Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Larangan dari Kim Jong-un Bagi Warga Korut, Tidak Boleh Pakai Jeans Ketat dan Rambut Mullet
Kim Jong-un larang warganya gunakan jeans ketat dan potongan rambut mullet (kompas.com)

Larangan dari Kim Jong-un Bagi Warga Korut, Tidak Boleh Pakai Jeans Ketat dan Rambut Mullet

Fajar Prasetyo
Fajar Prasetyo 21 Mei 2021 at 04:09pm

Djawanews.com - Korea Utara (Korut) adalah negara yang sangat tertutup dan memiliki segudang aturan ketat. Beberapa aturannya pun cukup aneh, mulai dari pariwisata, akses internet, gaya busana, hingga gaya rambut.

Baru-baru ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan telah melarang warga Korut untuk beberapa hal. Di antaranya larangan memakai skinny jeans atau jeans ketat, serta gaya rambut mullet.

Larangan ini kabarnya dikeluarkan Kim Jong-un dalam upaya mengendalikan kaum muda di negerinya. Menurut klaimnya, ripped dan skinny jeans, serta potongan rambut bergaya metal dipandang sebagai tanda ‘invasi gaya hidup kapitalis’.

Kim Jong-un disebut takut jika para pemuda di Korut terpengaruh 'budaya Barat' yang bisa menurunkan martabatnya. Di tengah kekhawatiran tersebut, Kim Jong-un juga khawatir jika pengaruh kapitalis ini dapat meruntuhkan rezimnya.

Kim Jong-un tampaknya kian cemas jika dirinya bakal digulingkan. Sebelumnya, ia pun mengatakan bahwa orang yang kedapatan memiliki mode aneh harus dikirim ke kamp kerja paksa.

Baca Juga:
  • Warga Korut Kesal dengan Gaya Hidup Putri Kim Jong Un yang Bermewah-mewahan
  • Bikin Kaget! Remaja Korea Utara Ditembak Mati karena Ketahuan Nonton Drakor, Ini Alasannya
  • Tragis! Kim Jong Un Hukum Mati 2 Remaja Korut karena Mengedarkan Drakor

Disebarkan Lewat Surat Kabar Korut

Larangan keras ini pun disebarluaskan lewat surat kabar Korut The Rodong Sinmun. Dalam surat kabar itu disebutkan bahwa item-item fashion itu harus segera dijauhkan karena bisa membuat negara runtuh seperti tembok yang rapuh.

Surat kabar itu juga bicara tentang prinsip yang mengatakan bahwa gaya hidup bisa memainkan peranan yang lebih penting untuk mengubah suatu negara. Tak peduli seberapa kuatnya pertahanan maupun kekuatan ekonomi yang dimiliki.

“Sejarah mengajarkan kita pelajaran penting bahwa negara dapat menjadi rentan dan akhirnya runtuh seperti tembok lembap. Terlepas dari kekuatan ekonomi dan pertahanannya, jika kita tidak mempertahankan gaya hidup kita sendiri,” demikian bunyi dalam editorial koran The Rodong Sinmun pekan lalu.

Koran The Rodong Sinmun juga menulis, “Kita harus waspada bahkan pada tanda sekecil apa pun dari gaya hidup kapitalistik dan berjuang untuk menyingkirkannya.”

Bagikan:
#KIM JONG UN#warga korut#korea utara#jeans ketat#skinny jeans#rambut mullet#meruntuhkan rezim

Berita Terkait

    Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP
    Berita Hari Ini

    Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP

    Djawanews.com - Kerja Sama Energi Bersih Indonesia dan Bangladesh kembali mendapat perhatian setelah Menteri Energi dan Mineral Bangladesh Iqbal Hassan Mahmood, MP, bersama delegasi mengunjungi Unit ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Danantara Rp17 Triliun ke Partners Group, Bidik Kredit Swasta Asia?
    Berita Hari Ini

    Investasi Danantara Rp17 Triliun ke Partners Group, Bidik Kredit Swasta Asia?

    Saiful Ardianto 30 Aug 2026 11:43
  • Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
    Berita Hari Ini

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

    Saiful Ardianto 27 Aug 2026 21:35
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

    Djawanews.com - Malaysia terus mendorong investasi data center berbasis AI seiring meningkatnya kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data untuk berbagai layanan digital. Johor menjadi salah satu kawasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 17:18
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
    Berita Hari Ini

    Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 11:14

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
Berita Hari Ini

1

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
Berita Hari Ini

2

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

3

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
Berita Hari Ini

4

Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP
Berita Hari Ini

5

Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up