Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Kriminal
Mengharukan! Kapolsek Sampai Nangis Saat Datangi Kembali Rumah Oktavia Darmayanti, Kenapa?
Kapolsek Way Tuba AKP Mahbub Junaidi saat menggendong bayi Mbak Oktavia Darmayanti (jpnn.com)

Mengharukan! Kapolsek Sampai Nangis Saat Datangi Kembali Rumah Oktavia Darmayanti, Kenapa?

MS Hadi
MS Hadi 07 Maret 2022 at 08:35pm

Djawanews.com – Rumah Oktavia Darmayanti yang terletak di Kampung Bukit Harapan, Way Kanan, Lampung kembali didatangi polisi. Oktavia Darmayanti merupakan korban pembunuhan yang sebelumnya diduga bunuh diri.

Kedatangan polisi yang dipimpin langsung Kapolsek Way Tuba AKP Mahbub Junaidi kali ini bukan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tapi menyampaikan berbelasungkawa.

Yang menanarik, ada kejadian mengharukan saat polisi kembali mendatangi rumah Mbak Oktavia Darmayanti pada Minggu, 6 Maret.

Bahkan, Kapolsek AKP Mahbub Junaidi sampai menangis. Ya, pascakejadian tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban.

Seorang bayi berusia 1,8 bulan tidak hanya kehilangan ibunya untuk selama-lamanya, tetapi juga harus ditinggalkan sang ayah yang ternyata belakang terungkap kalau dia ternyata pelaku pembunuhan terhadap Mbak Oktavia Darmayanti.

"Semoga almarhumah husnulkhatimah dan kita semua mendapatkan hikmah dalam kejadian itu dan lebih dekat kepada Allah" kata Kapolsek AKP Mahbub Junaidi sambil menggendong anak mendiang Mbak Oktavia Darmayanti sembari meneteskan air mata, dikutip dari jpnn.com, Senin 7 Maret.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kapolsek AKP Mahbub Junaidi menyerahkan bantuan sembako dan susu formula.

"Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Polri dan bentuk simpati kami. Kami berharap ini bisa sedikit membantu," harap AKP Mahbub.

Sementara itu, kakak korban, Madi mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolsek dan rombongannya.

"Semoga Allah membalas kebaikan semua ini. Kami tidak bisa membalas apa-apa Pak," kata Madi kepada Kapolsek AKP Mahbub.

Baca Juga:
  • Terungkap di Persidangan, Oknum TNI AL Berhubungan Badan sebelum Bunuh Jurnalis Juwita
  • Anggota TNI Terlibat Pembunuhan Wartawan Perempuan di Banjarbaru Kalsel
  • Polisi Ungkap Motif Nanang Gimbal Bunuh Sandy Permana: Sakit Hati Dilihat Sinis dan Meludah ke Arahnya

Sebelumnya, polisi mengungkap fakta terbaru dari kematian Mbak Oktavia Darmayanti (21) yang ditemukan tewas dengan gantung diri pada Minggu (27/2) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Sebab, awalnya ibu satu anak itu diduga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Dugaan itu berdasarkan keterangan suami Mbak Oktavia Darmayanti yang pertama kali mengaku melihat sang istri sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung pada kain selendang melilit di lehernya yang teringkat di kusen kamar rumah korban.

Selain itu, juga berdasarkan visum luar yang dilakukan petugas medis di puskesmas setempat yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, berkat kerja keras Kapolsek Way Tuba AKP Mahbub Junaidi dan anak buahnya terungkap fakta terbaru, yaitu Mbak Oktavia Darmayanti tewas dibunuh.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna mengungkapkan korban diduga kuat dibunuh suaminya sendiri. Kebohongan suami korban terungkap saat polisi dari Unit Reskrim Polsek Way Tuba menemukan banyak kejanggalan saat melakukan penyelidikan maupun olah tempat kejadian perkara (TKP).

Salah satu bukti yang mengarah suami korban berinisial SB (24) pelakunya adalah kejadian sebelum ditemukannya Mbak Oktavia Darmayanti tewas dengan gantung diri.

"Sebelum kejadian itu, terjadi ribut mulut antara korban dengan pelaku," ungkap AKBP Teddy didampingi Wakapolres Kompol Zainul Fachry, Kasatreskrim AKP Andre Try Putra dan Kapolsek Way Tuba saat ekspose perkara tersebut di Mapolres Way Kanan, Kamis 3 Maret.

AKBP Teddy mengungkapkan keributan keduanya lantaran korban minta bercerai dengan pelaku.

"Pelaku emosi kemudian mencekik korban dengan menggunakan kedua tangan," bebernya.

Mengetahui korban sudah meninggal, pelaku langsung mengambil kain selendang yang berada di samping tempat tidur dan mengikatkan kain tersebut di kayu kusen kamar.

"Setelah itu pelaku menggantungkan korban di kain selendang tersebut, seolah-olah bahwa korban gantung diri. Beberapa waktu kemudian sekitar 30 menit korban tergantung, kemudian pelaku menurunkan dan meletakkan korban di atas kasur di dalam kamar," ungkapnya lagi.

Selanjutnya, kata AKBP Teddy, pelaku pura-pura panik dan berteriak memanggil orang tua korban dan mengatakan korban gantung diri.

Dari fakta terbaru yang terungkap tersebut, polisi menjerat tersangka dengan ancaman hukuman berat.

“Jika terbukti pelaku dapat dikenai pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun,” tegas AKBP Teddy.

Bagikan:
#Pembunuhan#Oktavia Darmayanti#KRIMINAL

Berita Terkait

    8 Tahanan Polres Lahat Kabur Jebol Dinding Rutan, 3 Berhasil Ditangkap
    Kriminal

    8 Tahanan Polres Lahat Kabur Jebol Dinding Rutan, 3 Berhasil Ditangkap

    Djawanews.com – Sebanyak delapan tahanan kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Kepolisian Resor (Polres) Lahat, Sumatera Selatan, pada Minggu, 27 April. Tiga dari delapan tahanan yang kabur tersebut telah ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Komplotan Perampok Taksi Online Dibekuk Polrestabes Surabaya
    Kriminal

    Komplotan Perampok Taksi Online Dibekuk Polrestabes Surabaya

    MS Hadi 17 Apr 2025 08:07
  • Polisi Gerebek Pabrik Uang Palsu di Bogor, Sita Uang Palsu Siap Edar Rp1,3 Miliar
    Kriminal

    Polisi Gerebek Pabrik Uang Palsu di Bogor, Sita Uang Palsu Siap Edar Rp1,3 Miliar

    MS Hadi 10 Apr 2025 14:01
  • Polri Sita Bukti Kasus Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada, Ada 8 Video Porno
    Kriminal

    Polri Sita Bukti Kasus Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada, Ada 8 Video Porno

    Djawanews.com – Polri berhasil mengamankan sejumlah alat bukti dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman. Di antara bukti ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Polisi Ungkap Motif Nanang Gimbal Bunuh Sandy Permana: Sakit Hati Dilihat Sinis dan Meludah ke Arahnya
    Kriminal

    Polisi Ungkap Motif Nanang Gimbal Bunuh Sandy Permana: Sakit Hati Dilihat Sinis dan Meludah ke Arahnya

    MS Hadi 16 Jan 2025 15:07
  • Sesumbar Kebal Hukum, George Sugama Halim Kini Masuk Penjara Polres Metro Jaktim
    Kriminal

    Sesumbar Kebal Hukum, George Sugama Halim Kini Masuk Penjara Polres Metro Jaktim

    MS Hadi 19 Dec 2024 09:01

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up