Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Meski Booster Digratiskan, Sentimen Negatif Soal Vaksin Masih Dominan

Meski Booster Digratiskan, Sentimen Negatif Soal Vaksin Masih Dominan

Usman Mahendra
Usman Mahendra 18 Januari 2022 at 12:46pm

Dilansir dari blog.netray.id: Presiden Joko Widodo menetapkan vaksinasi dosis ketiga atau booster gratis pada 11 Januari 2022 lalu. Kabar itu dinilai sebagai kabar baik, namun nyatanya di media sosial sentimen negatif mengenai vaksin masih mendominasi.

Netray melakukan pemantauan di media sosial Twitter menggunakan kata kunci “vaksin” selama periode pemantauan 8-14 Januari 2022. Hasilnya ditemukan lebih dari 124 ribu twit yang mencatut kata kunci tersebut.

Topik soal “vaksin” mengalami puncak perbincangan pada tanggal 11 Januari 2021 dengan total twit hampir menyentuh angka 30 ribu. Hari itu bertepatan dengan momentum pengumuman vaksin booster gratis yang disampaikan oleh Presiden.

Berikut pada Gambar 1 merupakan hasil analisis Netray untuk dapat melihat kata yang sering muncul dalam twit soal vaksin hiingga grafik waktu puncak perbincangan warganet soal topik tersebut.

gambar 2 peak time topik vaksin
sumber dashboard Netray

Kehalalan vaksin masih menjadi topik utama perbincangan warganet tentang program ini. Terlihat dari Top Word di dalam gambar 1, kosakata halal masih muncul di jajaran utama. Vaksin yang digunakan Indonesia selama ini merupakan vaksin yang diproduksi oleh beberapa negara dan ilmuwan non-muslim sehingga kehalalan vaksin selalu menjadi bahan perdebatan publik.

Kendati pemerintah telah menyatakan bahwa bahan atau proses pembuatan tak mengandung unsur haram dan telah dinyatakan aman atau halal bagi umat muslim tetapi hal itu masih memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah akun Twitter masih mempertanyakan soal kehalalan vaksin seperti contoh twit pada Gambar 3.

gambar 3 tweet kehalalan topik vaksin
sumber dashboard Netray

Tak hanya tentang kehalalan vaksin, namun kewajiban vaksinasi juga masih menjadi perdebatan publik hingga saat ini. Varian omicron yang justru menyerang orang-orang yang telah vaksin dua kali menjadi ajang kritik warganet tentang keefektifan vaksin. Sehingga publik pun mempertanyakan, ‘mengapa vaksin menjadi kewajiban yang memaksa.’

gambar 4 tweet pemaksaaan topik vaksin
sumber dashboard Netray

Mandatory Vaccine Digemakan Warganet

Mandatory vaccine atau kewajiban vaksin terus menjadi perdebatan publik hingga saat ini. Hal ini disebabkan oleh adanya peraturan mengikat yang mewajibkan vaksinasi bagi penerima vaksin. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi, Pasal 13A ayat 4 menyebutkan bahwa bagi orang yang telah ditetapkan sebagai penerima vaksin tapi tidak melakukan vaksinasi, dapat dikenai sanksi penundaan atau penghentian bansos, penundaan dan penghentian layanan administrasi pemerintahan, serta denda.

Selanjutnya, dalam Pasal 13B selain dikenakan sanksi seperti yang disebutkan di atas, penolak vaksin akan diberikan hukuman sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang wabah dan penyakit menular. Sontak hal ini menimbulkan kegaduhan di tengah publik. Program ini dianggap berlebihan bahkan dinilai tidak mempertimbangkan hak rakyat.

gambar 5 tweet mandatory vaccine
sumber dashboard Netray

Warganet: Kami Sudah Vaksin

Meski masih banyak perdebatan hingga kontra terhadap kebijakan penanggulangan pandemi ini, tak sedikit juga warganet yang menyambut baik program pemerintah tersebut. Dari total tweet yang telah dihimpun oleh Netray, 29 ribu diantaranya ialah tweet yang mengandung sentimen positif. Walaupun jumlah ini tersebut bernillai kecil, namun topik ini memberikan sinyal bahwa program pemerintah ini tak sepenuhnya ditolak oleh masyarakat Indonesia.

gambar 6 total sentimen topik vaksin
sumber dashboard Netray

Tweet bernada positif ditemukan di dalam perbincangan mengenai pengalaman warganet yang telah melakukan vaksin booster. Selain itu, warganet juga menyematkan harapan terkait adanya program vaksinasi booster ini seperti Gambar 1, yakni tentang kemajuan kesehatan di tengah pandemi yang terus melanda Indonesia.

gambar 7 tweet vaksin booster
sumber dashboard Netray

Dominasi sentimen negatif soal vaksin ini jadi salah satu tantangan dalam program vaksinasi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 17 Januari 2022 untuk vaksinasi dosis kedua baru mencapai 57,62% dari total target vaksin 208 juta penduduk. Padahal program vaksinasi sudah berjalan selama satu tahun.

Demikian pantauan Media Monitoring Netray terkait perbincangan warganet terhadap program vaksinasi. Simak ulasan isu terkini lainnya hanya di https://blog.netray.id/

Editor: Irwan Syambudi

Bagikan:
#media monitoring netray#Vaksin Booster

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
Berita Hari Ini

1

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

2

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

3

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up