Djawanews.com – Bagi ibu hamil, pasti akan mengalami gejala tertentu. Gejala-gejala kehamilan tersebut biasanya ada yang tidak disadari oleh ibu hamil. Salah satunya adalah morning sickness, lantas apa maksudnya?
Istilah Morning Sickness dalam Kehamilan
Dokter kandungan di Women's Health of Manhattan, New York, AS, Jennifer L. Wu, MD, FACOG menjelaskan di laman What to Expect, morning sickness adalah istilah untuk menggambarkan rasa mual yang menyebabkan muntah selama kehamilan dan sering kali terjadi pada pagi hari.
Namun perlu dipahami bahwa, mual dan muntah sebenarnya bisa dialami kapan saja baik itu siang maupun malam hari. Gejala morning sickness biasanya dimulai sekitar minggu ke-6 kehamilan menjelang pertengahan bulan kedua.
Oleh karena itu, kondisi ini sering kali menjadi gejala utama yang menandakan jika wanita sedang hamil.
Indra penciuman yang sangat tajam dan sensitif selama kehamilan kerap membuat ibu hamil merasa enggan terhadap makanan dan bau tertentu karena membuatnya mual dan kemudian muntah. Untungnya, gejala kehamilan ini biasanya menghilang sekitar awal trimester kedua.
Pada sebagian besar ibu hamil, mual dan muntah biasanya mereda antara minggu ke-12 dan 16 kehamilan, dengan gejala paling buruk dari minggu ke-10 hingga 16 kehamilan. Namun, ada beberapa ibu hamil yang justru mengalami gejala ini hingga trimester kedua.
Meski begitu, gejala morning sickness bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan, Moms. Sebab, kondisi ini bisa terjadi pada hampir semua ibu hamil terutama di masa-masa awal kehamilannya dan ini adalah gejala kehamilan yang normal dialami ibu hamil.
Ingin tahu informasi mengenai kesehatan lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik Djawanews.