Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Prabowo Biayai Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang dengan Uang Pribadi, Ini Alasannya
Presiden Prabowo Subianto bersama Kabinet Merah Putuh saat retreat di Magelang (Dok. Staf Kepresidenan)

Prabowo Biayai Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang dengan Uang Pribadi, Ini Alasannya

MS Hadi
MS Hadi 31 Oktober 2024 at 09:10am

Djawanews.com – Kegiatan retret Kabinet Merah Putih di lembah Tidar, Magelang, tidak menggunakan anggaran negara tetapi sepenuhnya berasal dari uang pribadi Presiden Prabowo Subianto sendiri. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi.

Hasan mengatakan bahwa kegiatan retreat tersebut sudah disiapkan sejak 1 bulan sebelum dilantik. Lantas apa alasan Prabowo pakai uang pribadi untuk retreat menteri di Magelang? 

Mengapa Prabowo Mengadakan Kegiatan Retreat Kabinet Merah Putih

Presiden Prabowo mendanai kegiatan retreat Kabinet Merah Puitih karena merasa penting untuk menyatukan jajaran kabinet yang berasal dari berbagai golongan dengan latar belakang beragam. 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, mereka menerima pembekalan. Pembalakan ini, mencakup program kerja prioritas kementerian, pengembangan kerja tim, serta mengikuti parade senja dan upacara penurunan Bendera Merah Putih.

Baca Juga:
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
  • Perhatiannya Prabowo ke Sri Mulyani yang Kedinginan di London: Pakai Mantel, Nanti Sakit
  • Presiden Prabowo Dukung Solusi Dua Negara untuk Selesaikan Konflik Palestina

Alasan Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Retreat Menteri di Magelang

Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil sudah direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak satu bulan sebelum pelantikan. Persiapan retreat kabinet ini dilakukan Prabowo dan timnya. Pendanaan acara ini pun berasal dari kantong pribadi Prabowo. 

Karena perencanaan retret sudah dilakukan sebelum pelantikan, ia tidak dapat menggunakan anggaran dari Sekretariat Negara. Selain itu, meski saat perencanaan retret Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, ia tidak menggunakan dana dari Kementerian Pertahanan.

“Sehingga semua biaya persiapan beliau handle sendiri,” ucap Hasan Nasbi dikutip dari Antara, Senin.

“Yang jelas tidak dari APBN. Pak Prabowo tidak mengatakan itu dari uang dana pribadinya. Tapi, beberapa kegiatan sebelumnya juga, ada konsolidasi di Hambalang, itu memang bukan dari APBN,” imbuhnya.

Selama retret di Akademi Militer, para menteri, wakil menteri, kepala badan, utusan khusus, dan staf khusus yang hadir disediakan berbagai fasilitas memadai. Fasilitas yang dihadirkan termasuk pesawat TNI AU dan Hercules sebagai akomodasi pulang-pergi dari dan ke Jakarta beserta Yogyakarta.

Mereka menginap di tenda glamping atau glamour camping yang terletak di sekitar area golf milik PT Jababeka Tbk (KIJA). Tenda-tenda tersebut dilengkapi dengan AC, kamar mandi pribadi, serta teras untuk bersantai. Tenda untuk peserta retret ini juga memiliki ruang tamu yang luas, lengkap dengan empat kursi, meja, dan karpet.

Untuk kamar tidur, setiap menteri, wakil menteri, kepala badan, utusan khusus, dan staf khusus mendapatkan fasilitas tempat tidur berukuran 200 x 200 sentimeter. Di dalam tenda terdapat lampu tidur, sofa panjang, meja, televisi, lemari pakaian besar, setrika uap, cermin, dan kamar mandi berlapis marmer dengan shower serta toilet.

Lantas berapa gaji Presiden Prabowo Subianto? 

Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan Administratif Presiden dan Wakil Presiden, gaji Presiden RI ditetapkan sebesar enam kali lipat dari gaji pokok tertinggi pejabat negara lainnya selain presiden dan wakil presiden.

Gaji pokok tertinggi bagi pejabat negara, selain presiden dan wakil presiden, saat ini adalah Rp 5.040.000 per bulan yang berlaku bagi pejabat tinggi setingkat Ketua DPR, MPR, BPK, DPA, dan MA. Dengan demikian, gaji pokok yang diterima Presiden RI adalah Rp 30.240.000 per bulan, yaitu enam kali gaji pokok tertinggi pejabat negara lainnya (6 x Rp 5.040.000).

Presiden juga berhak atas beberapa tunjangan jabatan dan tunjangan lain yang berlaku bagi PNS, seperti tunjangan untuk pasangan, anak, dan tunjangan makan/beras. Besaran tunjangan jabatan diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 yang mengubah Keputusan Presiden Nomor 168 Tahun 2000 tentang Tunjangan Jabatan bagi Pejabat Negara Tertentu.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#retreat kabinet merah putih#PRABOWO SUBIANTO#Hasan Nasbi

Berita Terkait

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
    Berita Hari Ini

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

    Djawanews.com - Konsumsi LPG 3 kg bersubsidi secara nasional diproyeksikan mencapai 8,67 juta ton pada 2026. Angka tersebut melampaui kuota APBN 2026 sebesar 8 juta ton, sehingga tingkat penyerapannya diperkirakan mencapai 108,46%. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

    Saiful Ardianto 27 Aug 2026 11:31
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 17:18
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
    Berita Hari Ini

    Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

    Djawanews.com - Tokenized saham adalah bentuk digital yang merepresentasikan saham atau eksposur terhadap nilai saham melalui token di jaringan blockchain. Inovasi investasi saham tersebut mempertemukan instrumen ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
    Berita Hari Ini

    Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 20:26
  • Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
    Berita Hari Ini

    Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 12:31

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
Berita Hari Ini

1

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
Berita Hari Ini

2

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
Berita Hari Ini

3

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

4

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
Berita Hari Ini

5

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up