Djawanews.com – Satu-satunya latar belakang Pasukan Cakrabirawa menculik para petinggi militer adalah berkembangnya isu Dewan Jenderal yang diyakini akan mengkudeta kekuasaan Sukarno.
Kelima petinggi militer yang diduga terlibat dalam Dewan Jenderal di antaranya AH Nasution, Ahmad Yani, Suprapto, Sukendro, dan S. Parman. Kemudian masih ada MT Haryono, Sutojo, dan DI Pandjaitan yang dianggap tidak loyal kepada Sukarno.
Di balik para Pasukan Cakrabirawa yang terlibat ada Partai Komunis Indonesia di antaranya Sjam Kamaruzaman, Pono, dan DN Aidit. Tidak jelas siapa yang telah memopulerkan isu Dewan Jenderal pada waktu itu, namun ketegangan politik yang terjadi memperkuat jika isu tersebut memang ada.
Terbukti benar, isu Dewan Jenderal ternyata malah melemahkan kekuasaan Sukarno pasca peristiwa Gerakan 30 September 1965. Hal tersebut lantaran kolaborasi antara PKI dan militer (dibawah Cakrabirawa dan loyalis Sukarno), berhadapan dengan lapisan masyarakat, terutama golongan islam—yang memang selalu bergesekan dengan PKI.