Djawanews.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan ramalan menarik tentang masa depan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam pidatonya di acara penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/2), Prabowo menyebut AHY akan menjadi presiden di usia 69 tahun.
Prabowo menyangkutpautkan perhitungan Jawa dengan angka keberuntungan Partai Demokrat. Diketahui, Prabowo selalu identik dengan angka 8 yang menjadi simbol keberuntungannya dan berhasil menjadi presiden ke-8 setelah tiga kali maju capres.
Sementara angka 9, dinilai menjadi angka 'sakral' bagi Partai Demokrat. Sebab angka 9 mencerminkan kuatnya pengaruh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pendirian partai yang merupakan representasi tanggal lahir Ketua Majelis Tinggi Partai itu.
"Mas AHY sekarang 46 ya? Plus 25, (25 tahun lagi) baru 69, siapa tahu. Ada Presiden SBY, siapa tahu ada presiden AHY," ujar Prabowo dalam pidatonya di penutupan Kongres VI Partai Demokrat yang digelar di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa, 25 Februari.
Kendati demikian, Prabowo menyebut tak menutup kemungkinan bila AHY akan menjadi Presiden ke-9 RI.
Dia lantas mengungkap hitung-hitungan Jawa. Dia bilang, hari ini 25 Februari 2025 merupakan hari keberuntungan Demokrat dimana jika dijumlah angka yang muncul adalah 9.
"Jadi, di Gerindra dan di Pak Prabowo angka keramat adalah 8, kalau di Demokrat ini saya lihat 9. Hari ini tanggal 25, 2 tambah 5 (sama dengan) 7, bulan Februari kan, 7 tambah 2 sama dengan 9. Tahun 2025, 2025, (jumlahnya) 9? 9 tambah 9 sama dengan 18 bener? 1 sama 8 (jadinya) 9," beber Prabowo.
Bahkan saat peluncuran BPI Danantara, Prabowo pun berhitung cocok dengan angka 8. Tapi ia berpesan kepada AHY jangan terlalu berpikir soal hitungan tersebut.
"Mas AHY jangan dipilih tanggal, dihitung-hitung, tapi emang bener kalau orang Jawa itung-itung. Jadi waktu saya cari tanggal Danantara saya itung itu tanggal 24 Februari 2025 ya, 2 tambah 4 sama dengan 6, 6 plus 2, 8. 1 sama 7? 8, dan saya luncurkan," katanya.