Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Hubbul Wathan Minal Iman Sudah Didiskusikan Sejak Sekitar 500 Tahun Lalu
Dr. H. Hilmy muhammad, M.A. dalam Seminar Nasional Kebangsaan Hari Santri 2021

Hubbul Wathan Minal Iman Sudah Didiskusikan Sejak Sekitar 500 Tahun Lalu

MS Hadi
MS Hadi 20 Oktober 2021 at 07:19pm

Djawanews.com – Nahdlatul Ulama (NU) akrab dengan jargon hubbul wathan minal iman. Jargon itu kembali dimunculkan K.H. Abdul Wahab Hasbullah dan kemudian diabadikan dalam mars Syubbanul Wathan. Tetapi dari mana sesungguhnya jargon tersebut?

Dr. H. Hilmy muhammad, M.A. mengutarakan bahwa hubbul wathan minal iman bukan diungkapkan pertama kali oleh seorang misionaris Kristen bernama Butrus Bustani, tapi sudah didiskusikan di antaranya oleh Imam Sakhawi lebih dari 500 tahun yang lalu.

“Mengatakan bahwa hubbul wathan minal iman disampaikan oleh Butrus Bustani (1819 M.) adalah pemahaman sejarah yang keliru. Sementara lebih dari 500 tahun yang lalu, Imam Sakhawi (1438 M.) sudah berdialog terkait jargon tersebut. Dan jargon itu memang bukan hadits, tapi kebenaran pengertian itu bisa dibuktikan melalui pernyataan-pernyataan Kanjeng Nabi Muhammad shallallahu ‘alayh wasallam, yang menunjukkan kecintaan beliau terhadap tanah air,” terang pria yang akrab disapa Gus Hilmy pada Seminar Nasional Kebangsaan Hari Santri 2021 yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta pada Selasa (19/10) siang melalui aplikasi Zoom.

Selain hubbul wathan minal iman, NU juga memiliki jargon “NKRI Harga Mati”. Keniscayaan dari kedua jargon itu, menurut anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut, santri harus mengambil peran dengan sebaik-baiknya.

“Ketika mencintai negeri kita, maka kewajiban kita adalah berupaya dan memberikan partisipasi semampu kita. Santri dengan demikian tidak cukup belajar agama, tetapi bagaimana berperan dan berupaya mengisi pos-pos yang ada di negara,” ujar Senator asal Yogyakarta itu.

Hari Santri memang baru ditetapkan pada 2015, tetapi sesungguhnya perjuangan untuk itu sudah dimulai sejak belasan tahun sebelumnya. Di antaranya oleh Almarhum Mohammad Fajrul Falaakh, S.H., MA., M.Sc., putra dari Prof. KH. Tolchah Mansoer dan kakak kandung Dra. Hj. Safira Machrusah, M.A. Pakar Hukum Tata Negara dari UGM ini menjadi salah seorang yang mengkaji dan menggelorakan kembali peran Resolusi Jihad dalam perang melawan penjajah di Surabaya, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan, 10 November. Sayangnya, belum menikmati hasil perjuangannya, beliau sudah meninggal dunia.

Baca Juga:
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
  • Indonesia Bukan Jalur Agresi, Senator Gus Hilmy Desak Pemerintah Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
  • Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

Sementara kita sebagai santri yang hari ini mendapatkan berkahnya, menurut Gus Hilmy, memiliki kewajiban untuk mengisi dan membuktikannya. Pertama, santri harus sembodo, artinya kita harus siap dan sadar diri dengan peluang yang sama. Kalau yang lain ada beasiswa, bagi santri juga ada beasiswa khusus santri. Lalu bisa tidak kita mengisinya?

Demikian pula dari sisi kebersihan dan kesehatan pesantren, kita tidak boleh memiliki standar yang buruk. Justru kita harus memantaskan diri bahwa kita layak diberi Hari Santri dan UU Pesantren.

Kedua, santri harus berani, alias memiliki mentalitas pemenang, tidak minderan. Dengan cara demikian, santri bisa meningkat kualitas diri sehingga dapat mengisi ruang-ruang sesuai minat.

