Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Jadwal Sidang Sengketa Hasil Pemilu Presiden 2019 Tahap II

Jadwal Sidang Sengketa Hasil Pemilu Presiden 2019 Tahap II

Usman Mahendra
Usman Mahendra 17 Juni 2019 at 12:49am

Sidang sengketa Pemilu Presiden 2019 tahap pertama telah selesai. Saat ini masih menunggu sidang sengketa selanjutnya.

Sidang sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 tahap pertama telah selesai dilaksanakan. Sidang tersebut berhasil dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Juni 2019, sore kemarin, di Mahkamah Konstitusi (MK). Tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan sidang tahap pertama tersebut.

Jadwal sidang sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 telah dikeluarkan

Anwar Usman selaku ketua Mahkama Konstitusi sekaligus majelis hakim telah menentukan jadwal sidang sengketa hasil pemilu tahap kedua. Sidang tersebut akan dilaksanakan pada hari Selasa (18/6/2019) mendatang.

Ada tiga agenda dalam sidang kedua sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 mendatang. Agenda pertama adalah mendengarkan jawaban atau tanggapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai termohon. KPU akan memberikan tanggapan atas gugatan yang dibacakan tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Selain mendengarkan tanggapan, persidangan tersebut juga akan mendengarkan keterangan dari beberapa pihak yang terkait. Pihak-pihak tersebut adalah dari kuasa hukum Tim Kampanye Nasional (TKN), Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, serta dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Agenda ketiga adalah pengesahan alat bukti dari KPU, TKN Jokowi-Ma’ruf, serta tambahan dari BPN Prabowo-Sandiaga. Barang bukti tersebut akan dijelaskan dalam sidang tahap kedua nanti.

“Agendanya untuk mendengarkan jawaban termohon, kemudian keterangan pihak terkait dan Bawaslu, serta pengesahan alat bukti dari termohon, terkait, dan mungkin ada tambahan dari pemohon,” jelas Anwar Usman dalam persidangan tahap pertama.

Dalam tahap pertama persidangan, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi memang mengemukakan beberapa materi terkait proses kecurangan Pilpres 2019. Salah satu materi tersebut adalah sumber dana kampanye Paslon 01 yang mencurigakan.

Bambang Widjojanto selaku ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandi mengungkapkan temuannya dalam sidang tahap pertama tersebut. Ia mengatakan bahwa sumbangan dana kampanye yang diperoleh Jokowi-Maruf dinilai janggal. BW juga menilai bahwa total harta kekayaan pribadi Jokowi tidak sesuai dengan dengan besaran dana kampanye yang disumbangkan.

Kecurigaan BW tersebut didasarkan pada Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Joko Widodo. Memang LHKPN tersebut diumumkan KPU pada 12 April 2019. Dalam laporan tersebut dikatakan bahwa total harta kekayaan Jokowi mencapai Rp50 miliar dengan kas dan setara kas sebanyak Rp6 miliar.

Sedangkan dalam Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye yang diterima pada tanggal 25 April 2019 dinilai BW menunjukkan hal lain. Dalam laporan tersebut terdapat sumbangan pribadi Jokowi dalam bentuk uang dengan jumlah mencapai Rp19,5 miliar. Sedangkan sumbangan dalam bentuk barang sebesar Rp25 juta.

Tim kuasa hukum 02 merasa janggal setelah menemukan temuan tersebut. Bambang juga mengatakan bahwa kejanggalan tersebut karena dalam waktu 13 hari, dana kampanye bertambah sebanyak Rp13 Milliar.

“Menjadi janggal ketika kas dan setara kas di dalam Harta Kekayaan pribadi Joko Widodo berdasarkan LHKPN hanya berjumlah Rp 6 Miliar, tertanggal 12 April 2019, mampu menyumbang ke rekening kampanye Rp 19 Miliar pada 25 April 2019. Dalam waktu 13 hari bertambah Rp 13 Miliar,” ujar Bambang saat membacakan permohonan sengketa Pemilu Presiden 2019.

Bagikan:
#berita hari ini#hasil pilpres 2019#Mahkama Konstitusi#PEMILU 2019#sengketa Pemilu#SIDANG SENGKETA PEMILU

Berita Terkait

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
    Berita Hari Ini

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

    Djawanews.com - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang yang berlokasi di Kalimantan Utara sedang memicu kontroversi, meskipun mengusung label "energi hijau" yang seharusnya ramah lingkungan. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?
    Berita Hari Ini

    Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?

    Saiful Ardianto 09 Feb 2026 12:49
  • PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?
    Berita Hari Ini

    PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?

    Saiful Ardianto 06 Feb 2026 12:33
  • Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?
    Berita Hari Ini

    Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?

    Djawanews.com - PT Medco Energi Internasional Tbk atau Medco Energi (MEDC) kembali memperkuat struktur pendanaannya melalui fasilitas kredit baru. Emiten energi terintegrasi ini menandatangani perjanjian kredit ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?
    Berita Hari Ini

    Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?

    Saiful Ardianto 04 Feb 2026 13:09
  • Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?
    Berita Hari Ini

    Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?

    Saiful Ardianto 03 Feb 2026 12:59

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
Berita Hari Ini

1

Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up