Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
7 Jawaban atas Pertanyaan Kapan Pandemi Corona Berakhir?

7 Jawaban atas Pertanyaan Kapan Pandemi Corona Berakhir?

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 26 April 2020 at 12:00am

Djawanews.com – Pertanyaan tentang kapan pandemi corona berakhir masih jadi hal yang rumit dijawab. Pasalnya rantai persebaran virus corona (Covid-19) sampai hari ini belum terputus. Virus ini bahkan menjadi pandemi global di berbagai negara di Indonesia. Muncul pada bulan Desember 2019, virus ini pertama kali menjangkit di Wuhan hingga saat ini sampai di Indonesia yang kemudian menyebabkan kepanikan.

Berbagai spekulasi ilmiah maupun nonilmiah berusaha menjawab pertanyaan di atas. Namun semakin para ahli mengemukakan jawabannya, masyarakat justru semakin bingung. Djawanews mencoba merangkum beberapa jawaban para ahli yang diambil dari berbagai sumber untuk Anda.

Kapan Pandemi Corona Berakhir?

  1. 29 Mei 2020

Kapan Pandemi Corona Berakhir

Pakar UGM Prof.Dr.rer.nat Dedi Rosadi,S.Si., M.Sc. ikut menjawab pertanyaan tentang kapan pandemi Corona berakhir (UGM)

Jawaban ini datang dari Pakar Statistika dan alumni MIPA Universita Gadjah Mada (UGM) Prof.Dr.rer.nat Dedi Rosadi, S.Si., M.Sc. Dikutip Djawanews dari Detik, Prof. Dedi mengatakan, dari hasil analisis yang dilakukannya pandemi akan berakhir pada 29 Mei 2020 dengan total penderita positif minimal sekitar 6.174 kasus. Prediksi ini ia dapatkan dengan pemodelan matematika yang dinamai model probabilistik.

  1. 10 Juni 2020

Prediksi ini datang dari ilmuwan matematika Universitas Sebelas Maret (UNS), Sutanto Sastraredja. Dosen Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) itu memaparkan bahwa pandemi akan menemui puncaknya pada pertengahan Mei. Tapi, akhir pandemi tetap tergantung dari kebijakan pemerintah.

Sutanto menghitung prediksi dengan model SIQR yang kemudian dianalisis kembali dengan menggunakan metode numerik Runge-Kutta Orde 4 sehingga menghasilkan sebuah grafik.

  1. Selesai Entah Kapan

Kepala Bagian Penyakit Menular di Universitas Maryland Upper Chesapeake Health, Faheem Younus, sempat mengeluarkan pendapat bahwa ia sendiri tak tahu kapan pandemi berakhir. Dilansir dari Women’s Health, ketidaktahuan itu disebabkan karena virus corona Covid-19 pada dasarnya memang virus baru. Oleh karena itu sulit memprediksi kapan selesainya.


Baca Juga:
  • Berita Terkini: Dulu Ngebet Pisah dari Indonesia, Giliran Sudah Pisah Nasib Timor Leste Malah Terancam Miskin
  • Jokowi: Penanganan COVID-19 Diberitakan Buruk karena Komunikasi Pejabat Tidak Jelas
  • Dapat Banyak Bantuan Jangan Malah Pesta! Begini Tips Mengelola Keuangan saat Pandemi

  1. Selesai Entah Kapan

Wold Economic Forum (WEF) berbincang dengan ahli virus Belgia Guido Vanham, yang sekaligus mantan kepala virologi di Institute for Tropical Medicine di Antwerp, Belgia. Dari penjelasannya ia menilai bahwa pandemi ini tak akan pernah berakhir jika manusia tak memberantasnya.

