Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Dinkes DKI Bakal Sebar Nyamuk Wolbachia Mulai 4 Oktober, 800 Warga Siap Jadi Orang Tua Asuh
Nyamuk Aides Agepti penyebab terjadinya DBD (ANTARA)

Dinkes DKI Bakal Sebar Nyamuk Wolbachia Mulai 4 Oktober, 800 Warga Siap Jadi Orang Tua Asuh

MS Hadi
MS Hadi 27 September 2024 at 08:07am

Djawanews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera memulai program pelepasan nyamuk ber-Wolbachia sebagai upaya pengendalian demam berdarah (DBD) di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Program ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam menurunkan jumlah kasus DBD yang tinggi di wilayah tersebut.

Tahap pertama dari program ini akan dimulai pada 4 Oktober mendatang, dengan lokasi fokus di RW 7, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan.

Dalam penyebarannya nanti, Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan meletakkan ember yang masing-masing berisi ratusan telur nyamuk wolbachia. Dinkes menargetkan sebanyak 1.474 ember untuk ditempatkan di sana.

"Jadi memang sudah di-mapping, dipetakan, ditentukan luas berapa meter. Ada ember, luas 50x50 meter persegi. Jadi, setiap 50x50 meter persegi pasti diletakkan satu ember," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan, Kamis, 26 September.

Nantinya, ember tersebut akan dipantau oleh warga setempat yang disebut orang tua asuh. Orang tua asuh akan bertugas untuk memastikan nyamuk di ember-ember itu dapat menetas.

Ia menyebut sekitar 800 warga siap menjadi orang tua asuh nyamuk wolbachia itu. Penjagaan penyebaran nyamuk wolbachia ini juga didampingi oleh Jajaran Dinkes DKI serta kader jumantik.

"Orang tua asuh ini sangat penting untuk menjaga, supaya ember ini, sampai dengan 2 minggu sebelum rilis, dia aman. Sehingga, pas dirilis masih dalam keadaan baik, enggak kebuang isinya. Itu saja sebetulnya tugasnya," tutur Ani.

Baca Juga:
  • Cara Mengusir Nyamuk di Ruangan Terbuka, dari Teras hingga Halaman Rumah
  • Hari Nyamuk Sedunia
  • Nyamuk Lebih Suka Gigit Bayi Daripada Orang Dewasa, Kenapa?

Ani memperkirakan, hanya sekitar 80 persen dari total telur dalam satu ember yang menetas. Setelah itu, nyamuk wolbachia kembali dilepas secara berkala di lokasi yang sama selama 6 bulan.

Dinkes DKI menargetkan populasi nyamuk wolbachia di Kembangan pada 6 bulan kemudian sebesar 60 persen dari total nyamuk yang ada.

"Kita lihat berapa persennya antara yang positif mengandung wolbachia atau tidak. Jadi nyamuknya ditangkap, terus di-PCR, dicek di laboratorium mengandung wolbachia atau tidak. Lalu kita bandingkan ya antara ditangkap ketemu berapa persen yang ber-wolbachia," urai Ani.

Terpisah, Camat Kembangan Joko Sukarno mengaku jumlah kasus DBD terbanyak di Jakarta berada di daerahnya. Sehingga, pemerintah memprioritaskan wilayah dengan penyebaran DBD tertinggi seperti di Kembangan sebagai lokasi pertama penyebaran wolbachia.

"Melalui berbagai sisi asesmen, (Kembangan) termasuk kasus DBD-nya yang tinggi. Sehingga, direkomendasikan Kecamatan Kembangan menjadi pelopor program nyamuk ber-wolbachia," ucap Joko.

Untuk diketahui, pengendalian DBD dilakukan pertama-tama dengan memasukkan bakteri Wolbachia ke dalam telur nyamuk Aedes aegypti.

Ketika nyamuk aedes aegypti jantan yang ber-wolbachia kawin dengan nyamuk betina liar tanpa bakteri wolbachia, maka virus dengue yang ada pada nyamuk betina diblok, sehingga telurnya tidak menetas.

Di Indonesia, telur nyamuk jantan yang ber-Wolbachia dan betina dimasukkan di dalam ember yang dititipkan di rumah warga. Lalu nyamuk akan berkembang biak dan menghasilkan populasi nyamuk Aedes aegypti di lingkungan yang ber wolbachia.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews

Berita Terkait

    Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menyampaikan dukungan penuh atas rencana kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Saiful Ardianto 13 Oct 2026 19:29
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    YOGYAKARTA - PT Prambanan Investasi Sukses (PIS) melepas 545 juta saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) kepada PT Beruntung Berkat Sejahtera (BBS). Transaksi senilai Rp179,85 miliar ini ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46
  • Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?
    Berita Hari Ini

    Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?

    Saiful Ardianto 08 Oct 2026 19:38

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
Berita Hari Ini

1

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
Berita Hari Ini

2

Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

3

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up