Dilanjutkan oleh pembicara kedua, yaitu Hj. Safira Machrusah, ia mengawali dengan memperjelas kembali arti santri dan sejarah pendirian NU. Presentasinya ini menjadi titik untuk melihat peran NU di masa lalu dan kemudian dapat direfleksikan untuk santri saat ini.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Aljazair tersebut, di masa lalu NU telah berperan bagi perdamaian dunia. Salah satunya ditunjukkan dengan dukungan kepada kemerdekaan Aljazair pada 1962. Selain itu, NU juga terlibat dalam perdamaian Kaum Pattani Thailand dengan negaranya. Peran-peran perdamaian NU lainnya terlalu banyak untuk disebutkan, seperti di Palestina.

“Mengapa demikian, karena NU dari dulu menunjukkan sikap toleransi, perdamaian, bersikap tengah, dan adil. Jadi, santri itu salah satu dari pilar perdamaian,” ujar Safira.

Pembicara terakhir adalah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNU Yogyakarta Dr. Drs. Senawi, M.P. Ia menyampaikan strategi santri dalam menghadapi tantangan global. Menurutnya, pokok dari globalisasi adalah perubahan. Hal ini karena terjadi keterbukaan antarnegara sehingga budaya dari berbagai negara akan masuk ke negara kita.

“Setiap perubahan harus disikapi sebagai tantangan, bukan ancaman. Tantangan akan mendorongkan untuk menampilkan potensi kita sehingga kita bisa menempatkan diri dan negara kita. Pada akhirnya kita akan dapat survive,” kata Senawi.

Dengan demikian, globalisasi memaksa kita untuk lebih berkualitas sehingga kita dituntut untuk meningkatkan SDM yang mampu berdaya saing.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#NAHDLATUL ULAMA#UNU#hubbul wathan minal iman#Safira Machrusah#Gus Hilmy#Hilmy Muhammad

Berita Terkait

    Investasi Bodong Bisnis Tahu Bulat Bikin Geger di Cikarang
    Berita Hari Ini

    Investasi Bodong Bisnis Tahu Bulat Bikin Geger di Cikarang

    Djawanews.com - Kasus dugaan investasi bodong bisnis tahu bulat berujung pada penangkapan seorang pria berinisial AS alias Doplang di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Ia diduga menawarkan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Ekspansi ke Luar Negeri, 90% Investasi Barito Pacific Tetap di Indonesia Bikin Geger!
    Berita Hari Ini

    Ekspansi ke Luar Negeri, 90% Investasi Barito Pacific Tetap di Indonesia Bikin Geger!

    Saiful Ardianto 21 Sep 2026 19:53
  • Gendut! Danantara Bangun PSEL Bogor Raya 1, Investasi Capai Rp2,8 Triliun
    Berita Hari Ini

    Gendut! Danantara Bangun PSEL Bogor Raya 1, Investasi Capai Rp2,8 Triliun

    Saiful Ardianto 18 Sep 2026 19:33
  • Indonesia-Kanada Jajaki Investasi Mineral Kritis dan Energi Nuklir, Bikin Untung atau Buntung?
    Berita Hari Ini

    Indonesia-Kanada Jajaki Investasi Mineral Kritis dan Energi Nuklir, Bikin Untung atau Buntung?

    Djawanews.com - Indonesia dan Kanada menjajaki perluasan kerja sama ekonomi, mulai dari investasi mineral kritis hingga pengembangan energi nuklir. Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan Menteri Koordinator ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Beneran Nih? Pengembangan Industri Gas di Probolinggo Bakal Majukan Investasi dan Lapangan Kerja
    Berita Hari Ini

    Beneran Nih? Pengembangan Industri Gas di Probolinggo Bakal Majukan Investasi dan Lapangan Kerja

    Saiful Ardianto 16 Sep 2026 19:20
  • Investasi Rusal di Indonesia Didorong Masuk hingga Industri Aluminium, Bukan Sekadar Alumina
    Berita Hari Ini

    Investasi Rusal di Indonesia Didorong Masuk hingga Industri Aluminium, Bukan Sekadar Alumina

    Saiful Ardianto 15 Sep 2026 18:35

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Investasi Bodong Bisnis Tahu Bulat Bikin Geger di Cikarang
Berita Hari Ini

1

Investasi Bodong Bisnis Tahu Bulat Bikin Geger di Cikarang

Ekspansi ke Luar Negeri, 90% Investasi Barito Pacific Tetap di Indonesia Bikin Geger!
Berita Hari Ini

2

Ekspansi ke Luar Negeri, 90% Investasi Barito Pacific Tetap di Indonesia Bikin Geger!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up