Ada kemungkinan bahwa virus ini kembali secara musiman dalam artian akan memiliki dampak yang berbeda pada musim-musim tertentu. Pada titik tertentu ditemukan pula titik jenuh. Menurut prediksi ada 40% orang Spanyol dan 26% penduduk Italia yang terinfeksi. Belajar dari epidemi yang telah lalu, jika infeksi menjangkit lebih dari 50% penduduk ada kemungkinan jumlah korban akan menurun. Artinya, manusia bisa mengandalkan sistem imun mereka dan mendapati penurunan wabah suatu saat.

  1. Kemungkinan Selesai Tahun 2020

Dilansir womenshealthmag.com, dalam menentukan waktu pandemi Covid-19 berakhir, beberapa ahli menggunakan patokan waktu pandemi sebelumnya yang pernah terjadi. Namun beberapa ahli lain tak setuju dengan permodelan penentuan waktu pandemi seperti itu. Karena pandemi sekarang dan masa lalu disebabkan karena virus yang berbeda.

Pendapat itu disampaikan oleh Rishi Desai, MD, mantan petugas dinas intelijen epidemi di divisi penyakit virus di CDC. Meski begitu ia optimis pandemi akan  berakhir melihat tahun 2020 semakin banyak informasi yang dikumpulkan terkait Covid-19.

“Harapan saya adalah bahwa COVID-19 akan terus menjadi ancaman bagi sebagian besar tahun 2020, dan bahwa kita akan mulai melihat keadaan berubah pada tahun 2021,” kata Dr. Desai. “Pada saat itu, kami mungkin memiliki vaksin, dan kami akan memiliki lebih banyak pengalaman dengan penyakit ini.” lajutnya yang dikutip Djawanews dari womenshealthmag.com.

  1. Juni 2020

Pusat Kajian Visi Teliti Saksama (Visi) memprediksi pandemi Covid-19 di Indonesia diperkirakan mereda pada Juni 2020. Informasi ini didapat melalui uji simulasi dengan model sistem dinamik yang memperlihatkan perjalanan pandemi Corona.

Peneliti Visi, Widyar Rahman mengatakan bahwa jumlah kasus meninggal dan sembuh di Indonesia akan berada pada keadaan yang pada hari ke-100 dengan hari pertama pada 8 Juni 2020.

  1. Tak akan Berakhir dalam Waktu Dekat

Medical News Today  (MNT) mengadakan perbincangan khusus dengan beberapa ahli untuk membahas ini. Salah satu ahli yang menjawab pertanyaan kapan pandemi corona berakhir adalah Paul Kellam, spesialis penyakit menular dan profesor genomik virus di Imperial College London, Inggris. Dalam pendapatnya ia mengatakan bahwa sangat sulit menjawab pertanyaan itu.

“Tentu saja, untuk 2 hingga 3 bulan ke depan, semua negara yang memiliki epidemi yang tumbuh secara lokal akan bekerja keras untuk mengendalikannya. Dan kemudian kita harus memikirkan bagaimana kita membuat orang kembali ke kehidupan yang dulu, dan bagaimana membuat ekonomi berjalan dengan baik. ”

Pertanyaan tentang kapan pandemi Corona berakhir memang sangat sulit dijawab. Seluruh elemen masyarakat harus bahu membahu memutus rantai persebaran Covid-19. Tidak hanya harus mencari antivirus bagi Covid-19, pemerintah di semua negara juga harus berusaha keras agar keadaan kembali seperti sedia kala.

Bagikan:
#berita hari ini#FAHEEM YOUNUS#GUIDO VANHAM#Pandemi Corona#PROF. DEDI ROSADI#RISHI DESAI#SUTANTO SASTRAREDJA#UNS

Berita Terkait

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Djawanews.com - Krisis geopolitik yang terjadi di Iran kembali menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi terbarukan. Ketegangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Saiful Ardianto 16 Mar 2026 12:03
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Djawanews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu kewaspadaan banyak negara Asia. Sejumlah pemerintah menempuh langkah cepat, mulai dari pembatasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Saiful Ardianto 10 Mar 2026 17:06

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
Berita Hari Ini

1

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
Berita Hari Ini

2

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up