Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Jokowi Ingatkan BEM UI soal Tata Krama, Rocky Gerung: Sopan-Santun itu Kemunafikan Politik
Rocky Gerung (youtube.com)

Jokowi Ingatkan BEM UI soal Tata Krama, Rocky Gerung: Sopan-Santun itu Kemunafikan Politik

MS Hadi
MS Hadi 30 Juni 2021 at 12:17pm

Djawanews.com – Presiden Joko Widodo menanggapi kritik dari BEM Universitas Indonesia yang menjulukinya sebagai The King of Lip Service dengan santai. Dia mengaku tak masalah dengan kritik, namun mengingatkan tentang budaya tata krama dan sopan santun.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, kritik yang disampaikan dengan tata krama dan sopan santun itu tidak tepat. Sopan santun, menurutnya, merupakan sebuah kemunafikan dalam politik.

"Saya mau kasih poin, sopan santun itu adalah kemunafikan di dalam politik itu intinya. Jadi nggak perlu ada sopan santun," kata Rocky saat diskusi daring yang digelar Greenpeace, Selasa (29/6/2021).

Rocky menjelaskan, tata krama seharusnya bukan antara kritikus dan yang dikritik, apalagi jika kritik dilontarkan kepada pejabat publik. Seharusnya kritik tidak perlu dipagari tata krama.

Menurutnya, menyampaikan kritik kepada pejabat publik yang dibalut dengan sopan santun maupun tata krama hanya akan menghilangkan makna. Serta dapat menimbulkan manipulasi pesan yang ingin disampaikan.

"Tata krama buat orang yag lebih tua. Kalau kepada pejabat publik nggak boleh ada tata krama, nanti terjadi manupulasi dalam pesan," kata Rocky.

"Tata krama itu antar orang, bukan antara kritikus dengan yang dikritik, ngga ada. Gimana kita mau kritik kalau kita dipasang pagar tata krama. Jadi kritiklah sekeras-kerasnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Rocky juga menyinggung mengenai gerak tubuh Jokowi saat menyampaikan tanggapannya soal kritik. Dia menilai, gestur Jokowi saat memberikan respon terhadap polemik meme BEM UI memperlihatkan sikap yang tersinggung. Jokowi sengaja memoles ketersinggungannya untuk menahan amarah.

Salah satunya, kata Rocky yaitu menyampaikan kepada publik bahwa kritikan yang menyebutkannya dengan berbagai macam julukan sudah kerap diterima. Namun, kalimat selanjutnya itulah yag menunjukkan kejengkelannya karena dikritik.

"Jadi orang yang tersinggung ini menyampaikan sesuatu tetapi dia musti poles sendiri dengan menahan kemarahan. Kita bisa baca itu di dalam ilmu psikologi, jad tetap presiden jengkel. Karena itu secara bahaw sadar presiden tambahkan predikat iya silahkan kritik. Lalu dia berhenti sejenak (ngomong) tapi ingat. Nah 'tapi ingat' itu adalah ancaman," kata Rocky.

Kalimat singkat 'tapi ingat' yang diucapkan Jokowi, kata Rocky, kemudian diikuti dengan imbauan meskipun Indonesia adalah negara demokrasi, namun budaya sopan santun dan tata krama harus tetap dijaga.

Baca Juga:
  • Diberhentikan Sementara, Ketua BEM UI Bantah Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
  • BEM UI Undang Prabowo, Ganjar, dan Anies Kampanye di Kampus: Jika Memang Punya Nyali
  • Usai Kritik Pemerintah, Akun Twitter BEM UI diduga Diretas

Menurutnya, Jokowi membatasi kualitas kritik dengan menambahkan pernyataan soal tata krama. "Ada tata krama menghadap raja. Itu yang harus kita ingatkan jangan ada tambahkan predikat dalam demokrasi. Demokrasi itu adalah kritik, titik. Tata krama bukan bagian dari demokrasi," tegasnya.

Sebelumnya, Jokowi memberikan tanggapan terkait kritikan BEM UI hingga menyematkan julukan The King of Lip Service kepada orang nomor satu di Inonesia itu. Jokowi mengaku tak keberatan dikritik, sebab selama ini sudah banyak sebutan yang dilatakan padanya, sehingga menjadi hal yang biasa.

