Djawanews.com – Seri pertama Liga 1 Indonesia yang digelar telah berakhir. Bhayangkara FC kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia seri pertama.
Bhayangkara FC membukukan lima kemenangan dan satu hasil seri dari enam laga yang telah dijalani. Prestasi ini masih membuat Paul Munster aman dari pemecatan.
Situasi tersebut berbeda dengan yang terjadi di beberapa klub Liga 1 Indonesia yang nasibnya di ujung tanduk. Hal tersebut terjadi usai klub yang diasuh jarang mendapatkan kemenangan hingga membuat suporter geram.
Di bawah asuhan Joko Susilo, Persik Kediri hanya meraih lima poin dari satu kemenangan, dua seri, dan tiga kalah. Ada juga Borneo FC yang ditinggalkan pelatih kepala mereka, Mario Gomez sejak pekan ketiga Liga 1 Indonesia.
Selain Joko Susilo, ada beberapa pelatih yang kemungkinan akan dipecat usai seri pertama berakhir. Salah satunya adalah Dejan Antonic.
Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Dejan Antonic menjadi pelatih yang paling dikabarkan akan didepak dari kursi pelatih PSS Sleman. Sebelumnya, pada akhir September lalu, suporter PSS Sleman sudah meminta kepada manajemen Laskar Elang Jawa untuk melepas pelatih berkebangsaan Serbia tersebut.
Di bawah besutan Dejan Antonic, PSS Sleman hanya mengoleksi lima poin dari satu kali menang, dua imbang, dan tiga kali kekalahan. Prestasi yang buruk ini membuat suporter geram.
Diketahui, 1000 suporter nekat ke Bandung, Jawa Barat untuk bertemu manajemen PSS Sleman dan Dejan Antonic. Mereka datang sebelum PSS Sleman akan menghadapi Persik Kediri di Stadion Jalak Harupat.
Kini, PSS Sleman terdampar di posisi ke-15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia. Posisi tersebut dinilai tidak layak untuk PSS Sleman yang bertabur pemain bintang.
Ingin tahu informasi mengenai sepak bola lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik Djawanews.