Djawanews.com – Pada 2017 lalu, tepatnya di waktu Subuh, Novel Baswedan disiram air keras saat hendak berangkat ke masjid.
Akibat insiden tersebut, Novel mengalami cacat pada salah satu matanya. Ia sampai harus menjalani perawatan khusus di salah satu rumah sakit terbaik di Singapura National Eye Centre Hospital selama sepuluh bulan.
Lama perawatan tersebut membuat kelima anak Novel Baswedan terkhusus kedua putrinya yang sedang menempuh pendidikan di pesantren sangat merindukan ayahnya.
Kedua putrinya, Nazela Rania Verina dan Balqis Zahira Verina mengaku mengkhawatirkan kondisi sang ayah yang harus kehilangan salah satu matanya akibat disiram air keras.
Novel menekankan kepada anak-anaknya bahwa mereka harus memaklumi risiko pekerjaan dari ayahnya.
Ia pun memberi pengertian kepada buah hatinya bersama Rina Emilda untuk menerima takdir yang telah digariskan Allah SWT.
“Yang penting mereka menyadari bahwa segala sesuatu itu ada takdirnya. Takdir yang ditetapkan Allah itu baik,” kata Novel.
Keempat anak perempuan dan satu anak lelakinya pun memahami nasihat ayahnya yang sangat mereka sayangi.
Novel selalu menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anaknya bahkan ia menyekolahkan anak-anaknya di pesantren untuk memperdalam ilmu agama.
Ingin tahu informasi mengenai info politik lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik