Djawanews.com – Tapak ban mobil yang halus sangat berbahaya ketika digunakan untuk berkendara. Apalagi jika tapak ban mobil yang halus jika dipakai saat musim hujan.
Jika musim hujan telah tiba seperti saat ini, pastikan ketebalan tapak ban mobil masih dalam kondisi yang bagus. Karena banyak sekali bahaya tapak ban mobil yang halus ketika dikendarai.
Alur tapak ban sudah dirancang sedemikian rupa untuk memecah genangan air ketika dilewati. Fungsinya untuk menjaga area contact patch tapak ban tetap menempel di permukaan jalan.
Jika tapak ban sudah botak, kedalaman alur ban jadi semakin sempit. Dimana tidak ada tempat air bisa melewati alur tapak ban untuk dipecah ke samping lewat cabang alur tapak ban.
Air jadi tetap mengumpul di area tengah tapak ban. Ditambah adanya tekanan angin ban serta kecepatan mobil, ban cenderung terangkat saat menerabas genangan air.
Inilah yang biasa disebut gejala aquaplaning karena ban mobil mengambang dari permukaan jalan. Sehingga mobil lepas dari grip karena tapak ban yang tidak menyentuh permukaan jalan.
Kondisi ini sangat memungkinkan mobil akan tergelincir karena permukaan ban yang halus tidak dapat menyengkram aspal jalanan. Selain itu, kinerja pengereman juga akan terganggu. Dengan bahaya tapak ban mobil yang halus tersebut, pastikan lagi bahwa ban mobil dalam keadaa bagus dan baik sebelum membelah jalanan ketika musim hujan.
Ingin tahu informasi mengenai otomotif lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik Djawanews.