Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Tokoh Politik Ramai Kecam Singapura, Gus Nadir: UAS Mau Liburan Bukan Wakili Pemerintah, Kenapa Heboh?
Gus Nadir (tempo.co)

Tokoh Politik Ramai Kecam Singapura, Gus Nadir: UAS Mau Liburan Bukan Wakili Pemerintah, Kenapa Heboh?

MS Hadi
MS Hadi 18 Mei 2022 at 05:08pm

Djawanews.com – Tindakan pemerintah Singapura menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) dikecam oleh banyak tokoh di tanah air. Mereka tidak menerima negeri singa menyebut UAS sebagai penceramah ekstrem.

Melihat hal itu, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau yang karib disapa Gus Nadir justru heran dengan ramainya tokoh publik dan politisi di Indonesia yang seolah berbondong-bondong mengeroyok Singapura.

Menurut dosen hukum Monash University itu, kedatangan UAS ke Singapura bukan dalam rangka mewakili pemerintah RI atau atas undangan masyarakat untuk berdakwah.

Melainkan UAS berniat untuk berlibur bersama keluarganya. Artinya UAS melancong ke Singapura atas urusan pribadi, tidak mewakili siapapun.

“Orang mau liburan ke luar negeri dengan keluarganya. Tidak mewakili pemerintah, tidak pula mewakili masyarakat dalam event tertentu, tidak pula diundang oleh warga setempat,” ujar Gus Nadir di Twitter, Rabu 18 Mei.

Baca Juga:
  • Bertemu di Riau, UAS Resmi Nyatakan Dukungan untuk Anies di Pilpres 2024
  • Polisi Bakal Tindak Tegas Penyebar Hoaks Penangkapan UAS: Jangan Buat Keadaan Panas Lagi
  • Soal Pemanggilan UAS terkait Bentrok di Rempang, Polisi Pastikan Itu Hoaks

Lantas jika lawatannya ingin berlibur lalu ditolak oleh otoritas negara yang dituju, Gus Nadir mempertanyakan para politisi tanah air yang heboh.

“Kalau ditolak masuk oleh otoritas negara tersebut, terus kenapa itu para politisi kita jadi heboh?” cetus Gus Nadir heran.

“Nyari simpati?,” tanyanya menyindir.

Cuitan dari Gus Nadir ini mendapat beragam respondari netizen. Tak sedikit yang sependapat dengannya.

“Ini pukulan telak. Label ekstremis dan intoleran telah dilayangkan secara terbuka dan resmi oleh pemerintah Singapura. Sementara pak ustadz mesin suara u/2024. Pastinya pada gerah Gus Prof sayang. Singapura loh, bukan Singaparna yang bilang. Bukan kaleng kaleng,” komentar netizen.

“Penyakit menjelang 5 tahunan, mendadak religi, mendadak peduli rakyat,” celetuk akun @Arief***.

Sementara itu Kepala Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari meluruskan bahwa Ustaz Abdul Somad (UAS) beserta keluarganya tidak dideportasi pihak imigrasi Singapura.

Tetapi ditolak izin masuknya ke Singapura karena tidak memenuhi syarat kriteria warga asing untuk ke Singapura.

Menurut Ratna, peristiwa itu terjadi pada saat UAS sedang melakukan pengecekan paspor di pintu masuk imigrasi di Tanah Merah, Singapura.

“Itu yang disampaikan oleh Imigrasi Singapura, karena kami sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi Singapura dan informasinya itu yang didapatkan dari pihak Singapura,” ucapnya, dikutip dari fajar.co.id.

Menurut Ratna, pihak imigrasi Singapura tidak menjelaskan terkait alasan kenapa UAS ditolak masuk ke Singapura.

“Karena izin masuknya orang asing ke suatu negara memang kedaulatan masing-masing negara. Kami paham soal itu, karena kami sering menolak warga negara asing masuk ke Indonesia dengan beberapa kriteria yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia,”

“Jadi hal yang sama dilakukan oleh pihak imigrasi Singapura, bahwa jika tidak dianggap memenuhi kriteria masuk ke wilayah Singapura, maka yang bersangkutan ditolak untuk masuk,” tegas Ratna.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#deportasi#UAS#singapura#Nadirsyah Hosen#Ratna Lestari#USTAZ ABDUL SOMAD

Berita Terkait

    Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah
    Berita Hari Ini

    Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah

    Djawanews.com - Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak krisis energi akibat ketegangan geopolitik yang muncul setelah serangan Amerika Serikat (AS) terhadap ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah
    Berita Hari Ini

    PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah

    Saiful Ardianto 06 Jan 2026 11:45
  • Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!
    Berita Hari Ini

    Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!

    Saiful Ardianto 05 Jan 2026 14:44
  • PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang
    Berita Hari Ini

    PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang

    Djawanews.com - PLTA Timo merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga air yang memiliki nilai historis tinggi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Berlokasi di Dusun Kunci Putih, ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang
    Berita Hari Ini

    PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang

    Saiful Ardianto 05 Jan 2026 11:40
  • Teknologi Flow2Max Perkuat Inovasi Panas Bumi Nasional, Makin Gacor?
    Berita Hari Ini

    Teknologi Flow2Max Perkuat Inovasi Panas Bumi Nasional, Makin Gacor?

    Saiful Ardianto 04 Jan 2026 12:19

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Superkomputer AI: Kompetisi China dan AS di Orbit Bumi untuk Efisiensi Energi
Berita Hari Ini

1

Superkomputer AI: Kompetisi China dan AS di Orbit Bumi untuk Efisiensi Energi

Pasokan Energi Bersih: Kerja Sama Microsoft dan Iberdrola untuk Data Center yang Ramah Lingkungan
Berita Hari Ini

2

Pasokan Energi Bersih: Kerja Sama Microsoft dan Iberdrola untuk Data Center yang Ramah Lingkungan

Profil dan Sejarah PLTA Ketenger: Pusat Energi Terbarukan di Jawa Tengah
Berita Hari Ini

3

Profil dan Sejarah PLTA Ketenger: Pusat Energi Terbarukan di Jawa Tengah

Teknologi Flow2Max Perkuat Inovasi Panas Bumi Nasional, Makin Gacor?
Berita Hari Ini

4

Teknologi Flow2Max Perkuat Inovasi Panas Bumi Nasional, Makin Gacor?

PLTMH Talang Krasak Dorong Transisi Energi Bersih di Daerah
Berita Hari Ini

5

PLTMH Talang Krasak Dorong Transisi Energi Bersih di Daerah

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up