Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Negara-Negara yang Menyambut Positif Pencabutan Ganja dari Daftar Narkotika Berbahaya
Budidaya ganja oleh perusahaan Canopy Growth (thestreet)

Negara-Negara yang Menyambut Positif Pencabutan Ganja dari Daftar Narkotika Berbahaya

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 03 Desember 2020 at 02:25pm

Djawanews.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mencabut ganja dari daftar narkotika berbahaya melalui voting yang dilakukan oleh 53 negara yang tergabung dalam Komisi Obat Narkotika (2/12).

New York Times melaporkan jika keputusan PBB tersebut adalah sebuah lompatan besar bagi peradaban manusia. Canopy Growth, perusahaan ganja asa Kanada berharap keputusan dapat membantu masyrarakat untuk memanfaatkan ganja medis.

“Kami berharap ini akan memberdayakan lebih banyak negara untuk membuat kerangka kerja yang memungkinkan pasien yang membutuhkan untuk mendapatkan akses ke pengobatan,” jelas Dirk Heitepriem, wakil presiden Canopy Growth.

Dilansir dari Era (3/12), voting PBB tersebut disetujui oleh 27 pihak di antaranya Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Kendati demikian, terdapat beberapa negara yang menentang legalitas ganja di antaranya China, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Rusia.

Baca Juga:
  • Polisi Temukan Lagi Ladang Ganja di Lereng Semeru, Terakhir 4.388 Pohon
  • Polisi Temukan Lagi Ladang Ganja di Lereng Semeru, Terakhir 4.388 Pohon
  • Polisi Temukan 25 Ribu Batang Tanaman Ganja di Lereng Gunung Semeru

Delegasi dari Inggris menjelaskan jika voting tersebut sejalan dengan bukti ilmiah terkait pemanfaatan ganja sebagai terapeutiknya. Meskipun demikian, Inggris tetap mendukung adanya kontrol internasional ganja lantaran memiliki efek "risiko kesehatan masyarakat yang serius."

Sementara itu, delegasi China yang menentang legalitas ganja mengatakan jika meskipun ada kontrol dari PBB, namun China akan secara ketat mengontrol ganja "untuk melindungi dari bahaya dan penyalahgunaan," jelasnya.

Selain pencabutan ganja dari daftar narkotika berbahaya oleh PBB, simak berita menarik dari berbagai daerah lainnya di Nusantara hanya di Warta Harian Nasional Djawanews. Untuk mendapatkan informasi cepat dan menarik jangan lupa ikuti Instagram @djawanewscom.

Bagikan:
#berita hari ini#PBB#ganja#Narkotika#Canopy Growth#legalitas ganja

Berita Terkait

    Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?
    Berita Hari Ini

    Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?

    Djawanews.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Dalam keputusan tersebut, Bahlil juga tetap menjalankan tugas ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Hyundai Rp8 Triliun untuk Perkuat Produksi Otomotif di Amerika Serikat, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Investasi Hyundai Rp8 Triliun untuk Perkuat Produksi Otomotif di Amerika Serikat, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 01 Oct 2026 18:22
  • Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok 86,3% Buntut Saham Turun, Simak Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok 86,3% Buntut Saham Turun, Simak Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 30 Sep 2026 18:13
  • Investasi AstraZeneca US$2 Miliar ke Summit Therapeutics untuk Pengembangan Obat Kanker
    Berita Hari Ini

    Investasi AstraZeneca US$2 Miliar ke Summit Therapeutics untuk Pengembangan Obat Kanker

    Djawanews.com - Investasi AstraZeneca kembali menjadi sorotan pasar setelah perusahaan farmasi global tersebut mengalokasikan dana sebesar US$2 miliar kepada Summit Therapeutics. Investasi ini dilakukan untuk mendukung ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prospek Investasi Bitcoin Akhir Tahun 2026, Peluang ATH Masih Kecil?
    Berita Hari Ini

    Prospek Investasi Bitcoin Akhir Tahun 2026, Peluang ATH Masih Kecil?

    Saiful Ardianto 28 Sep 2026 07:38
  • Eksplorasi Saka Manpatu-1 (SM-1) di WK Pekawai Buka Peluang Cadangan Migas Baru, Ini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Eksplorasi Saka Manpatu-1 (SM-1) di WK Pekawai Buka Peluang Cadangan Migas Baru, Ini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 25 Sep 2026 17:25

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Investasi AstraZeneca US$2 Miliar ke Summit Therapeutics untuk Pengembangan Obat Kanker
Berita Hari Ini

1

Investasi AstraZeneca US$2 Miliar ke Summit Therapeutics untuk Pengembangan Obat Kanker

Prospek Investasi Bitcoin Akhir Tahun 2026, Peluang ATH Masih Kecil?
Berita Hari Ini

2

Prospek Investasi Bitcoin Akhir Tahun 2026, Peluang ATH Masih Kecil?

Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?
Berita Hari Ini

3

Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok 86,3% Buntut Saham Turun, Simak Penjelasannya!
Berita Hari Ini

4

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok 86,3% Buntut Saham Turun, Simak Penjelasannya!

Investasi Hyundai Rp8 Triliun untuk Perkuat Produksi Otomotif di Amerika Serikat, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

5

Investasi Hyundai Rp8 Triliun untuk Perkuat Produksi Otomotif di Amerika Serikat, Gini Penjelasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up