Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Heboh Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Begini Faktanya!

Heboh Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Begini Faktanya!

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 14 Januari 2020 at 07:54am

Semarang, (14/1/2020) — Sekelompok orang di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah yang mendeklarasikan diri mereka sebagai Keraton Agung Sejagat membuat heboh warganet.

Berdasarkan foto yang beredar di media sosial, kelompok ini mengadakan acara Wilujengan dan Kirab Budaya pada Jumat-Minggu, 10-12 Januari 2020.

Kemunculan kelompok Keraton Agung Sejagat membuat warga resah karena mengklaim diri mereka sebagai kerajaan baru setelah 500 tahun berakhirnya kerajaan Majapahit pada 1518 sampai 2018.

Keraton Agung Sejagat sebut punya 450 pengikut

Keraton Agung Sejagat dipimpin oleh seseorang bernama Totok Santosa Hadiningrat yang biasa dipanggil Sinuwun dan memiliki istri bernama Dyah Gitarja yang disebut sebagai Kanjeng Ratu.

Sang Sinuwun menyebut dirinya merupakan Rangkai Mataram Agung yang menjadi juru damai dunia. Selain itu, Totok juga menyatakan bahwa Keraton Agung Sejagat merupakan induk dari seluruh Kingdom State Tribun Koloni yang ada di seluruh dunia, mengutip Tribunnews.

Berdasarkan informasi yang beredar, pengikut Keraton Agung Sejagat ini ditaksir mencapai 450 orang.

Berikut beberapa fakta terkait Keraton Agung Sejagat:

1. Mengaku bukan kelompok sesat

Keraton Agung Sejagat

Pemimpin Keraton Agung Sejagat Totok Santosa Hadiningrat (Facebook)

Penasehat Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat menegaskan, Keraton Agung Sejagat bukan aliran sesat sebagaimana yang dikhawatirkan oleh warga.

Ia pun menjelaskan, Keraton Agung Sejagat merupakan kerajaan dunia yang muncul karena telah berakhirnya perjanjian 500 tahun yang lalu, terhitung sejak 1518 hingga 2018.

Perjanjian itu dikatakan Joyodiningrat, dilakukan oleh Dyah Ranawijaya sebagai penguasa Kerajaan Majapahit dengan bangsa Portugis sebagai wakil orang barat alias bekas koloni kekaisaran Romawi di Malaka pada 1518.

Di akhir perjanjian disebutkan, pasca berakhirnya dominasi kekuasaan Barat yang mengontrol dunia—didominasi Amerekia Serikat setelah perang dunia II, kekuasaan tertinggi harus dikembalikan kepada pemilikknya, yakni Keraton Agung Sejagat sebagai penerus Medang Majapahit yang merupakan Dinasti Sanjaya dan Syailendra.

2. Mendapat sorotan Gubernur Jawa Tengah

Viralnya Keraton Agung Sejagat rupanya menyedot perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar mengimbau agar keberadaan kelompok tersebut tidak membuat resah warga.

“Pemerintah Purworejo harus memberikan perlindungan, meminta klarifikasi sehingga bisa jadi jelas,” tergas Ganjar.


Baca Juga:
  • Sejarah Penanggalan Jawa dan Akulturasi dengan Islam di Nusantara
  • Viral! “Raja” Baru King of the King” Klaim Punya Harta Puluhan Ribu Triliun dan Akan Beli 3.000 Jet Tempur
  • Tes Psikologi Raja Keraton Agung Sejagat: Si Toto Sang Penghayal

3. Punya bangunan berupa pendopo

Sebuah bangunan, semacam pendopo yang belum selesai pembangunannya, menjadi penanda keberadaan Keraton tersebut.

Di sebelah utara, terdapat sebuah kolam yang keberadaannya sangat disakralkan. Di sana, juga terdapat sebuah batu prasasti yang ditulis dengan huruf Jawa. Di bagian kiri prasasti ada dua telapak kaki dan pada bagian kanan ada semacam simbol.

Kelompok Keraton Agung Sejagat menyebut prasati ini sebagai prasasti I Bumi Mataram.

Bagikan:
#berita hari ini#GANJAR PRANOWO#KERATON#Keraton Agung Sejagat#PURWOEJO#Totok Santosa Hadiningrat

Berita Terkait

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    Djawanews.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah (25/4) harus menjadi titik koreksi arah desentralisasi. Otonomi tidak cukup diperingati, tetapi harus dijalankan dengan kewenangan nyata di daerah serta memberi ruang ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
    Berita Hari Ini

    Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

    Saiful Ardianto 24 Apr 2026 18:58
  • Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
    Berita Hari Ini

    Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

    Saiful Ardianto 23 Apr 2026 07:52
  • Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

    YOGYAKARTA - Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut mendapat perhatian serius setelah Pemerintah Kabupaten Garut melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
    Berita Hari Ini

    Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

    Saiful Ardianto 21 Apr 2026 16:28
  • Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?
    Berita Hari Ini

    Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?

    Saiful Ardianto 17 Apr 2026 17:21

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
Berita Hari Ini

1

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
Berita Hari Ini

2

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
Berita Hari Ini

3

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
Berita Hari Ini

4

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Berita Hari Ini

5

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up