Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Buntut Cak Nun Sebut Jokowi Firaun, Kata ‘Kesambet’ Naik di Twitter

Buntut Cak Nun Sebut Jokowi Firaun, Kata ‘Kesambet’ Naik di Twitter

Usman Mahendra
Usman Mahendra 25 Januari 2023 at 12:24pm

Dilansir dari blog.netray.id: Muhammad Ainun Nadjib atau yang kerap disapa Cak Nun sedang menjadi perhatian publik. Pemicunya adalah ceramah Cak Nun yang mengibaratkan presiden Joko Widodo sebagai Firaun. Ceramah ini ia sampaikan pada momen pengajian Maiyah di Tamantirto, Kasihan, Bantul, DIY, Sabtu 14 Januari 2023 malam.

Cak Nun telah memberikan klarifikasi terkait permasalahan ini. Ia meminta maaf dan mengaku kesambet saat memberikan ceramah. Kesambet dalam KBBI berarti sakit dan mendadak pingsan karena gangguan roh jahat. Namun, dalam konteks pembelaan Cak Nun yang disampaikan di kanal YouTube CakNun.com, kesambet yang dimaksud adalah ketidakmampuan diri untuk mengontrol ucapan yang seharusnya tidak diucapkan.

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui kanal YouTube CakNun.com dengan judul “Mbah Nun Kesambet” pada Selasa 17 Januari 2023. Pasca naiknya video klarifikasi tersebut, selain topik Cak Nun yang menjadi populer, intensitas penggunaan kata ‘kesambet’ turut menanjak selama pemantauan.

Netray Media Monitoring memantau kata kunci cak nun dan kesambet untuk melihat bagaimana perbincangan warganet terkait permasalahan ini dengan periode 14-22 Januari 2023 di media sosial Twitter. Berikut hasilnya.

Gambar 1. Peak Time perbincangan Cak Nun
Gambar 2. Peak Time kata kunci “kesambet”

Perbincangan warganet terkait permasalahan ceramah Cak Nun terpantau mulai aktif dua hari setelah acara Maiyah digelar, yaitu pada Senin 16 Januari 2023 dengan kehadiran 4.831 twit yang mengandung kata kunci. Perbincangan pada saat itu masih dikuasai kata kunci cak nun, sedangkan kata kunci kesambet baru mulai ramai digunakan sejak hari Rabu 18 Januari 2023.

Hal tersebut dipicu oleh klarifikasi Cak Nun yang meminta maaf dan mengaku ‘kesambet’ karena mengucapkan hal yang tidak seharusnya diucapkan dalam ceramahnya sehingga menyakiti banyak orang. Perbincangan yang merujuk pada Cak Nun mencapai puncaknya pada 18 Januari 2023 dengan total 18.866 twit. Secara umum intensitas perbincangan terpantau mereda untuk beberapa hari setelahnya. Meskipun terhitung masih cukup tinggi hingga akhir periode pemantauan.

Selama sembilan hari pemantauan, Netray Media Monitoring mendapati 76.618 twit dengan kata kunci telah diunggah warganet. Impresi atas unggahan-unggahan ini terpantau sebesar 38,6 juta kali dalam bentuk reply, retweet, dan favorites. Secara potensial, perbincangan terkait ceramah Cak Nun dapat menjangkau setidaknya hingga 114,3 juta akun Twitter berbahasa Indonesia.

Gambar 3. Statistik perbincangan warganet

Secara garis besar, twit dengan sentimen negatif menguasai perbincangan. Totalnya mencapai angka 50.911 twit. Sedangkan sentimen positif hanya muncul di angka 12.809 twit saja. Sisanya adalah twit dengan sentimen netral. Twit dengan sentimen negatif juga memuncak pada tanggal 18 Januari 2023, bertepatan dengan melonjaknya perbincangan dengan kata kunci kesambet.

Gambar 4. Tren sentimen twit warganet

Penyerang dan Pembela Cak Nun

Sejumlah akun terpantau mendominasi perbincangan dengan torehan impresi yang tinggi. Menempati posisi pertama adalah akun @ekowboy2 yang mengumpulkan setidaknya 30.328 total impresi. Akun ini membuat serangkaian twit yang sebagian besar membela Cak Nun. 

Gambar 5. Grafik Top Accounts
Gambar 6. Twit dari akun @ekowboy2

Yang menarik dari narasi yang dibangun @ekowboy2 adalah tak hanya membela Cak Nun, ia juga menyebut para penyerang sosok Cak Nun adalah gerombolan pendukung Ganjar Pranowo. @ekowboy2 melihat bahwa kelompok yang menyerang Cak Nun adalah yang juga terbiasa menghina Anies Baswedan.

