Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Demi Kedamaian Antar Umat, Gus Yahya Cholil: Istilah Kafir Tidak Lagi Relevan Untuk Zaman Modern
Gus Yahya Cholil Staquf menyebutkan kedamaian antar umat beragam sangat penting pada zaman modern. (viva.co.id)

Demi Kedamaian Antar Umat, Gus Yahya Cholil: Istilah Kafir Tidak Lagi Relevan Untuk Zaman Modern

Fajar Kurniawan
Fajar Kurniawan 31 Maret 2022 at 08:54am

Djawanews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa kategori kafir atau non-muslim merupakan istilah yang tidak lagi relevan dalam zaman negara dengan bangsa modern.

Gus Yahya Cholil memaparkan gagasan itu merupakan kesimpulan yang disepakati ulama PBNU. Hal tersebut berkaitan dengan upaya mengurangi permusuhan antar umat beragama. Jadi penggunaan istilah kafir atau non-muslim tak boleh terlalu umum digunakan.

“Kami pada waktu itu dengan membuat kesimpulan bahwa kategori non muslim atau kafir sesungguhnya tidak relevan dalam konteks negara bangsa modern,” kata Yahya dalam webinar Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Rabu, 30 Maret.

Gus Yahya Cholil Jelaskan Ingin Upayakan Kedamaian Antar Umat Beragama di Indonesia

Menurut Gus Yahya Cholil, hal semacam ini juga dilakukan umat beragama lain seperti pemimpin agama di Vatikan dan kelompok dalam umat Yahudi. Pada 2016 lalu, muncul kelompok yang menamakan diri sebagai Yahudi Konservatif. Kelompok ini mengaku masih memegang Taurat namun membuka peluang penafsiran baru.

Kelompok ini berbeda dengan Yahudi Ortodoks yang memegang Taurat dan tidak mau membuat interpretasi sama sekali serta Yahudi Reformis yang membangun nilai baru tanpa melihat teks Taurat.

Baca Juga:
  • Gus Yahya Yakin Separuh Kabinet Prabowo dari NU: Ini Fakta Demografis
  • Adi Prayitno Nilai PBNU Sulit Gulingkan Cak Imin dan Rebut Kembali PKB
  • PBNU Bakal Beri Sanksi 5 Kader NU Bertemu Presiden Israel: Aturan Kita Jelas

Yahya mengungkapkan Yahudi Konservatif kemudian mengumumkan dokumen pertobatan. Mereka menyebut secara terang-terangan bahwa dalam wacana Yahudi klasik terdapat wawasan agama yang merendahkan kelompok di luar Yahudi.

“Dalam wacana Yahudi klasik memang ada wawasan keagamaan yang misalnya merendahkan kelompok di luar Yahudi, menganggap ras di luar Yahudi yang inferior,” ujarnya.

Kelompok tersebut kemudian menuntut pembentukan wawasan alternatif sehingga orang Yahudi lebih siap hidup berdampingan dengan damai dan setara dengan kelompok lain.

Kemudian, Gus Yahya Cholil mengatakan bahwa upaya semacam ini penting dilakukan untuk mengurangi mindset permusuhan dan kebencian satu sama lain. “Saya kira ini merupakan PR kita bersama, bukan hanya PR umat Islam saja tapi juga PR seluruh kelompok agama-agama di belahan mana pun,” tutur alumni Universitas Gajah Mada (UGM) itu.

Dapatkan warta harian terbaru lainya dengan mengikuti portal berita Djawanews  dan akun Instagram Djawanews.

Bagikan:
#NU#Pengurus Besar Nahdlatul Ulama#PBNU#NAHDLATUL ULAMA#Yahya Cholil Staquf#kafir#Umar Beragama#damai#MUI#Majelis Ulama Indonesia#Gus Yahya

Berita Terkait

    Bauran Energi Bersih: Capaian Kementerian ESDM Lampaui Target RUKN
    Berita Hari Ini

    Bauran Energi Bersih: Capaian Kementerian ESDM Lampaui Target RUKN

    Djawanews.com - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terus berkomitmen untuk meningkatkan bauran energi bersih dalam sektor ketenagalistrikan. Pada tahun 2025, bauran energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Ngebel Ponorogo: Sumber Energi dan Daya Tarik Wisata
    Berita Hari Ini

    PLTA Ngebel Ponorogo: Sumber Energi dan Daya Tarik Wisata

    Saiful Ardianto 10 Jan 2026 06:42
  • KUHP Baru Pidanakan Nikah Siri, Gus Hilmy: Ini Problematik dan Perlu Dirumuskan Kembali
    Berita Hari Ini

    KUHP Baru Pidanakan Nikah Siri, Gus Hilmy: Ini Problematik dan Perlu Dirumuskan Kembali

    Saiful Ardianto 08 Jan 2026 21:35
  • Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS
    Berita Hari Ini

    Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS

    Djawanews.com - Izin produksi minyak di Venezuela kini menjadi sorotan setelah Chevron Corp. memulai pembicaraan dengan pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang dan memperluas lisensi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok Tuntang: Harmoni Energi Bersih dan Ekowisata Edukatif di Kabupaten Semarang
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok Tuntang: Harmoni Energi Bersih dan Ekowisata Edukatif di Kabupaten Semarang

    Saiful Ardianto 08 Jan 2026 11:48
  • PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah
    Berita Hari Ini

    PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah

    Saiful Ardianto 07 Jan 2026 12:33

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!
Berita Hari Ini

1

Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang
Berita Hari Ini

2

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang
Berita Hari Ini

3

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang

Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah
Berita Hari Ini

4

Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah

PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah
Berita Hari Ini

5

PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up