Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Pengumuman: Yogyakarta Tolak Pemudik! Ini Konsekuensi Pemudik yang Bandel

Pengumuman: Yogyakarta Tolak Pemudik! Ini Konsekuensi Pemudik yang Bandel

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 27 April 2020 at 12:47pm

Djawanews.com – Untuk menghindari persebaran Covid-19, Yogyakarta tolak pemudik. Penolakan ini diperkuat dengan adanya keputusan yang diambil oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Sultan memutuskan bahwa DIY akan menolak pemudik masuk ke wilayahnya mulai Minggu (26/4/2020) lalu.

Dengan begitu, pengguna jalan yang ketahuan petugas mudik ke Yogyakarta akan diminta keluar atau putar balik.

Kabar ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Tavip Agus Rayanto. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Ia juga telah memerintahkan para petugas di lapangan untuk bersiaga dan meminta untuk mengadakan pemeriksaan secara teliti terhadap pengguna jalan yang melintas.

Yogyakarta Tolak Pemudik dengan Berbagai Pertimbangan

Yogyakarta Tolak Pemudik

Bandara YIA dan Adisutjipto stop operasi, Yogyakarta tolak pemudik (gudeg)

Dalam memutuskan ini, Gubernur DIY Sri Sultan HB X memiliki pertimbangan-pertimbangan tersendiri. Di antaranya, jika yang diperbolehkan untuk memberikan sanksi penolakan pemudik hanya wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), kenapa bandara di Jogja ditutup? Di sisi lain Jogja belum menerapkan PSBB.

Selain itu Yogyakarta belajar dari wilayah lain, yakni Surabaya Raya. Di Jawa Timur, penerapan PSBB dilakukan oleh Surabaya. Namun, di luar wilayah itu sudah ada penyetopan kendaraan luar daerah.

“Artinya kalau kemudian daerah lain sudah mengambil tindakan seperti itu, Kita nanti terlambat. Kita nanti bisa jadi pusat penularan,” jelas Tavip.

Tavip juga menjelaskan bahwa tidak semua kendaraan dengan plat nomor luar DIY yang diminta putar balik. Karena ada pula warga Yogyakarta yang memiliki plat kendaraan luar. Terkait pengawasan, Dishub DIY telah menempatkan pos penjagaan di jalur alternatif maupun jalur tikus.


Baca Juga:
  • Penjelasan Kemenhub Mengenai 3 Fase Antisipasi Terkait Larangan Mudik Lebaran
  • Penjelasan Jokowi soal Adanya Kabar Pelonggaran PSBB
  • Berikut Penjelasan Kemenhub Terkait Orang yang Boleh Bepergian Selama Larangan Mudik Diberlakukan

Sedangkan pos pemeriksaan utama berada di tiga titik, yakni Temon Kulonprogo, di Tempel Sleman, dan Prambanan Sleman.

Kriteria pemudik yang ditolak belum diketahui, namun Presiden Jokowi sempat menjelaskan kriteria mudik dan pulang kampung. Menurutnya, mudik dilakukan menjelang Hari Raya Lebaran Idul Fitri, sedangkan pulang kampung dilakukan jauh sebelum memasuki bulan puasa Ramadhan.

Pendapat Jokowi tentang makna mudik dan pulang kampung diperkuat dengan pendapat Titi Setiyoningsih, S.Pd., M.Pd. selaku pengajar Bahasa dan Sastra Indonesia UNS sekaligus penulis buku.

“Kalau melihat fenomena mudik di Indonesia, identik dengan kepulangan menjelang libur lebaran. Kalau Pulkam tidak melulu harus ketika libur lebaran. Kalau melihat berita di televisi juga pasti setiap libur lebaran ada istilah arus mudik dan arus balik,” kata Titi saat dihubungi, Senin (27/4).

Meskipun pulang kampung bersinonim dengan mudik, kata Titi, kedua kata itu tidak bisa saling menggantikan satu dengan yang lainnya kalau sudah berbicara konteks.

Terkait keputusan Yogyakarta tolak pemudik, belum jelas sampai kapan keputusan ini diberlakukan. Yang jelas, langkah itu diambil untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Bagikan:
#berita hari ini#GUBERNUR DIY#Larangan mudik#PULANG KAMPUNG#SRI SULTAN HB X#Tavip Agus Rayanto#TITI SETIYONINGSIH#YOGYAKARTA TOLAK PEMUDIK

Berita Terkait

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Djawanews.com - Krisis geopolitik yang terjadi di Iran kembali menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi terbarukan. Ketegangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Saiful Ardianto 16 Mar 2026 12:03
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Djawanews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu kewaspadaan banyak negara Asia. Sejumlah pemerintah menempuh langkah cepat, mulai dari pembatasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Saiful Ardianto 10 Mar 2026 17:06

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
Berita Hari Ini

1

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
Berita Hari Ini

2

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up