Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Kasus Covid-19 Meningkat Drastis, Bagaimana Kondisi Mahasiswa Indonesia di India Saat Ini?
Kondisi memilukan di India yang diterjang tsunami Covid-19 (abc.net.au)

Kasus Covid-19 Meningkat Drastis, Bagaimana Kondisi Mahasiswa Indonesia di India Saat Ini?

Fajar Prasetyo
Fajar Prasetyo 30 April 2021 at 12:39pm

Djawanews.com - Saat ini, India menjadi satu-satunya negara dengan peningkatan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Kasusnya hariannya bisa meningkat hingga 300 ribu orang dalam sepekan terakhir. Kasus Covid-19 dilaporkan merenggut korban jiwa setiap empat menit sekali.

Di balik itu, ada sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di negara itu. Lantas, bagaimana kondisi mahasiswa Indonesia di India saat ini?

Salah satu mahasiswa Indonesia yang berada di India adalah Anggy Eka Pratiwi. Dia adalah mahasiswi S3 jurusan Ilmu Komputer dan Teknik di Indian Institute of Technology. Dia baru tiga bulan lalu untuk melanjutkan pendidikan di Kota Jodhpur, negara bagian Rajashtan.

Anggy menyebut bahwa peningkatan penularan Covid-19 terjadi beberapa pekan terakhir dan merata di seluruh India. Tak terkecuali di Kota Jodhpur, tempat Anggy tinggal dan melanjutkan pendidikan doktoralnya.

Awalnya India Lebih Tenang, Kasus Sempat Menurun

India
Anggy Eka Pratiwi, mahasiswi S3 di Kota Jodhpur, India (abc.net.au)

Anggy mengaku memutuskan kembali ke India Januari lalu untuk mengikuti kegiatan akademik secara langsung di kampusnya. Dia merasa kesulitan untuk mengikuti pelajaran secara online dari Indonesia. Menurutnya, saat itu situasi India relatif lebih tenang. Jumlah kasus Covid-19 pun menurun.

"Awalnya waktu saya datang tidak banyak kasus. Sejak Maret tiba-tiba meledak dan penyebarannya tinggi sekali. Misalnya ada 10 orang yang positif kemudian akan menyebarkan ke 100 orang," kata Anggy.

Kota Jodhpur pun saat dia tiba sedang memberlakukan lockdown hingga 2 Maret lalu. Tapi kini, seiring peningkatan kasus terparah di dunia, Anggy memutuskan untuk tidak melakukan banyak kegiatan di luar rumah. Hal ini dia lakukan karena banyaknya mahasiswa di kampusnya yang positif Covid-19.

"Kami sebenarnya harus bekerja di lab dengan sekitar 20 mahasiswa asal India, namun saya khawatir sehingga saya memutuskan sementara tidak ikut dulu," kata Anggy.

Baca Juga:
  • Tidak Hanya Indonesia yang Alami Lonjakan Drastis Kasus COVID-19, 5 Negera Ini Juga Alami Hal Serupa
  • Masyarakat Badui Nol Kasus COVID-19 Mirip Kota Kecil Gunnison saat Flu Spanyol Menghantam Dunia
  • Komunitas Relawan COVID-19 Yogyakarta Menyerah: Berita Lonjakan Kasus Hanyalah Puncak Gunung Es dari Fakta Sebenarnya

Banyak yang Tidak Mengikuti Protokol Kesehatan

Anggy khawatir karena merasa rekan-rekan mahasiswa lainnya tidak berperilaku mengikuti protokol kesehatan dengan ketat.

"Beberapa orang saya lihat seperti tidak peduli dengan adanya wabah. Mereka seperti tidak takut mati sama sekali," lanjut Anggy yang menyelesaikan pendidikan S2-nya di Kota Gujarat.

Meski begitu, Anggy mengungkapkan bahwa dia tidak menyesali keputusannya kembali ke India. Dia bersyukur masih bisa melanjutkan pendidikan dan hidup dari beasiswa yang didapatkannya.

"Saya merasa beruntung datang lebih cepat. Kalau mereka di Indonesia, mereka harus kuliah sambil kerja, karena beasiswa belum turun," tutur mahasiswi berusia 25 tahun ini.

Meski begitu, Anggy adalah satu dari sekitar 40 mahasiswa asal Indonesia yang sekarang masih bertahan di India. Total keseluruhan mahasiswa Indonesia di India adalah 70-80 orang.

Bagikan:
#KASUS COVID-19#India#mahasiswa indonesia di india#anggy eka pratiwi#kondisi mahasiswa indonesia#tsunami covid-19#berita hari ini

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
Berita Hari Ini

1

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

2

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

3

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up