Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Beberapa Alasan Mengapa Obligor BLBI yang Rugikan Negara Rp110 T Tinggal di Singapura
Singapura (businesstimes.com.sg)

Beberapa Alasan Mengapa Obligor BLBI yang Rugikan Negara Rp110 T Tinggal di Singapura

Fajar Prasetyo
Fajar Prasetyo 31 Agustus 2021 at 03:42pm

Djawanews.com - Perhatian publik kini tertuju pada kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Bagaimana tidak, utangnya telah rugikan negara hingga Rp110 triliun!

Kini, pemerintah mengejar para obligor BLBI yang berada di dalam maupun di luar negeri. Setelah terungkap, ada banyak obligor BLBI yang justru tinggal di negara tetangga, Singapura.

Singapura sediri menjadi negara yang cukup nyaman untuk menjadi tempat pelarian. Sebab, menurut pengamat ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, Singapura tidak ada perjanjian ekstradisi dengan Indonesia. Selain itu, sistem keuangan Singapura juga dinilai sangat rahasia.

Tak ada perjanjian ekstradisi membuat Indonesia sulit meminta Singapura untuk menyerahkan orang-orang yang tersangkut kasus BLBI tersebut. Sementara mereka bisa kabur ke negara itu.

Menurut Anthony, orang-orang dalam kasus BLBI ini cenderung menyimpan di bank-bank Singapura yang kerahasiaannya cukup ketat.

"Setiap orang yang mempunyai uang secara tidak sah akan menyimpan uangnya di negara tax haven atau yang mempunyai kerahasiaan bank sangat ketat seperti Swiss dan Singapura. Dalam kasus BLBI, uang hasil BLBI yang tidak sah, disimpan di negara-negara tersebut sehingga aman dari jangkauan otoritas Indonesia," kata Anthony.

Indonesia Harus Hadapi Tantangan

Pemerintah Indonesia lewat Satgas BLBI bisa saja melakukan pemeriksaan bank di luar negeri. Tapi jika sudah ada keputusan bersalah dari pengadilan. Sementara kasus BLBI masih berjalan hingga pemanggilan obligor oleh Satgas BLBI dan akan dilanjutkan oleh Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).

"Pemeriksaan bank di luar negeri kalau ada keputusan bersalah dari pengadilan berkekuatan tetap. Di manapun tidak bisa kalau tidak ada keputusan pengadilan," tuturnya.

Sementara menurut Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah, kebijakan di Singapura sangat melindungi data dan informasi para pemilik dana dalam sistem keuangannya. Tentu hal ini bisa disalahgunakan beberapa pihak dan Singapura seolah-olah akan melindungi buronan kejahatan.

Baca Juga:
  • Mulai Tahun Depan Kamboja Terapkan Wajib Militer, Berlaku Usia 18 hingga 30 Tahun
  • Operasi Patuh 2025 Dimulai, Polisi Sasar 15 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas
  • Fadli Zon Jelaskan Alasan Penetapan Hari Kebudayaan Nasional Bertepatan dengan Ultah Prabowo

Berlindung di Singapura

Singapura juga sama seperti negara-negara 'save heaven' lainnya yang sangat melindungi para buronan kejahatan keuangan kelas kakap, contohnya para obligor BLBI.

"Selain itu dengan posisi di Singapura, mereka masih bisa mengelola investasi mereka yang masih sangat banyak di Indonesia. Saya kira itu alasan utama mereka memilih Singapura," ungkap Piter.

Piter juga mengungkapkan bahwa kerahasiaan mereka sangat luas di Singapura. Mereka pun bisa melindungi dengan memberikan berbagai fasilitas yang memberikan kenyamanan dan keamanan. Piter menyebut mereka sebagai warga kelas satu di Singapura.

Di balik itu, pemerintah Indonesia sebetulnya bisa saja melakukan pemeriksaan keuangan di Singapura. Namun tidak mudah.

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan akan tetap mengejar para obligor dan debitur terkait yang berada di luar negeri. Satgas BLBI sudah melakukan pemangilan orang-orang yang diketahui bersembunyi di Singapura. Satgas BLBI juga akan berkoordinasi dengan Kedubes RI di Singapura.

Bagikan:
#obligor blbi#kasus blbi#rugikan negara#tinggal di singapura#singapura#perjanjian ekstradisi#kerahasiaan keuangan

Berita Terkait

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Djawanews.com - Investasi NVIDIA di d-Matrix menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa perusahaan tersebut berencana menanamkan modal pada pengembang chip server kecerdasan buatan itu. Menariknya, d-Matrix ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?
    Berita Hari Ini

    Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?

    Saiful Ardianto 08 Oct 2026 19:38
  • Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?
    Berita Hari Ini

    Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?

    Saiful Ardianto 07 Oct 2026 18:41
  • Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia
    Berita Hari Ini

    Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia

    Djawanews.com - Investasi transisi energi global mencapai rekor US$2,3 triliun pada 2025. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai perkembangan tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?

    Saiful Ardianto 05 Oct 2026 18:27
  • Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?
    Berita Hari Ini

    Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?

    Saiful Ardianto 02 Oct 2026 18:29

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
Berita Hari Ini

1

Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?
Berita Hari Ini

2

Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up