Djawanews.com – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan diberikan banyak tugas oleh Presiden Jokowi, mulai dari penanganan pandemi COVID-19 hingga kelangkaan minyak goreng.
Terkait hal itu, Luhut mengaku tidak mengetahui alasan pasti mengapa Presiden Jokowi melimpahi banyak tugas kepadanya. Menurutnya, dia hanya sekadar menjalankan perintah dari kepala negara.
"Kenapa Presiden mau memberikan itu? Ya tanya Presiden," kata Luhut dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis 9 Juni.
Dalam Raker tersebut, Luhut menampilkan slide yang berisi penugasan dari Presiden Jokowi kepada dirinya.
Diantaranya seperti Presidensi G-20, penanganan sumber daya air mineral, penanganan 15 destinasi wisata prioritas nasional, penanganan pandemi Covid-19, penanganan kereta cepat, hingga kelangkaan minyak goreng.
"(Tugas) apa yang diberikan di slide yang bapak ibu lihat ini, itu juga saya kira saya lakukan sampai pada minyak goreng. Kemarin itu dari ngurus Space X sampai tiba-tiba presiden minta minyak goreng," kata Luhut.
Meskipun diberikan banyak tugas oleh Jokowi, Luhut percaya diri semuanya bisa dia kerjakan dengan baik. Karena itulah dia meyakini Presiden Jokowi banyak mempercayakan sejumlah masalah untuk diselesakan olehnya.
"Saya pikir, sampai hari ini tidak ada yang saya tidak deliver apa yang diberikan oleh presiden. Itu saya pikir, saya bisa jamin kepada bapak ibu (anggota dewan) sekalian," kata Luhut.
Ia juga menambahkan, dirinya cukup tahu diri dalam melaksanakan tugas yang diberikan Preisiden kepadanya. Luhut menegaskan, tidak mungkin mengerjakan tugas yang tak bisa ditangani.
"Kalau saya tidak bisa, saya akan bilang kepada Bapak Presiden. Mungkin Bapak Presiden memberikan kepada yang lain," pungkasnya.