Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Kapal Asing Thailand dan Vietnam Disebut Makin Berani Jarah Ikan di Laut Natuna
Kapal nelayan asing makin berani jarah ikan di Pulau Natuna (voi.id)

Kapal Asing Thailand dan Vietnam Disebut Makin Berani Jarah Ikan di Laut Natuna

Fajar Prasetyo
Fajar Prasetyo 07 Juni 2021 at 11:19am

Djawanews.com - Ketua Aliansi Nelayan Kabupaten Natuna, Herman, menyebutkan bahwa puluhan kapal ikan asing (KIA) makin berani menjarah hasil laut Pulau Natuna. Kapal yang dimaksud berasal dari Thailand dan Vietnam.

Sejumlah nelayan yang menggunakan KIA datang dari kedua negara tersebut jauh-jauh datang ke perairan Provinsi Kepulauan Riau. Bahkan seolah-olah dibiarkan begitu saja.

"Seolah-olah dibiarkan saja. Hampir tiap hari ada terus KIA di laut Natuna," kata Herman.

Herman mengatakan, KIA tersebut sudah hampir mengelilingi Laut Natuna. Rata-rata mereka berlayar di sebelah timur dan utara Pulau Natuna.

"Intinya masih masuk wilayah tangkap kita," ungkap Herman.

Menurutnya keberadaan KIA tersebut sangatlah merugikan tangkapan nelayan Natuna. Penangkapan yang mereka lakukan juga dapat merusak biota laut imbas penggunaan pukat harimau.

Selain itu, kapal-kapal asing itu berkapasitas 50 sampai 100 GT. Sedangkan kapal nelayan lokal hanya berkapasitas 20 sampai 30 GT.

"Ini juga menyangkut marwah NKRI. Masa kapal asing bebas berkeliaran di laut kita tanpa izin," tuturnya.

Baca Juga:
  • TNI AL Tangkap Tiga Kapal Ikan Berbendera Vietnam di Laut Natuna
  • Tegang di Laut Natuna, Kapal Pencuri Ikan Diberondong Peluru Saat Mau Kabur
  • China Klaim Laut Natuna, Begini Sikap Jokowi dan Prabowo

Mengintimidasi Nelayan Lokal

Lebih jauh, nelayan Thailand maupun Vietnam juga sering mengintimidasi nelayan Natuna. Nelayan lokal kerap dikejar bahkan tidak jarang nyaris ditabrak. Ini karena nelayan asing itu merasa terganggu dengan aktivitas nelayan setempat. Mereka bahkan menjaring ikan dengan menyebar pukat harimau.

"Takut menghalangi mereka mau sebar pukat harimau," ungkap Herman.

Herman mengaku sudah berulang kali melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, hingga berbagai stakeholder terkait. Namun, ia tidak mengetahui apakah laporannya ini ditindaklanjuti atau tidak.

Herman tidak menampik jika pengawasan oleh pihak berwajib di laut Natuna sudah maksimal. Namun pengawasan perlu ditingkatkan lagi agar nelayan asing tidak merajalela mengeruk kekayaan alam laut.

"Sebenarnya sudah jenuh melapor, nanti ada oknum tertentu yang marah," tegasnya.

Bagikan:
#kapal asing thailand#Vietnam#nelayan#pulau natuna#makin berani jarah ikan#hasil laut#intimidasi#pukat harimau#LAUT NATUNA

Berita Terkait

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Djawanews.com - PT Arkora Hydro Tbk atau Arkora Hydro (ARKO) menatap tahun 2026 dengan keyakinan tinggi. Emiten energi terbarukan ini dinilai berpeluang melanjutkan tren pertumbuhan setelah mencatat ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Saiful Ardianto 12 Mar 2026 12:18
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Djawanews.com - Di balik listrik yang menerangi rumah warga setiap malam, ada peran alam yang bekerja tanpa banyak suara. Hutan yang hijau, sungai yang tetap mengalir, ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pasokan Energi Asia Terancam Akibat Perang Iran-AS, Seberapa Banyak Sisa Stoknya?
    Berita Hari Ini

    Pasokan Energi Asia Terancam Akibat Perang Iran-AS, Seberapa Banyak Sisa Stoknya?

    Saiful Ardianto 09 Mar 2026 15:05
  • Cadangan Energi Indonesia Digenjot, Storage BBM Bergeser ke Sumatera?
    Berita Hari Ini

    Cadangan Energi Indonesia Digenjot, Storage BBM Bergeser ke Sumatera?

    Saiful Ardianto 06 Mar 2026 04:10

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pasokan Energi Asia Terancam Akibat Perang Iran-AS, Seberapa Banyak Sisa Stoknya?
Berita Hari Ini

1

Pasokan Energi Asia Terancam Akibat Perang Iran-AS, Seberapa Banyak Sisa Stoknya?

PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
Berita Hari Ini

2

PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

3

Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
Berita Hari Ini

4

Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
Berita Hari Ini

5

Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up