Gambar 7. Nama Ganjar muncul dalam perbincangan isu ceramah Cak Nun

Akun @Dennysiregar7 menjadi akun yang meraup impresi kedua terbanyak. Twit dari akun ini tampaknya memiliki visi yang berbeda dengan akun @ekowboy2. @Dennysiregar7 melihat bahwa ceramah Cak Nun yang menyebut Presiden Joko Widodo sebagai Firaun adalah sebuah kesalahan. Sebab bukan porsi Cak Nun untuk berbicara politik.

Gambar 8. Twit dari akun @Dennysiregar7
cak nun
Gambar 9. Twit dangan kata “kesambet”

Unggahan-unggahan dari @Dennysiregar7 inilah yang secara tak langsung melambungkan kesambet sebagai buzzword atau istilah populer dalam konteks yang spesifik di linimasa Twitter. Twit yang ia buat pada tanggal 19 Januari 2023 menjadi twit paling populer. Bukan kebetulan juga apabila twit tersebut membuat perbincangan dengan kata kunci kesambet mencapai puncaknya di tanggal yang sama.

Istilah kesambet lantas menjadi istilah yang cukup populer digunakan netizen selama periode pemantauan. Kata ini paling banyak digunakan bersama firaun, presiden, dan jokowi yang merujuk pada ceramah Cak Nun.

Gambar 10. Grafik Top Words

Sebagian besar masih digunakan untuk menyerang Cak Nun di linimasa Twitter. Seperti twit dari akun @AryPrasetyo_85 di bawah ini. Ia menyebut Cak Nun sebagai ‘bapak kesambet nasional’ sambil memintanya untuk menerima tantangan dari akun @03__nakula. Adapun tantangan tersebut adalah membuktikan apakah Jokowi sudah mengatur Pemilu 2024.

Gambar 11. Twit warganet dalam perbincangan isu Cak Nun

Unggahan dengan nada serupa juga ditemukan dari akun @ch_chotimah2. Twit-twit ini membuat akun @03__nakula menjadi sosok yang kerap disebut warganet bersama sejumlah akun dan nama figur lainnya seperti Presiden Joko Widodo dan Anies Baswedan.

Gambar 12. Grafik Top People
Gambar 13. Nama Anies ikut disebut warganet dalam perbincangan

Kemunculan nama Anies di sini menarik karena posisinya sama seperti Ganjar Pranowo di depan tadi. Permasalahan penyebutan Joko Widodo sebagai Firaun oleh Cak Nun ternyata merembet ke sosok Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang kemungkinan besar tidak terlibat langsung hanya karena perbincangan ini diisi oleh kelompok-kelompok yang memiliki latar belakang mendukung masing-masing tokoh.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Winda Trilatifah

Bagikan:
#ANIES BASWEDAN#Cak Nun#Denny Siregar#Firaun#GANJAR PRANOWO#JOKO WIDODO#kesambet

Berita Terkait

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online

    Optimalisasi Struktur Sesi Bermain sebagai Pendekatan Rasional dalam Permainan Kasino Online Perkembangan kasino online modern telah mengubah cara pemain berinteraksi dengan permainan. Akses yang mudah dan variasi ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online
    Berita Hari Ini

    Evaluasi Pasca-Sesi sebagai Instrumen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Bermain Kasino Online

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:26
  • Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional
    Berita Hari Ini

    Manajemen Ekspektasi dalam Permainan Kasino Online sebagai Fondasi Keputusan yang Stabil dan Rasional

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:25
  • Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan
    Berita Hari Ini

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan

    Strategi Penyesuaian Intensitas Bermain dalam Kasino Online untuk Menjaga Stabilitas Modal dan Keputusan Dalam diskursus mengenai strategi kasino online, perhatian sering terfokus pada pemilihan permainan, RTP, atau ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan
    Berita Hari Ini

    Pendekatan Expected Value dalam Menyusun Strategi Bermain Kasino Online yang Terukur dan Berkelanjutan

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:23
  • Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data
    Berita Hari Ini

    Pengaruh Psikologi Keputusan terhadap Efektivitas Strategi Bermain Kasino Online Berbasis Data

    MS Hadi 31 Jan 2026 22:22

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi
Berita Hari Ini

1

Pabrik HPAL Vale Ditopang Tiga PLTA, Strategi Efisiensi Energi dan Rendah Emisi

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?
Berita Hari Ini

2

Kuota Impor BBM SPBU Swasta Kembali Diberlakukan per 6 Bulan, ESDM Perkuat Evaluasi Pasok?

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan
Berita Hari Ini

3

PLTA Batang Toru: Pengelola Ajukan Banding Setelah Izin Lingkungan Dicabut, Pemerintah Tindak Lanjut dengan Audit Lingkungan

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050
Berita Hari Ini

4

Eropa Percepat Pengembangan Energi Angin di Laut Utara: Komitmen 100 Gigawatt hingga 2050

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?
Berita Hari Ini

5

PLTA Raksasa: Pembangunan Digenjot untuk Solusi Ketahanan Energi Eropa?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up