Djawanews.com – Sejumlah pemimpin agen intelijen Inggris, MI6 memberikan pernyataan mengejutkan yakni Presiden Rusia Vladimir Putin sudah meninggal dunia karena sakit parah.
Dilansir dari The Daily Star, para pejabat MI6 mengatakan rekan-rekan Putin menyembunyikan kabar itu dan akan tetap merahasiakannya selama mungkin.
“Putin sakit parah dan ketika meninggal, kematiannya akan dirahasiakan selama beberapa pekan, jika tidak, berbulan-bulan. Ada juga kemungkinan dia sudah meninggal. Tidak mungkin untuk mengetahuinya. Diyakini Putin menggunakan tubuh pengganti sebelumnya saat dalam kondisi tidak sehat dan Kremlin melakukannya sekarang," kata seorang pejabat MI6.
Adapun mengenai penampilan Putin yang terlihat baru-baru ini, menurut seorang sumber MI6, kemungkinan hasil rekaman saat masih hidup. Atau, ada orang mirip dan tampil sebagai Putin. Diduga, sosok mirip Putin-lah yang hadir dalam acara publik seperti peringatan Hari Kemenangan pada awal bulan ini.
Menurut sumber MI6, alasan mengapa kroni-kroni Kremlin menyembunyikan kematian Putin yakni khawatir adanya perebutan kekuasaan.
“Mereka juga khawatir para jenderal Rusia ingin mundur dari Ukraina," ujar sumber tersebut.
Diketahui kondisi kesehatan pria 69 tahun itu memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Putin tampak kurang bergerak dan wajahnya membengkak. Beberapa pengamat menyebut Putin kemungkinan menderita kanker darah. Wajah bengkaknya diyakini sebagai dampak dari penggunaan steroid dalam perawatan kanker.
Seorang miliarder Rusia yang punya hubungan dekat dengan Kremlin dua pekan lalu mengatakan bahwa Putin menderita kanker darah dan menjalani operasi sebelum serangan Rusia ke Ukraina.