Djawanews.com - Hari Braille Sedunia ini diperingati sejak tahun 2019 lalu. Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa secara global, setidaknya 1 miliar orang memiliki gangguan penglihatan jarak dekat atau jauh. Gangguan penglihatan ini seringkali menyebabkan adanya hambatan terhadap pendidikan dan pekerjaan mereka.
Sejarah peringatan Hari Braille Sedunia ini berawal dari tahun 2006. Pada saat itu, Konvensi Hak Penyandang Disabilitas mengajukan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas. Konvensi menganggap Braille penting untuk pendidikan, kebebasan berekspresi dan berpendapat, akses ke informasi dan inklusi sosial.
Lalu pada November 2018 , Majelis Umum PBB memutuskan untuk menyatakan 4 Januari sebagai Hari Braille Sedunia. Sejak saat itu, Hari Braille Sedunia diperingati pada 4 Januari tiap tahunnya.