Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Kebijakan Penenggelaman Kapal Tetap Dilanjutkan Edhy Prabowo

Kebijakan Penenggelaman Kapal Tetap Dilanjutkan Edhy Prabowo

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 20 November 2019 at 04:18am

Kebijakan penenggelaman kapal yang dulu sempat digencarkan Susi Pudjiastuti saat masih menjabat sebagai menteri kabarnya akan dihentikan oleh Edhy Prabowo. Kabar juga menyebutkan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini akan menghibahkan kapal pencuri ikan kepada para nelayan. Namun, Edhy Prabowo tidak sepenuhnya membenarkan kabar tersebut.

Edhy mengatakan bahwa dirinya tetap akan akan melanjutkan kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan yang dicetuskan Susi Pudjiastuti. Karena menurutnya, penenggelaman kapal adalah upaya Pemerintah dalam menunjukkan ketegasan terhadap para pencuri ikan.

Kebijakan Penenggelaman Kapal untuk Jaga Laut Indonesia

“Enggak ada penenggelaman dihentikan. Masa saya mau menghentikan penenggelaman kapal? Berarti saya akan membiarkan pencuri-pencuri asing masuk,” ujar Edhy saat berada di kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, Selasa (19/11).

Namun, penenggalaman kapal tidak berlaku untuk semua kapal yang mencuri ikan di laut Indonesia, hanya ditujukan kepada kapal yang berusaha melarikan diri. Penenggelaman kapal disebut sebagai efek jera kepada para pencuri.

“Kalau memang mereka mau ditenggelamkan, kami juga siap menenggelamkan. Artinya kalau mereka ketahuan mencuri, lari, ya kita tenggelamkan. Saya ingin ini jadi satu efek jera,” kata Edhy.

Kebijakan penenggelaman kapal diambil oleh Susi Pudjiastuti (faktualnews.co)

Menteri Kelautan dan Perikanan juga berpendapat bahwa penenggelaman kapal harus berdasarkan keputusan pengadilan. Tanpa keputusan pengadilan, Pemerintah dinilai tak bisa bertindak dengan sewenang-wenang.

Terkait penghibahan kapal pencuri ikan kepada nelayan, Edhi memang sempat melempar wacana tersebut. Kapal para pencuri yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia dinilai lebih baik dihibahkan kepada nelayan, pemerintah daerah, masyarakat pesisir, koperasi, bahkan kepada instansi pendidikan.

Meski begitu, Edhy merasa masih memerlukan kajian lebih lanjut agar hibah kapal ini dapat dilakukan sesuai aturan dan tepat sasaran. Kementrian Kelautan dan Perikanan juga harus melakukan pemantauan pemanfaatan kapal yang dihibahkan.


Baca Juga:
  • Edhy Prabowo Cabut Sementera Izin Penambangan Pasir Laut di Lampung Timur
  • KKP Berikan Izin Ekspor Benih Lobster pada 26 Perusahaan
  • Terkait Ekspor Benih Lobster, Permen Sebelumnya Disebut Melanggar Hukum

Wakil Ketua DPR dari Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga sempat menanggapi wacana kebijakan yang dikemukakan Edhy. Dalam pernyatannya, ia tak terlalu mempermasalahkan rencana kebijakan tersebut. Menurutnya, kebijakan itu tak bergeser dari kebijakan Susi Pudjiastuti yang pada intinya ingin menertibkan pelanggaran atas wilayah laut Indonesia.

“Masalah yang penting bagi saya bahwa kebijakan Edhy Prabowo itu tidak bergeser dari kebijakan Susi yaitu tidak memperbolehkan nelayan asing masuk ke wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Itu yang penting menurut saya,” kata Dasco saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Sebagai informasi tambahan, Susi Pujiastuti selaku Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah mengeluarkan kebijakan penenggelaman kapal di Indonesia. Penenggelaman tersebut dilakukan kepada kapal pencuri yang tertanggap mencuri ikan di perairan Indonesia. Kapal yang ditenggelamkan mayoritas berbendera negara Vietnam, Filipina, dan Thailand.

Bagikan:
#berita hari ini#EDHY PRABOWO#Kebijakan Penenggelaman Kapal#KKP#menteri kelautan#penenggelaman kapal#SUSI PUDJIASTUTI

Berita Terkait

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Djawanews.com - Krisis geopolitik yang terjadi di Iran kembali menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi terbarukan. Ketegangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Saiful Ardianto 16 Mar 2026 12:03
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Djawanews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu kewaspadaan banyak negara Asia. Sejumlah pemerintah menempuh langkah cepat, mulai dari pembatasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Saiful Ardianto 10 Mar 2026 17:06

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
Berita Hari Ini

1

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
Berita Hari Ini

2

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up