Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Teater Garasi, Kelompok Teater Kolektif yang Kerap Pentaskan Pertunjukkan Eksperimental
Goyang Penasaran Teater Garasi (teatergarasi.org)

Teater Garasi, Kelompok Teater Kolektif yang Kerap Pentaskan Pertunjukkan Eksperimental

Yaswan Yaswan
Yaswan Yaswan 07 Oktober 2021 at 03:40pm

Djawanews.com – Teater Garasi adalah sebuah kelompok koletif yang berdiri sejak 4 Desember 1993 di Yogyakarta. Kelompok ini didirikan oleh Yudi Ahmad Tajudin.

Teater Garasi dikenal menghasilkan beragam karya teater dan pertunjukan eksperimental yang dipentaskan di dalam dan luar negeri.

Sebagai kelompok kolektif, Teater Garasi beranggotakan belasan seniman Indonesia kontemporer.

Para anggota Kelompok teater ini, di antaranya Yudi Ahmad Tajudin (sutradara), Gunawan Maryanto (penyair, sutradara), Jompet Kuswidananto (perupa), Ugoran Prasad (pengarang, dramaturg), Risky Sasono (musisi), Naomi Srikandi (sutradara, aktor), Yennu Ariendra (musisi), Sri Qadariatin (aktor/performer), dan Theodorus Christanto (aktor/performer).

Melansir dari situs resminya, Teater Garasi adalah sebuah kolektif seniman lintas disiplin yang menjelajahi dan menciptakan berbagai kemungkinan seni pertunjukan sebagai bagian dari upaya memahami dan mementaskan perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat.

Sejak tahun 1993, Teater Garasi berdiri di atas kepercayaan dan praktik yang melihat seni pertunjukan sebagai suatu cara untuk mengolah dan memproduksi pengetahuan serta untuk melibatkan diri secara dialektis dengan lingkungan sosial politik.

Teater Garasi juga merupakan salah satu penerima anugerah Prince Claus tahun 2013 dari Yayasan Keluarga Kerajaan Belanda (Prince Claus Fund), dengan pertimbangan, antara lain:

“Untuk semangat penjelajahan dan karya-karya inovatif yang merangsang seni pertunjukan di Asia Tenggara; … untuk menekankan serta merayakan sifat heterogen masyarakat Indonesia yang kompleks,” tulis Teater Garasi dalam situs webnya, teatergarasi.org.

Masa Awal (1993-2001)

Teater Garasi mulai mendapat perhatian penonton di tingkat nasional setelah mementas pertunjukan Empat Penggal Kisah Cinta (1997) yang menyegarkan kembali diskusi tentang realisme dan teater.

Pada tahun 1998 dan 1999, berturut-turut mereka mementaskan Endgame (Samuel Beckett) dan Les Paravents (Jean Genet) yang membuat banyak kalangan mengira mereka mendukung gaya teater absurd.

Di paruh 2000-2001, mereka memulai proses produksi yang dekat dengan bentuk physical-theatre (pertunjukkan yang mengedepankan gerak) dan visual-theater (pertunjukkan yang mengedepankan aspek visual), terutama melalui Repertoir Hujan  (2000) dan Waktu Batu (2001).

Proses produksi kedua karya inilah yang memengaruhi formulasi Laboratorium Penciptaan Teater.

Laboratorium Penciptaan Teater

Fase ini ditandai dengan dua serial karya penyutradaraan Yudi Ahmad Tajudin yaitu tiga versi Waktu Batu (2001-2004) dan seri karya yang bersumber budaya pesisir Jawa yakni Je.ja.l.an (2008) dan Tubuh Ketiga (2010).

Sepanjang proses Waktu Batu, kelompok ini melakukan penyelidikan berbagai kanon sastra Jawa, naskah sejarah Asia Tenggara, dan juga khasanah pertunjukan di pulau Jawa.

Ranah penyelidikan ini membuka keluasan kemungkinan bentuk dan pendekatan pertunjukan yang demikian luas.

Terinpirasi oleh gagasan teater Grotowski dan Eugenio Barba, Tajudin mengenali kebutuhan untuk membangun training culture, yaitu pembiasaan, penubuhan, dan penelusuran berbagai disiplin keaktoran secara rutin dan berkesinambungan.

Kebutuhan ini disambut baik aktor dan performer Teater Garasi dengan terus mengeksplorasi dan menafsir tari Bali, tari klasik Yogya dan Solo, tari topeng Cirebon, dan pencak silat.

Garasi Performance Institute

Sejak 2013 mereka mencanangkan diri sebagai performence Institute, yaitu inisiatif kolektif seniman Teater Garasi yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kreatif yang berkelanjutan bagi seniman pertunjukan di Indonesia dan Asia.

Tujuan itu diupayakan melalui penyelenggaraan program-program penyebaran dan pertukaran pengetahuan (knowledge sharing and dissemination), dan seniman-tinggal (artist-in-residence).

 

Bagikan:
#Teater Garasi#Hiburan#Seni#Serba-serbi#pertunjukkan

Berita Terkait

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan
    Berita Hari Ini

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Wacana Sekolah Daring, Gus Hilmy: Jangan Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi
    Berita Hari Ini

    Wacana Sekolah Daring, Gus Hilmy: Jangan Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi

    MS Hadi 24 Mar 2026 22:19
  • Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Saiful Ardianto 17 Mar 2026 15:24
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Djawanews.com - Gubernur Jambi Al Haris menebar sebanyak 10.000 benih ikan di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) danau Kerinci sebagai bagian dari program menjaga keseimbangan ekosistem ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Saiful Ardianto 12 Mar 2026 12:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan
Berita Hari Ini

1

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up