Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Teknologi
Keren! Setelah Misi ke Mars Sukses, NASA Kini Incar Matahari
Matahari (NASA)

Keren! Setelah Misi ke Mars Sukses, NASA Kini Incar Matahari

MS Hadi
MS Hadi 20 Februari 2022 at 08:26pm

Djawanews.com – NASA saat ini tengah mempersiapkan misi ke Mars. Di tengah persiapan tersebut, NASA kini memilih dua misi sains lagi, yakni Multi-slit Solar Explorer (MUSE) dan HelioSwarm.

Misi ini berguna untuk membantu meningkatkan pemahaman tentang dinamika Matahari, koneksi Matahari-Bumi, dan lingkungan luar angkasa yang terus berubah.

Kedua misi akan menawarkan informasi penting untuk membantu melindungi astronot, satelit, dan sinyal komunikasi seperti GPS, serta lebih memahami alam semesta.

“MUSE dan HelioSwarm akan memberikan wawasan baru dan lebih dalam tentang atmosfer matahari dan cuaca luar angkasa. Misi ini tidak hanya memperluas ilmu misi heliofisika kami yang lain, mereka juga memberikan perspektif unik dan pendekatan baru untuk memahami misteri bintang kita," ujar Administrator Asosiasi untuk sains di Markas Besar NASA, Washington, Thomas Zurbuchen, seperti dikutip dari laman resmi NASA.

Tujuan utama misi MUSE adalah untuk menyelidiki penyebab pemanasan dan ketidakstabilan koronal, seperti suar dan lontaran massa koronal, dan mendapatkan wawasan tentang sifat plasma dasar korona.

MUSE akan mendapatkan gambar resolusi tinggi dari evolusi pita suar Matahari dalam bidang pandang yang difokuskan pada wilayah aktif yang besar di Matahari.

Misi yang akan menelan biaya 192 juta dolar AS ini akan membantu para ilmuwan memahami kekuatan yang mendorong pemanasan korona Matahari dan letusan di wilayah terluar yang menjadi dasar cuaca antariksa.

Misi tersebut akan menawarkan pengetahuan yang lebih dalam tentang fisika atmosfer Matahari dengan menggunakan instrumen kuat yang dikenal sebagai spektrometer multi-slit untuk mengamati radiasi ultraviolet ekstrim Matahari dan mendapatkan gambar resolusi tertinggi yang pernah diambil dari wilayah transisi Matahari dan korona.

Selain itu, MUSE juga akan memberikan pengamatan pelengkap dari penelitian heliofisika seperti Teleskop Spektroskopi UltraViolet Ekstrim dan observatorium berbasis darat.

“MUSE akan membantu kami mengisi kesenjangan penting dalam pengetahuan yang berkaitan dengan koneksi Matahari-Bumi. Ini akan memberikan lebih banyak wawasan tentang cuaca luar angkasa dan melengkapi sejumlah misi lain dalam armada misi heliofisika," ungkap Direktur Divisi Heliofisika di Markas Besar NASA, Nicola Fox.

Baca Juga:
  • Penelitian Terbaru soal Penyebab Warna Merah Mars, Ternyata Berasal dari Mineral Ini
  • Layanan Streaming NASA+ Bakal Diluncurkan 8 November, Bebas Iklan dan Gratis!
  • Simulai Misi ke Mars Dimulai, NASA Kunci 4 Relawan di Planet Tiruan

Sementara misi HelioSwarm, adalah konstelasi atau gerombolan dari sembilan pesawat ruang angkasa yang akan menangkap pengukuran fluktuasi medan magnet dan gerakan angin Matahari multiskala pertama di luar angkasa, dikenal sebagai turbulensi angin Matahari.

Lapisan atmosfer terluar Matahari, heliosfer, meliputi wilayah Tata Surya yang sangat luas. Angin Matahari menyebar melalui heliosfer, interaksinya dengan magnetosfer planet dan gangguan seperti lontaran massa korona memengaruhi turbulensinya.

Mempelajari turbulensi angin Matahari di area yang luas membutuhkan pengukuran plasma yang diambil secara bersamaan dari berbagai titik di ruang angkasa.

HelioSwarm misi yang menelan biaya 250 juta dolar AS ini, terdiri dari satu pesawat ruang angkasa hub dan delapan satelit kecil yang mengorbit bersama, serta berjarak satu sama lain dan pesawat ruang angkasa hub.

Pesawat ruang angkasa hub akan mempertahankan kontak radio dengan setiap satelit kecil. Semua kontak radio antara gerombolan dan Bumi akan dilakukan melalui pesawat ruang angkasa hub dan antena komunikasi pesawat ruang angkasa NASA, Deep Space Network.

“Inovasi teknis satelit kecil HelioSwarm yang beroperasi bersama sebagai konstelasi memberikan kemampuan unik untuk menyelidiki turbulensi dan evolusinya dalam angin matahari,” kata Wakil Direktur Divisi Heliofisika, Peg Luce.

Bagikan:
#teknologi#djawanews#NASA#misi NASA#MARS#matahari#nasa incar matahari#Thomas Zurbuchen

Berita Terkait

    Trafik Melonjak Website Malah Tumbang? Ini Kunci Server Andal untuk Bisnis dan UMKM Naik Kelas
    Teknologi

    Trafik Melonjak Website Malah Tumbang? Ini Kunci Server Andal untuk Bisnis dan UMKM Naik Kelas

    Djawanews.com - Bagi pelaku usaha, momentum kampanye promosi dan flash sale di media sosial semestinya menjadi panen omzet. Namun, impian tersebut kerap buyar akibat masalah klasik: ....
    Mandala Nainggolan
    Mandala Nainggolan
  • Bisa Pre-order Samsung Galaxy S26 di Blibli, Punya Chipset Super Ngebut hingga Privacy Display!
    Teknologi

    Bisa Pre-order Samsung Galaxy S26 di Blibli, Punya Chipset Super Ngebut hingga Privacy Display!

    Mandala Nainggolan 03 Mar 2026 09:49
  • BRIN Kembangkan Terjemahan Berbasis AI untuk Bahasa Bugis, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah
    Teknologi

    BRIN Kembangkan Terjemahan Berbasis AI untuk Bahasa Bugis, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

    MS Hadi 05 Jul 2025 15:08
  • Samsung Bakal Hadirkan Layanan Fitness Premium untuk Galaxy Watch dan Galaxy Ring
    Teknologi

    Samsung Bakal Hadirkan Layanan Fitness Premium untuk Galaxy Watch dan Galaxy Ring

    Djawanews.com – Samsung dikabarkan sedang mempersiapkan layanan berlangganan kesehatan premium untuk perangkat wearable-nya, menyusul kesuksesan Fitbit Premium dan Apple Fitness+ di pasar global.  Wakil Presiden Senior Samsung ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • DPR AS Larang Anggota Menggunakan WhatsApp Demi Keamanan Data
    Teknologi

    DPR AS Larang Anggota Menggunakan WhatsApp Demi Keamanan Data

    MS Hadi 28 Jun 2025 16:13
  • SoundCloud Luncurkan Fitur
    Teknologi

    SoundCloud Luncurkan Fitur "Liked By Indicators", Bisa Mengetahui Siapa Saja yang Menyukai Sebuah Lagu

    MS Hadi 27 Jun 2025 16:04

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Trafik Melonjak Website Malah Tumbang? Ini Kunci Server Andal untuk Bisnis dan UMKM Naik Kelas
Teknologi

1

Trafik Melonjak Website Malah Tumbang? Ini Kunci Server Andal untuk Bisnis dan UMKM Naik Kelas

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up