Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Rencana Pemekaran Papua Ditolak Aktivis: Ini Tanah Leluhur Kami! Bukan Kampung Halaman Jokowi dan Megawati
Rencana pemekaran Papua ditolak keras oleh aktivis Ambrosius Mulait. (medkom.com)

Rencana Pemekaran Papua Ditolak Aktivis: Ini Tanah Leluhur Kami! Bukan Kampung Halaman Jokowi dan Megawati

Fajar Kurniawan
Fajar Kurniawan 30 Juni 2022 at 08:43am

Djawanews.com – Seorang aktivis Papua Ambrosius Mulait melontarkan pernyataan sikap terhadap rencana pemekaran Papua. Ambrosius Mulait menyatakan menolak pemekaran Papua melalui akun Twitternya yang diunggah pada Senin 27 Juni.

Ambrosius dalam tulisannya dengan tegas juga menyerukan untuk melawan terhadap rencana pemekaran Papua. “Hanya satu kata tolak dan lawan!” tulis Ambrosius Mulait.

Menurut Ambrosius, Papua bukan sebuah wilayah dengan tanah yang kosong. Bahkan dalam tulisannya, Ambrosius mengatakan bahwa Papua bukan tanah, dusun dan kampung halaman Presiden Jokowi dan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Papua
Cuitan Ambrosius Mulait di Twitter soal rencana pemekaran Papua. (Headline.com)

Selain itu, Ambrosius juga menyebut beberapa nama lain seperti Hendropiyono, Tito Karnavian, Mahfud MD, sampai Puan Maharani. “Papua bukan tanah Kosong. Papua bukan tanah, dusun, dan Kapung Halamannya Jokowi, Megawati, Hendropriyono, Tito Karnavian, Mahmud MD, Puan Maharani Cs,” ujar Ambrosius.

Lebih lanjut, Ambrosius menegaskan bahwa tanah Papua adalah tanah leluhurnya. “Ini tanah leluhur kami!” tegasnya.

Markus Haluk Soroti 3 Poin Utama Soal Rencana Pemekaran Papua

Dalam tulisannya, Ambrosius juga melampirkan sebuah tangkapan layar dari sebuah judul pemberitaan. Gambar tersebut bertuliskan, “Pemekaran Sebagai Siasat Pemerintah Indonesia Demi Suksesi Migrasi Pendudukan Tanah dan Manusia Papua”.

Judul artikel tersebut merupakan tulisan Direktur ULMWP (United Liberation Movement for West Papua) Markus Haluk. Markus Haluk dalam tulisannya menyoroti tiga hal utama pada rencana pemekaran Papua, di antaranya:

  1. “Jumlah Migrasi penduduk Papua telah meningkat pasca pemerintah Indonesia mengambil tanggung jawab administrasi Papua (Irian Barat, Irian Jaya) dari tangan PBB pada Mei 1963,” tulis Markus Haluk.

“Hingga memasuki 58 tahun ini (1963-2021), beberapa Kabupaten/Kota di Papua, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke, Kabupaten Timika dan Kota Sorong, orang Papua telah menjadi minoritas akibar migrasi penduduk luar Papua,” jelasnya.

  1. “Masalah Tanah, Pelanggaran HAM masih terjadi di Papua akibat konflik sejarah politik yang belum terselesaikan secara menyeluruh dan konferhensip,”

“Pada saat yang sama eksploitasi sumber daya alam kian menyata di hampir seluruh tanah Papua,” ungkapnya.

  1. “Rencana pemekaran baru beberapa provinsi di Tanah Papua oleh pemerintah Indonesia merupakan sebagai siasat untuk mempercepat pendudukan Indonesia di tanah Papua yang berakibat terjadinya genosida, etnosida dan ekosida bagi Papua,” lanjutnya.

Bahkan Markus Haluk menyatakan dengan tegas bahwa hanya orang tak waras yang akan mendukung rencana pemekaran Papua. Selain itu, Markus juga menyebut pemerintah Indonesia sebagai pemerintah kolonial. “Hanya orang tak waras yang mendukung rencana jahat pemerintah kolonial ini,” pungkasnya.

Dapatkan warta harian terbaru lainya dengan mengikuti portal berita Djawanews  dan akun Instagram Djawanews.

Bagikan:
#Pemekaran Papua#PAPUA#Aktivis#JOKOWI#Megawati Soekarnoputri#POLISI#Ambrosius Mulait#Rencana Pemekaran Papua

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
Berita Hari Ini

1

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

2

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

3

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up