Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Moeldoko Bantah ‘Kecurangan Bagian Demokrasi’ yang Disinggung di Sidang Pemilu Presiden 2019

Moeldoko Bantah ‘Kecurangan Bagian Demokrasi’ yang Disinggung di Sidang Pemilu Presiden 2019

Usman Mahendra
Usman Mahendra 20 Juni 2019 at 09:33pm

Dalam sidang sengketa Pemilu Presiden 2019, nama Moeldoko disebut. Saksi mengatakan Moeldoko memberikan materi Kecurangan Bagian Demokrasi.

Dalam sidang di Gedung Mahkamah Konstitusi, nama Moeldoko disebut oleh salah satu saksi BPN Prabowo-Sandi. Saksi tersebut adalah salah satu caleg PBB, Hairul Anas Suaidi. Dalam kesaksian di sidang sengketa Pemilu Presiden 2019 tersebut, Hairul mengatakan bahwa Moeldoko memberikan materi ‘kecurangan bagian dari demokrasi’. Dalam kesaksiannya, Moeldoko memberikan materi tersebut saat melakukan pelatihan.

Moeldoko bantah pernyataan saksi sidang sengketa Pemilu Presiden 2019

Menanggapi pernyataan saksi BPN tersebut, Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Moeldoko, membantahnya. Moeldoko menepis bahwa dalam memberikan pelatihan ia memerintahkan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin untuk berlaku curang.

Dalam keterangannya di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Moeldoko mengklarifikasi kepada para wartawan. Ia mengaku memang memberikan pembekalan kepada saksi TKN Jokowi-Ma’ruf Amin. Saat memberikan materi, mantan jenderal tersebut menekankan kepada para saksi untuk waspada terhadap segala bentuk kecurangan. Karena kecurangan sangat mungkin terjadi dalam pesta demokrasi ini.

“Saya katakan kepada saksi, ‘Hei, hati-hati dalam sebuah demokrasi yang mengutamakan kebebasan maka kecurangan itu bisa saja terjadi. Jadi kamu para saksi harus hati-hati, harus aware, harus waspada’. Sampai saya tekankan kalau kalian yang pakai kacamata harus duduk di depan,” kata ketua harian TKN tersebut, Kamis (20/6/2019).

Menurut Moeldoko, keterangan yang diberikan saksi terkait ‘kecurangan bagian dari demokrasi’ yang muncul di sidang MK tidak tepat. Karena saat memberikan materi, konteksnya berbeda. Konteks materi yang disampaikannya saat itu hanya sebagai pengingat bahwa kecurangan bisa saja terjadi dalam demokrasi. Bukan bagian dari demokrasi.

“Bukan—bagian dari demokrasi, sekali lagi konteksnya, dalam sebuah demokrasi bisa saja kecurangan terjadi, siapapun bisa melakukan kecurangan, bahkan ada sebagian orang kalau nggak melakukan kecurangan nggak wajar, bahasa saya seperti itu kepada saksi. Karena apa, saya ingin membangun kewaspadaan kepada mereka. Iya, mengingatkan saja,” jelas Moeldoko kepada wartawan.

Moeldoko juga menepis kabar bahwa ia ikut memberikan pembelajaran kepada saksi untuk berlaku curang. “Saya tidak pernah sama sekali mengajarkan bagaimana kalian para saksi harus curang dan itu diakui oleh Anas. Dia mengakui saya tulis ini ‘tidak pernah diajarkan atau dilatih melakukan kecurangan’ dia sendiri mengatakan seperti itu,” jelas Moeldoko.

Hairul Anas, keponakan Mahfud MD jadi saksi BPN (kompasiana.com)

Menanggapi pernyataan Hairul Anas Suaidi, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, juga ikut memberikan komentarnya. Menurut Mahfud, kesaksian yang disampaikan oleh keponakannya tersebut masih berupa kesaksian mentah. Pembelaan Mantan Ketua MK tersebut juga memiliki kesamaan terhadap pembelaan yang dikeluarkan oleh Moeldoko.

Pembelaan Mahfud MD ia sampaikan saat wawancara Metrotvnews. Dalam pidatonya, ungkap Mahfud MD, Moeldoko memang mengatakan bahwa dalam demokrasi itu bisa curang. Namun Mahfud juga menjelaskan, pernyataan Moeldoko tersebut bukan sebuah ajakan untuk melakukan kecurangan.

“Moeldoko tidak menyuruh orang untuk curang, hanya bilang bahwa di demokrasi itu biasa terjadi kecurangan, tapi tidak mengajak curang kan?” lanjut Mahfud menanggapi kesaksian Anas dalam sidang Pemilu Presiden 2019, Kamis (20/06/2019).

Bagikan:
#berita hari ini#Jendral Moeldoko#MOELDOKO#PEMILU 2019#Pemilu Presiden#Pemilu Presiden 2019

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
Berita Hari Ini

1

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

2

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

3

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up