Djawanews.com – ASI merupakan nutrisi utama yang terbaik bagi bayi. Sementara menyusui juga dapat memberi banyak manfaat bagi bayi maupun ibu. Kendati demikian, perjalanan ibu menyusui bayi tidak selalu mulus.
Kondisi yang Perlu Diketahui oleh Ibu saat Menyusui Bayi
- ASI Tidak Keluar
Jika setelah lima hari ASI belum keluar, atau payudara tidak terasa seperti terisi ASI. Maka periksakan bayi ke dokter. Ini untuk mengetahui apakah si kecil mengkonsumsi cukup ASI atau tidak. Payudara Anda juga akan diperiksa apakah sudah mengeluarkan ASI atau belum.
- Tinja Bayi Tidak Berwarna Kuning Encer
Bisanya setelah satu minggu, bayi akan mulai banyak buang air kecil dan juga buang air besar. Popoknya dapat diganti lebih dari empat hingga enam kali sehari. Urinenya juga jernih atau kuning jernih, dan tinjanya berwarna kuning encer.
Jika ternyata bayi jarang ganti popok, urinenya berwarna kuning tua atau bintik merah, tinjanya masih berwarna gelap, maka bawa si kecil ke dokter karena berarti asupan ASI-nya kurang.
- Berat Badan Bayi Tidak Bertambah
Di usia dua minggu, berat badan bayi seharusnya naik 150 gram hingga 200 gram. Jika berat badan bayi turun, tidak naik, atau tidak bertambah secara ideal, maka salah satu indikatornya karena si kecil tidak mendapatkan cukup ASI.
- Belum Ada Let-Down Reflex
Ini bisa berarti produksi ASI Anda rendah, Moms. Lebih baik, minta dokter atau ahli laktasi mengevaluasi dan mengamati teknik menyusui Anda.
- Bayi Sering Tidak Disusui di Malam Hari agar Bisa Tidur
Bayi baru lahir harus disusui secara teratur, sering, dan juga konsisten. Sebab bayi butuh menyusui setiap dua hingga tiga jam sekali agar berat badan dan tumbuh kembangnya optimal. Jadi jika bayi tidur lebih dari 4 jam di malam hari, bangunkan dan susui. Jangan biarkan bayi melewatkan sesi menyusunya walaupun sedang tidur lelap.
- Bayi Menyusu Terlalu Singkat atau Lama
Bayi bisa saja menyusu terlalu singkat atau bahkan terlalu lama. Jika sesi menyusui secara konsisten kurang dari 10 menit selama beberapa bulan pertama, bayi bisa saja tidak mendapatkan cukup ASI. Sementara jika menyusu terlalu lama (misalnya sampai mencapai sekitar 50 menit), bayi bisa jadi tidak menerima cukup ASI karena proses menyusu yang tidak efektif atau produksi ASI yang rendah.
Itu tadi beberapa kondisi yang perlu diketahui oleh ibu saat menyusui bayi. Semoga bermanfaat ya, Bunda.
Ingin tahu informasi mengenai kesehatan lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik Djawanews.