Djawanews.com – Sejumlah pedagang di Pasar Induk Jatiuwung, Kota Tangerang, melempar sayuran ke jalan di depan lapak dagangan mereka pada Senin (3/1).
Mereka meluapkan kekesalannya karena sepi pelanggan sejak enam bulan lalu. Ketua Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Abdul Majid mengatakan, penjualan mulai dirasakan sepi sejak lima bulan lalu, tepat satu bulan setelah para pedagang menempati pasar tersebut.
"Omzet di sini tidak ada. Kami sudah banting tulang bertahan lima bulan ini," ujar Abdul Majid, Senin, dikutip dari Tribun Jakarta.
Ia juga menambahkan, penjual sayuran dan buah di Pasar Induk Jatiuwung sepi pembeli diduga disebabkan karena keberadaan Pasar Induk Tanah Tinggi. Pasar Induk Tanah Tinggi sudah berdiri cukup lama dan banyak pelanggan yang datang ke sana.
Pasar itu mulanya direncanakan akan ditutup sesuai kebijakan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pada 2018. Namun, sampai saat ini, Pasar Tanah Tinggi masih tetap beroperasi akibatnya membuat para pedagang Pasar Induk Jatiuwung merugi.
"Kami dulu jualan juga di sana (Pasar Induk Tanah Tinggi). Kami pindah ke Jatiuwung karena pemerintah mengatakan bahwa Pasar Tanah Tinggi akan ditutup. Itu kebijakan wali kota, dijanjikan tahun 2018," Ucap Abdul.
Ade Safiyudin, pedagang di Pasar Induk Jatiuwung, meminta Wali Kota Arief mengambil sikap tegas terkait keberadaan dua pasar tersebut. Ade bersama pedagang juga meminta agar pasar induk di Kota Tangerang hanya satu, yakni di Pasar Induk Jatiuwung.
"Kami jujur menderita dengan adanya dua pasar ini. Jadi kami pengin ada kepastian dari pemerintah. Kami sudah turuti permintaan pemerintah loh," ucap Ade.
Ia menegaskan, sepinya penjualan sayur dan buah menjadi penderitaan bagi para pedagang di Pasar Induk Jatiuwung sebab sepi pembeli. Tidak sedikit pedagang yang datang dari luar daerah hanya untuk bertahan hidup dari penjualan di Pasar Induk Jatiuwung.
"Kita sangat merugi sekali ini. Balik tidak bisa, ngirim tidak bisa. Kami menderita di sini, pemerintah seolah menutup mata," ucap Ade.
Baca artikel terkait Pedagang. Simak berita menarik lainnya hanya di Djawanews dan ikuti Instagram Djawanews.