Sebelum ada sebutan The King of Lip Service, Jokowi mengaku sudah ada sederet julukan untuknya mulai dari planga plongo, klemar klemer, sampai bebek lumpuh dan bapak bipang. Sehingga, adanya sebutan baru bukan suatu hal yang perlu dibesar-besarkan.

"Ya itu kan sudah sejak lama ya, dulu ada yang bilang saya ini klemar klemer. Ada yang bilang saya itu plonga plongo, kemudian ganti lagi saya ini otoriter, kemudian ada yang ngomong saya ini bebek lumpuh dan baru-baru ini ada yang ngomong saya ini bapak bipang, dan terakhir ada yang menyampaikan saya ini The King of Lip Service," ujar Jokowi dalam tayangan yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (29/6/2021).

Menurut Jokowi, kritikan yang dilemparkan oleh BEM UI hanyalah sebatas ekspresi mahasiswa saja. Dia menegaskan, Indoensia sebagai negara demokratis pun terbuka dengan berbagai kritikan.

"Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi. Jadi kritik boleh saja," kata Jokowi.

Meski begitu, matan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan adanya budaya tata krama dan sopan santun yang harus ditaati oleh siapapun termasuk oleh para mahasiswa.

Dia mengimbau, disamping menyuarakan kritik, ada baiknya pula mahasiswa dan seluruh masyarakat juga menyurahkan energinya untuk fokus menangani pandemi COVID-19.

"Tapi juga ingat kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopan santunan. Ya saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat, tapi yang saat ini penting kita semuanya memang bersama-sama fokus dalam penanganan COVID-19," kata Jokowi.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#Rocky Gerung#JOKOWI#BEM UI#Kritikan#Kritik sopan

Berita Terkait

    Buyback Saham TOBA: Alokasikan Dana Rp586,27 Miliar untuk Meningkatkan Nilai Pemegang Saham
    Berita Hari Ini

    Buyback Saham TOBA: Alokasikan Dana Rp586,27 Miliar untuk Meningkatkan Nilai Pemegang Saham

    Djawanews.com - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengambil langkah strategis dengan melakukan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 825.740.293 lembar saham. Dalam aksi buyback saham TOBA, perusahaan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Status Waduk PLTA Koto Panjang: Debit Air Naik, Kondisi Terbaru Masih Aman?
    Berita Hari Ini

    Status Waduk PLTA Koto Panjang: Debit Air Naik, Kondisi Terbaru Masih Aman?

    Saiful Ardianto 29 Dec 2025 11:44
  • PLN EPI Perkuat Pengembangan dan Pengelolaan Biomassa untuk Energi Hijau Nasional
    Berita Hari Ini

    PLN EPI Perkuat Pengembangan dan Pengelolaan Biomassa untuk Energi Hijau Nasional

    Saiful Ardianto 24 Dec 2025 15:47
  • Pembangunan PLTN di Bulan Jadi Langkah Strategis China dan Rusia
    Berita Hari Ini

    Pembangunan PLTN di Bulan Jadi Langkah Strategis China dan Rusia

    Djawanews.com - Kerja sama luar angkasa antara China dan Rusia menorehkan babak baru dengan rencana pembangunan PLTN di Bulan yang ditargetkan rampung pada 2036. Proyek ambisius tersebut ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pertamina Trans Kontinental (PTK) Dorong Ketahanan Pangan Lewat Desa Energi Berdikari
    Berita Hari Ini

    Pertamina Trans Kontinental (PTK) Dorong Ketahanan Pangan Lewat Desa Energi Berdikari

    Saiful Ardianto 23 Dec 2025 14:42
  • PLTA di Sungai Yarlung Tsangpo Bakal Jadi Proyek Energi Terbesar di Dunia?
    Berita Hari Ini

    PLTA di Sungai Yarlung Tsangpo Bakal Jadi Proyek Energi Terbesar di Dunia?

    Saiful Ardianto 23 Dec 2025 11:39

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Status Waduk PLTA Koto Panjang: Debit Air Naik, Kondisi Terbaru Masih Aman?
Berita Hari Ini

1

Status Waduk PLTA Koto Panjang: Debit Air Naik, Kondisi Terbaru Masih Aman?

Buyback Saham TOBA: Alokasikan Dana Rp586,27 Miliar untuk Meningkatkan Nilai Pemegang Saham
Berita Hari Ini

2

Buyback Saham TOBA: Alokasikan Dana Rp586,27 Miliar untuk Meningkatkan Nilai Pemegang Saham

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up