Djawanews.com – Ifan Seventeen mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran sebagai Direktur Utama PT Perum Produksi Film Negara (PFN). Ia mengatakan bahwa sebelum dirinya ada beberapa kandidat yang ditawarkan posisi tersebut, namun mereka menolak karena mengetahui kondisi PFN saat ini sangat berat.
"Btw sebelum saya, ada beberapa kandidat yang ditawarkan dan menolak karna mengetahui keadaan PFN yang sangat berat, dengan kondisi yang hampir mustahil," tulis Ifan Seventeen dikutip dari Instagram @ifanseventeen, Senin, 24 Maret.
Namun, Ifan justru melihat situasi ini sebagai kesempatan untuk memberikan timbal balik kepada negara yang telah memberinya kehidupan yang nyaman.
"Lalu kenapa saya mau? Saya merasa sudah terlalu lama hidup enak di negara yang kita cintai ini, saatnya untuk melakukan timbal balik dengan cara mengabdi," lanjutnya.
Baginya, menerima jabatan di PFN bukan hanya soal pekerjaan, tetapi sebuah bentuk pengabdian yang ia yakini.
"Jadi begitu saya ditawarkan, saya rasa ini kesempatan untuk pengabdian yang saya yakini," tutur Ifan.
Meski begitu, Ifan juga membuka peluang bagi siapa pun yang merasa lebih mampu untuk menggantikannya.
"Last but not least, apabila ada siapapun teman-teman yang dirasa mampu, mau dan bisa menggantikan saya, silahkan datang ke kantor PFN kapanpun," ujar Ifan Seventeen.
Ia menegaskan bahwa pintu PFN selalu terbuka, dan dirinya pun siap mundur jika ada sosok yang lebih kompeten.
"Pintu PFN akan selalu terbuka. Dan apabila saya rasa ada orang yang lebih mampu menggantikan saya, saya akan mundur," beber pemilik nama asli Riefan Fajarsyah ini.
Namun, selama belum ada pengganti yang lebih baik, Ifan menegaskan bahwa ia akan tetap menjalankan tugasnya hingga akhir.
"Namun jikalau belum ada, tolong biarkan saya bekerja. Karena saya tidak akan mundur dari sebuah penugasan seberat apapun situasinya sampai titik ujung perjuangan. Bismillah," tandasnya.