Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Ahli Epidemiolog Ini Ingatkan Pemerintah Akan Melandainya Kasus COVID-19
Illustrasi Tracing COVID-19 (Liputan6.com)

Ahli Epidemiolog Ini Ingatkan Pemerintah Akan Melandainya Kasus COVID-19

Hubertus Gilang Arya Satya
Hubertus Gilang Arya Satya 18 November 2021 at 03:28pm

Djawanews.com –Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman meminta pemerintah RI untuk tidak termakan euforia atas melandainya kasus virus corona (COVID-19) di Tanah Air karena mengingat pandemi masih berlangsung saat ini.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Hal itu disampaikannya untuk merespons pernyataaan Presiden Joko Widodo yang mengajak masyarakat untuk bersyukur atas apresiasi dari masyarakat dunia terhadap penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Apresiasi itu tentunya tidak boleh menjadi pengabaian atau euforia. Karena bagaimanapun ini adalah perjuangan bersama-sama, terutama masyarakat yang berdarah-darah, banyak korban jiwa yang jatuh. Lagipula perjalanan pandemi COVID-19 masih panjang," kata Dicky, dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis, 18 November.

Maka dari itu, ia meminta agar pemerintah meningkatkan kapasitas pemeriksaan COVID-19 di Indonesia karena ia menyoroti turunnya jumlah pemeriksaan dengan metode Whole Genome Sequencing (WGS) untuk mendeteksi potensi masuknya varian dari mutasi virus SARS-CoV-2 di Indonesia.

Padahal hal itu diperlukan guna mengantisipasi ancaman varian AY.4.2 atau yang dikenal Delta Plus yang saat ini teridentifikasi di negara tetangga, yakni Malaysia dan Singapura pada menjelang libur akhir tahun nanti.

Namun, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan sebelumnya, Indonesia secara total melakukan pemeriksaan WGS terhadap total 8.578 spesimen per 13 November atau hanya bertambah sebanyak 725 spesimen yang diperiksa dari 16 Oktober lalu yang berjumlah 7.853 spesimen.

"Yang masih perlu diingat, kita sebetulnya itu tidak memiliki peta yang cukup untuk menilai situasi pandemi dalam negeri. Karena ya testing-nya kita trennya juga menurun, apalagi pemeriksaan strain virus WGS itu ya," kata dia.

Tidak hanya itu, Dicky juga meminta pemerintah menelusuri sejumlah kategori untuk diambil sampelnya guna dilakukan pemeriksaan WGS.

Pertama adalah mereka yang masih terpapar COVID-19 meski telah mendapat vaksinasi lengkap. Kedua, kasus-kasus klaster level komunitas yang perlu dicari tahu penyebabnya secara acak.

"Nah, WGS dilakukan pada setiap hasil positif tes PCR di pintu masuk negara, terutama kedatangan dari negara yang masuk daftar merah atau juga WNA maupun WNI yang memiliki gejala klinis COVID-19. Itu menurut saya dalam konteks saat ini sangat perlu dilakukan," ujar Dicky.

Ingin tahu informasi mengenai Berita Hari Ini lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik Djawanews

Bagikan:
#djawanews#berita hari ini#Melandai#epidemiologi#epidemiolog#COVID-19#VIRUS CORONA#pemerintah#RI#INDONESIA#JOKOWI#JOKO WIDODO#Dunia#tracing#vaksinasi#WBS#Dicky Budiman#KASUS COVID-19#Global

Berita Terkait

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan
    Berita Hari Ini

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Wacana Sekolah Daring, Gus Hilmy: Jangan Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi
    Berita Hari Ini

    Wacana Sekolah Daring, Gus Hilmy: Jangan Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi

    MS Hadi 24 Mar 2026 22:19
  • Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Saiful Ardianto 17 Mar 2026 15:24
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Djawanews.com - Gubernur Jambi Al Haris menebar sebanyak 10.000 benih ikan di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) danau Kerinci sebagai bagian dari program menjaga keseimbangan ekosistem ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Saiful Ardianto 12 Mar 2026 12:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan
Berita Hari Ini

1

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up