Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Kesehatan
Ternyata Terlalu Banyak Makan Protein Juga Ndak Baik Lho, Ini 6 efek Sampingnya
Ilustrasi efek samping terlalu banyak makan protein (Unsplash/Mark DeYoung)

Ternyata Terlalu Banyak Makan Protein Juga Ndak Baik Lho, Ini 6 efek Sampingnya

MS Hadi
MS Hadi 19 Februari 2022 at 02:18pm

Djawanews.com – Protein sebagai salah satu kelompok makronutrien, disamping lemak dan karbohidrat, bertanggung jawab atas ribuan reaksi kimia yang fungsinya memastikan tubuh bekerja dengan baik.

Dalam sehari rata-rata orang yang buka atlet diperbolehkan konsumsi makanan berprotein seberat 2 gram dikali berat badan. Jika berat badan Anda 70 kilogram, artinya bisa konsumsi antara 125-140 gram makanan berprotein, misalnya ikan.

Mengutip Eating Well, rekomendasinya konsumsi antara 10-35 persen kalori harian dari protein. Berdasarkan analisis dari 32 penelitian terkait konsumsi protein, terlalu banyak dikonsumsi tidak direkomendasikan. Sebab tidak akan berguna dan bisa mengganggu kesehatan Anda. Berikut, tanda yang bisa jadi peringatan kalau Anda terlalu banyak konsumsi makanan berprotein.

  1. Sering buang air kecil

Sering bunag air kecil karena makan protein berlebihan, membuat ginjal memproses begitu banyak protein sehingga kelebihannya menumpuk. Penumpukan protein di ginjal menciptakan lingkungan yang jauh lebih asam di ginjal. Peningkatan produksi asam juga bisa menyebabkan masalah pada tulang dan hati.

Selain sering buang air kecil, mudah haus juga efek samping kebanyakan makan protein. Namun, menurut sejumlah peneliti, protein nabati efek negatifnya lebih rendah dibandingkan protein hewani.

  1. Memengaruhi suasana hati

Seperti yang dipaparkan pada pembuka, bahwa protein bertanggungjawab pada hormon yang memastikan tubuh bekerja dengan baik. Menurut American Medical Association, diet tinggi protein, tinggi lemak, dan rendah karbohidrat selama setahun mengalami lebih banyak kecemasan, depresi, dan suasana hati buruk dibandingkan aturan diet rendah lemak, tinggi karbohidrat, protein sedang.

  1. Mengalami sembelit

Diet tinggi protein seringkali rendah serat, terutama ketika sumber protein berasal dari produk hewani. Ini bisa memengaruhi sistem pencernaan Anda. Efek konsumsi rendah serat paling umum adalah sembelit atau susah buang air besar. Kecuali Anda mencampurkan protein nabati yang mengandung serat seperti kacang-kacangan, tempe, tahu, dan biji-bijian.

  1. Berat badan naik kembali

Seorang ahli saraf, Sandra Aamodt, Ph.D. mempelajari hubungan antara berat badan dan otak. Menurutnya, untuk menurunkan berat badan perlu mengubah perilaku jangka panjang. Jika diet hanya bertahan beberapa minggu ke depan, tak ayal berat badan akan mudah naik kembali. Otak akan mengikuti perubahan perilaku, dan ini perlu dilakukan secara bertahap tetapi konsisten.

Baca Juga:
  • Samsung Bakal Hadirkan Layanan Fitness Premium untuk Galaxy Watch dan Galaxy Ring
  • Prabowo Tegaskan Masyarakat Kurang Mampu Harus Dapat Akses Layanan Kesehatan Terbaik
  • Pentingnya Protein dan Cara Menghitung Kebutuhan Harian Anda

  1. Lelah sepanjang waktu

Apakah jam tidur Anda semalam cukup, tetapi tetap merasa lelah sepanjang waktu? Bisa jadi tanda terlalu banyak konsumsi protein. Makan banyak protein bisa membuat tubuh lelah, alasannya protein banyak terlalu membebani kerja ginjal, hati, dan jantung. Sedangkan makan terlalu sedikit karbohidrat bisa memengaruhi otak, jadinya susah fokus dan tidak berenergi.

  1. Mulut bau

Dikenal istilah bagi pediet keto, ‘nafas keto’. Ini terjadi ketika seseorang fokus konsumsi protein dan lemak daripada karbohidrat sehat. Oleh karena itu tubuh harus menyesuaikan dan menghasilkan keton yang berbau tidak sedap.

Pernahkah mengalami 6 tanda di atas? Maka dianjurkan untuk menemukan pendekatan diet yang lebih seimbang dalam hal konsumsi makronutrien. Ini akan membuat tubuh bekerja secara harmonis dan meminimalisir risiko buruk pada kesehatan.

Bagikan:
#kesehatan#djawanews#hidup sehat#nutrisi#protein#efek samping protein#Tips

Berita Terkait

    Pentingnya Protein dan Cara Menghitung Kebutuhan Harian Anda
    Kesehatan

    Pentingnya Protein dan Cara Menghitung Kebutuhan Harian Anda

    Djawanews.com – Protein merupakan nutrisi penting yang berperan dalam pembentukan otot, perbaikan sel, dan sistem imun. Namun, kebutuhan protein tiap orang tidaklah sama. Faktor seperti usia, jenis ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Tiga Makanan Ini Bantu Kulit Cerah dan Awet Muda
    Kesehatan

    Tiga Makanan Ini Bantu Kulit Cerah dan Awet Muda

    MS Hadi 20 Apr 2025 19:04
  • Ragam Manfaat Kulit Kayu Manis untuk Kesehatan, Salah Satunya Kaya Antioksidan
    Kesehatan

    Ragam Manfaat Kulit Kayu Manis untuk Kesehatan, Salah Satunya Kaya Antioksidan

    MS Hadi 07 Apr 2025 12:08
  • Tempe Mentah, Sumber Nutrisi Alami yang Kaya Manfaat
    Kesehatan

    Tempe Mentah, Sumber Nutrisi Alami yang Kaya Manfaat

    Djawanews.com – Tempe telah lama dikenal sebagai makanan tradisional Indonesia yang bergizi tinggi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kebanyakan orang mengonsumsi tempe setelah dimasak, baik digoreng, ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Awas! Minum Air Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat Bisa Berbahaya untuk Kesehatan
    Kesehatan

    Awas! Minum Air Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat Bisa Berbahaya untuk Kesehatan

    MS Hadi 02 Apr 2025 21:09
  • Buah-Buahan Penambah Energi yang Cocok Dikonsumsi Saat Sahur dan Buka Puasa
    Kesehatan

    Buah-Buahan Penambah Energi yang Cocok Dikonsumsi Saat Sahur dan Buka Puasa

    MS Hadi 23 Mar 2025 08:05

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up