Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Taliban Berterima Kasih ke NU Usai Bebaskan 19 Sandera dari Korea Selatan
Taliban (insider.com)

Taliban Berterima Kasih ke NU Usai Bebaskan 19 Sandera dari Korea Selatan

MS Hadi
MS Hadi 08 September 2021 at 10:42am

Djawanews.com –  Milisi Taliban menculik 22 pekerja gereja Kristen Korea Selatan dalam perjalanan dari Kabul ke Kandahar pada 2007 silam. Dari penculikan tersebut, dua di antaranya dieksekusi mati, dan sementara 19 lainnya baru dibebaskan pada akhir Agustus.

Baru-baru ini terungkap ada peran NU di dalam upaya pembebasan para sandera tersebut. Karena sejak 2004, NU telah menjalin kontak-kontak dengan para ulama di Afghanistan termasuk mereka yang berafiliasi dengan Taliban. Hal ini disampaikan Wakil Sekjen PBNU KH Abdul Mun'im DZ dalam webinar 'Peran Penting Indonesia dalam Arus Perubahan Afganistan'.

Bermula dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla merintis pembukaan kuasa usaha di sana. Karena tidak berjalan mulus dan banyak mengalami gangguan, Menteri Luar Negeri Dr Noer Hassan Wirajuda lantas menghubungi PBNU.

"Enggak tahu kenapa, apa karena orang-orang NU sakti, gak mempan dibedil. Atau karena kalau jatuh korban ya tidak apa-apa karena warga NU jumlahnya banyak," seloroh Mun'im, Selasa malam, 7 September.

Mun'ím menjelaskan bahwa dengan rekam jejak tersebut, ketika terjadi penyanderaan dan pembunuhan terhadap warga Korsel, PBNU kembali dimintai bantuan. Kala itu Duta Besar Korea Selatan Lee Sun Jin dan pemimpin OKI yang berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.

Baca Juga:
  • China Jadi Negara Pertama yang Kirim Dubes ke Afghanistan sejak Taliban Berkuasa
  • Ledakan Bom Bunuh Diri Dalam Acara Partai di Pakistan, 42 Orang Tewas dan 130 Luka-luka
  • Dewan Keamanan Kutuk Larangan Taliban atas Perempuan Afghanistan Bekerja untuk PBB

Setelah melakukan serangkaian pembicaraan, memasuki pekan keenam penyanderaan, 19 warga Korea akhirnya dibebaskan pada akhir Agustus 2007.

Setelah pembebasan sandera berhasil dilakukan, bukan hanya pemerintah Korea dan Sekjen PBB Ban Ki Moon yang berterima kasih, pendiri Taliban Mullah Omar pun menyampaikan ucapan terima kasih secara tertulis.

Dalam suratnya, Mullah Omar menjelaskan alasan melakukan penyanderaan dan membebaskan warga Korea itu. Penyanderaan dilakukan sebagai bagian dari upaya memerangi Amerika Serikat. Seperti diketahui Korea Selatan ikut mengirimkan 200 tentara yang tergabung dalam pasukan internasional, ISAF.

"Tapi karena pemerintah Indonesia dan NU yang ikut turun tangan kami bersedia membebaskan mereka. Kami menghormati Indonesia dan NU yang selama ini selalu bersikap netral," tutur KH Abdul Mun'ím DZ mengutip isi surat Mullah Omar.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#NU#TALIBAN#Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla#pembebasan sandera Taliban#Hasyim Muzadi#Abdul Mun'im DZ

Berita Terkait

    Bauran Energi Bersih: Capaian Kementerian ESDM Lampaui Target RUKN
    Berita Hari Ini

    Bauran Energi Bersih: Capaian Kementerian ESDM Lampaui Target RUKN

    Djawanews.com - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terus berkomitmen untuk meningkatkan bauran energi bersih dalam sektor ketenagalistrikan. Pada tahun 2025, bauran energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Ngebel Ponorogo: Sumber Energi dan Daya Tarik Wisata
    Berita Hari Ini

    PLTA Ngebel Ponorogo: Sumber Energi dan Daya Tarik Wisata

    Saiful Ardianto 10 Jan 2026 06:42
  • KUHP Baru Pidanakan Nikah Siri, Gus Hilmy: Ini Problematik dan Perlu Dirumuskan Kembali
    Berita Hari Ini

    KUHP Baru Pidanakan Nikah Siri, Gus Hilmy: Ini Problematik dan Perlu Dirumuskan Kembali

    Saiful Ardianto 08 Jan 2026 21:35
  • Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS
    Berita Hari Ini

    Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS

    Djawanews.com - Izin produksi minyak di Venezuela kini menjadi sorotan setelah Chevron Corp. memulai pembicaraan dengan pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang dan memperluas lisensi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok Tuntang: Harmoni Energi Bersih dan Ekowisata Edukatif di Kabupaten Semarang
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok Tuntang: Harmoni Energi Bersih dan Ekowisata Edukatif di Kabupaten Semarang

    Saiful Ardianto 08 Jan 2026 11:48
  • PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah
    Berita Hari Ini

    PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah

    Saiful Ardianto 07 Jan 2026 12:33

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!
Berita Hari Ini

1

Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang
Berita Hari Ini

2

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang
Berita Hari Ini

3

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang

Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah
Berita Hari Ini

4

Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah

PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah
Berita Hari Ini

5

PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up