Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Abu Janda Tertohok, Refly Harun: Hinalah Anies Baswedan, Selain Dapat Cuan, Anda Tidak Akan Diapa-apakan
Abu Janda diketahui sempat memposting sebuah video Anies Baswedan yang sudah diedit suaranya dan membahas kasus ACT. (headline.com)

Abu Janda Tertohok, Refly Harun: Hinalah Anies Baswedan, Selain Dapat Cuan, Anda Tidak Akan Diapa-apakan

Fajar Kurniawan
Fajar Kurniawan 10 Juli 2022 at 05:32pm

Djawanews.com –  Ulah pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda yang mengunggah video editan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut dikomentari pakar hukum tata negara Refly Harun. Video itu adalah tentang keterkaitan Anies dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diduga melakukan penyelewengan dana umat.

Refly Harun menyoroti video editan Abu Janda yang menampilkan seolah-olah Anies Baswedan mendukung kegiatan ACT yang membawa keuntungan semata. Refly Harun lantas menyebut bahwa dengan menghina Anies Baswedan, selain dapat cuan, maka orang itu akan bebas dari proses hukum yang berlaku.

Hal tersebut diungkapkan oleh ahli hukum tata negara itu lewat kanal YouTube pribadinya, Refly Harun Official. "Pesan paling gampangnya adalah hinalah Anies Baswedan, selain dapat cuan, maka Anda tidak akan diapa-apakan," ucap Refly Harun, dikutip pada Sabtu, 9 Juli.

Baca Juga:
  • Abu Janda Deklarasikan Siap Dukung Prabowo Maju Capres 2024, Jika Kalah Bayar Rp50 Juta
  • Abu Janda ke Ade Armando: Sejak Digebukin Ada yang Geser di Kepala, Agak Error Dia
  • Ramai Islamofobia, Abu Janda: Yang Ada Itu Kristenphobia, Gerejaphobia, dan Selamatnatalphobia

Abu Janda Tak Dipenjara Bukti Hukum di Indonesia Lemah

Refly Harun pun menyebut bahwa negara yang penegakan hukumnya seperti Indonesia terlihat miris. "Miris negara ini kalau begitu penegakan hukumnya. Harusnya di negara ini berlangsung prinsip equality before the law," kata Refly Harun.

Diketahui, equality before the law adalah asas persamaan di hadapan hukum, yang meerupakan prinsip penting dari suatu negara hukum. Asas tersebut menegaskan bahwa kedudukan setiap warga negara sama di hadapan hukum tanpa ada pengecualian.

Refly Harun turut menambahkan bahwa ia setuju dengan prinsip demokrasi. Di mana aka nada pembanding ketika ada hal disinformasi. Seperti halnya video pidato Anies Baswedan unggahan Abu Janda yang diduga sengaja diedit.

Hal itu lantas menjadi masalah menurut Refly Harun, sebab apa yang dilakukan Abu sepertinya merupakan kesengajaan.

"Cuma yang jadi masalah adalah bagaimana kalau disinformasi itu memang disengaja betul bukan karena tidak tahu informasi, tapi sesungguhnya dia tahu informasi lalu sengaja edit dan potong video untuk mendiskreditkan," kata Refly Harun.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Gajah mada itu juga menyebut bahwa seharusnya tindakan seperti yang dilakukan Abu Janda ditindak aparat dan diproses secara hukum.

"Sekali lagi agak miris, dalam alam demokrasi seperti ini, ya pemerintah dan penegak hukum pun memang harus bertindak netral,” katanya.

Lebih lanjut, Refly Harun menegaskan bahwa jangan sampai ada orang yang dianggap ‘milik pemerintah’ sehingga kemudian ia aman dari hukum.

“Jangan sampai kemudian ada orang yang dianggap belongs to the state, belongs to goverment, dan belongs to the power. Sehingga orang itu akan aman-aman saja membuat fitnah terhadap orang lain," kata Refly Harun soal dugaan fitnah terhadap Anies lewat video editan Abu Janda.

Dapatkan warta harian terbaru lainya dengan mengikuti portal berita Djawanews  dan akun Instagram Djawanews.

Bagikan:
#ACT#abu janda#Instagram#ANIES BASWEDAN#gubernur dki Jakarta#sosial media#Viral#Video#REFLY HARUN#AKSI CEPAT TANGGAP

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
Berita Hari Ini

1

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

2

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

3

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up