Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Warga Madagaskar Hadapi Bencana Kelaparan, Terpaksa Makan Belalang dan Daun Liar Demi Bertahan Hidup
Madagaskar alami bencana kelaparan (france24.com)

Warga Madagaskar Hadapi Bencana Kelaparan, Terpaksa Makan Belalang dan Daun Liar Demi Bertahan Hidup

Fajar Prasetyo
Fajar Prasetyo 07 September 2021 at 01:09pm

Djawanews.com - Madagaskar kini mengalami masa kekeringan yang cukup panjang. Kondisi ini terjadi dalam empat tahun terakhir. Akibatnya, Madagaskar mengalami bencana kelaparan pertama di dunia yang disebabkan perubahan iklim.

Mayoritas warga Madagaskar kini terpaksa makan belalang. Mereka juga makan daun-daun liar demi bertahan hidup di tengah bencana kelaparan.

Negara yang diyakini sebagai asal nenek moyang bangsa Indonesia ini diketahui telah lama rentan terhadap bencana kekeringan dan banjir. Namun, dalam empat tahun terakhir, sekitar 30 ribuan orang mengalami kelaparan tingkat lima yang dikhawatirkan bisa meningkat drastis.

Organisasi Program Pangan Dunia (WPF) menyebutkan, kelaparan tingkat lima adalah tingkat kerawanan pangan tertinggi. Tingkatan ini juga diakui secara global.

“Lebih dari 1.1 juta orang di Madagaskar mengalami beberapa bentuk kerawanan pangan yang parah dan membutuhkan bantuan pangan dan gizi yang mendesak,” kata perwakilan PBB.

Efek kekeringan juga telah menyebabkan kerugian pertanian hingga 60% di provinsi-provinsi yang paling padat penduduknya. Warga pun terpaksa makan belalang, daun liar, buah kaktus, hingga lumpur.

WFP mengatakan bahwa kekeringan memiliki efek bencana pada orang-orang. Para petani di Madagaskar pun harus bersabar menunggu panen di tahun keempat yang kering tersebut.

“Ini adalah orang-orang yang hidup dari tanah, bertahan hidup dari tanah, dan terlantar karena kekeringan. Mereka kehilangan mata pencaharian, mereka harus menjual segalanya,” kata juru bicara WFP, Shelley Thakral.

Baca Juga:
  • BPBD Bekasi Catat 29 Desa di 8 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih
  • Sri Sultan HB X Siapkan Dana Cadangan Hadapi Kekeringan di DIY
  • BPBD Cilacap Telah Kirim 92 tangki air untuk 17.999 Warga Terdampak Kekeringan

Diperparah dengan Pandemi Covid-19

Situasi kekeringan tersebut juga diperparah oleh pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Covid-19 membuat negara ini mengalami kekeringan pemasukan karena tidak adanya turis yang datang ke Madagaskar.

“Sementara beberapa mencari tenaga kerja musiman dan pariwisata, belum ada turis yang datang ke negara itu selama 18 bulan terakhir,” katanya.

“Jadi ini adalah waktu yang sangat kritis bagi orang-orang di selatan, bagi masyarakat yang bergantung pada lahan kecil apapun yang mereka miliki, yang sayangnya mereka tidak menuai manfaat apa pun,” tambahnya.

Sementara itu, direktur eksekutif WFP telah meminta dana untuk membantu meringankan bencana kelaparan di Madagaskar.

Bagikan:
#madagaskar#bencana kelaparan#KEKERINGAN#makan belalang#daun liar#bertahan hidup

Berita Terkait

    Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032
    Berita Hari Ini

    Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032

    Djawanews.com - Investasi Rio Tinto senilai US$1,9 miliar diumumkan untuk mengembangkan proyek bauksit Kangwinan di Queensland, Australia, pada 23 Oktober 2026. Ekspansi ini bertujuan memperkuat pasokan bahan baku ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Saiful Ardianto 20 Oct 2026 13:04
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Djawanews.com - Pengembangan investasi IKN kembali mendapat dorongan setelah Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani kerja sama proyek senilai Rp3,74 triliun pada 14 Oktober 2026. Kesepakatan tersebut mencakup pembangunan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Saiful Ardianto 13 Oct 2026 19:29
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032
Berita Hari Ini

1

Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up