah pasti kebutuhan air yang harus diminum seseorang dalam sehari berbeda-beda, tergantung ukuran tubuh, jenis kelamin, dan kegiatan yang dilakukan. Namun, pada umumnya dianjurkan untuk minum air dengan cukup yakni 2 liter atau 8 gelas air per hari.