Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Peluang Lanjutkan Pendidikan Jalur Afirmasi, Simak Syarat dan Besaran Beasiswa yang Diterima
Ilustrasi penerimaan siswa baru (Dok. Antara)

Peluang Lanjutkan Pendidikan Jalur Afirmasi, Simak Syarat dan Besaran Beasiswa yang Diterima

MS Hadi
MS Hadi 20 November 2022 at 11:05am

Djawanews.com – Pemerintah Indonesia setiap tahun ajaran baru membuka jalur afirmasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Jalur afirmasi disediakan untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga Perguruan Tinggi di berbagai daerah. Salah satunya penerapan jalur afirmasi, yakni pada PPDB 2022.

Namun, masih banyak calon peserta didik yang belum tahu apa itu jalur afirmasi. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyediakan jalur afirmasi untuk membantu para siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa menempuh pendidikan.

Apa Itu Jalur Afirmasi

Jalur afirmasi adalah jalur penerimaan peserta didik baru yang disediakan oleh pemerintah bagi siswa dengan latar belakang ekonomi kurang mampu. Jalur afirmasi merupakan salah satu bentuk program dari pemerintah pusat dan daerah untuk penanganan keluarga tidak mampu.

Jalur afirmasi dibuka dengan kuota yang terbatas. Berdasarkan kebijakan Permendikbud No.44 Tahun 2019, penerimaan siswa baru jalur afirmasi disediakan kuota sebanyak 15 persen dari total kuota PPDB tiap sekolah.

Pendaftar jalur afirmasi harus menyertakan beberapa bukti syarat, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Baca Juga:
  • Disdikbud OKU Timur Larang Sekolah Manfaatkan PPDB Jual Seragam Siswa
  • Mendikdasmen Resmi Ganti Nama PPDB Jadi SPMB, Ada 4 Jalur Penerimaan Siswa Baru
  • Ketua Komisi X DPR Tak Sependapat dengan Gibran soal Penghapusan Jalur Zonasi PPDB

Jalur Afirmasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Jalur afirmasi pada penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi diberikan dalam bentuk beasiswa. Beasiswa S1 diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang berusia maksimal 24 tahun. Mahasiswa yang mendaftar jalur afirmasi diperbolehkan memilih maksimal dua Perguruan Tinggi atau Politeknik.

Selain untuk mahasiswa kurang mampu, jalur afirmasi juga disediakan untuk beberapa kategori, yaitu:

  1. Berasal dari wilayah 3T (Terdepan, terpencil, dan terbelakang.
  2. Berasal dari Papua dan Papua Barat.
  3. Anak dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
  4. Penyandang disabilitas.

Ada empat jalur yang disediakan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar beasiswa afirmasi. Keempat jalur itu, yakni jalur tanpa tes, jalur mandiri, jalur Politeknik (dengan tes), serta jalur tes rapor (ADik).

Mahasiswa yang berhasil lolos seleksi jalur afirmasi akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp2,4 juta untuk biaya pendidikan per semester dan Rp6 juta untuk biaya hidup per semester. Uang beasiswa akan dibagikan tiap triwulan, sebesar Rp3 juta.

Beasiswa afirmasi juga menyediakan bentuk bantuan lain selain berupa uang. Mahasiswa penerima beasiswa afirmasi juga mendapatkan asuransi kesehatan, kecelakaan, dan kematian yang ditanggung pemerintah daerah.

Syarat Mendaftar Jalur Afirmasi

Pendaftaran Jalur Afirmasi memberlakukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta didik atau mahasiswa. Sejak tahun 2018, pemerintah menetapkan kebijakan tidak digunakannya SKTM sebagai syarat pendaftaran jalur afirmasi.

Berikut syarat-syarat pendaftaran jalur afirmasi.

  1. Peserta didik wajib berdomisili di dalam atau luar zonasi sekolah yang didaftar.
  2. Anak keluarga tidak mampu, yang masuk ke dalam golongan berikut ini:
  • Memiliki Kartu Indonesia Pintar
  • Penyandang Disabilitas
  • Anak Panti Asuhan
  • Anak dari tenaga kesehatan yang terdaftar di Dinas Kesehatan yang meninggal dunia selama penanganan COVID-19
  • Wali Murid yang terdaftar dalam program Kartu Pekerja
  • Terdaftar dalam: Program JakLingko, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Program Kartu Indonesia Sehat, Program Kartu Keluarga Sejahtera, Program Kartu Bantuan Pangan Non Tunai, Program Kartu Jakarta Pintar, Program Kartu Jakarta Pintar Plus
  1. Membuat surat pernyataan yang menyatakan kesediaan wali murid untuk diproses hukum apabila terbukti melakukan tindakan pemalsuan data.
  2. Melampirkan dokumen pendukung seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dll.

Jika seluruh persyaratan dokumen sudah lengkap, peserta didik dapat melakukan pendaftaran melalui situs PPDB di masing-masing daerah.

Demikian penjelasan jalur afirmasi pada penerimaan peserta didik baru atau mahasiswa baru. Pemerintah berharap dengan dibukanya jalur afirmasi dapat memudahkan akses pendidikan secara setara  bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#afirmasi#Beasiswa#beasiswa afirmasi#PPDB#Rekomendasi

Berita Terkait

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
    Berita Hari Ini

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

    Djawanews.com - Konsumsi LPG 3 kg bersubsidi secara nasional diproyeksikan mencapai 8,67 juta ton pada 2026. Angka tersebut melampaui kuota APBN 2026 sebesar 8 juta ton, sehingga tingkat penyerapannya diperkirakan mencapai 108,46%. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

    Saiful Ardianto 27 Aug 2026 11:31
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 17:18
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
    Berita Hari Ini

    Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

    Djawanews.com - Tokenized saham adalah bentuk digital yang merepresentasikan saham atau eksposur terhadap nilai saham melalui token di jaringan blockchain. Inovasi investasi saham tersebut mempertemukan instrumen ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
    Berita Hari Ini

    Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 20:26
  • Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
    Berita Hari Ini

    Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 12:31

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
Berita Hari Ini

1

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
Berita Hari Ini

2

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
Berita Hari Ini

3

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

4

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
Berita Hari Ini

5

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up