Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Polri Segera Gelar Operasi Mantap Brata untuk Pengamanan Pemilu 2024, Bakal Berlansung 222 Hari
Ilustrasi apel polisi (ANTARA)

Polri Segera Gelar Operasi Mantap Brata untuk Pengamanan Pemilu 2024, Bakal Berlansung 222 Hari

MS Hadi
MS Hadi 15 Oktober 2023 at 11:37am

Djawanews.com – Polri akan melaksanakan Operasi Mantap Brata dalam rangka persiapan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 2024. Operasi tersebut akan dimulai pada 17 Oktober mendatang.

"Operasi Mantap Brata akan dilaksanakan gelar pasukan tanggal 17 (Oktober) nantinya. Jadi tanggal 17 itu gelar pasukan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Shandi Nugroho kepada wartawan.

Dalam gelar pasukan nanti, semua jajaran dan satuan akan mendapat tugas sesuai porsinya selama pelaksanaan Operasi Mantap Brata yang rencananya berlangsung selama 222 hari. Sehingga, pengamanan pesta demokrasi akan berjalan dengan baik.

"Nanti akan dilaksanakan pembagian tugas sesuai dengan porsi masing-masing, baik di tingkat pusat, maupun di tingkat daerah," ungkapnya.

Mengenai pengerahan personel, Shandi menyebut belum ada perubahan. Polri akan menyiagakan 434.197 personel dari mulai tingkat Mabes Polri hingga polda jajaran.

"Sampai saat ini jumlah personel masih sesuai dengan perencanaan awal," kata Shandi.

Adapun, Polri telah memetakan 12 polda yang masuk dalam kategori wilayah prioritas satu atau sangat rawan gangguan selama pelaksanaan Pemilu serentak 2024.

Kabag Anev Robinops Sops Polri Kombes Muhammad Firman mengatakan penentuan wilayah prioritas berdasarkan tingkat kerawanan gangguan pada Pemilu 2024.

"Yang mana ada 12 polda merupakan prioritas pertama, prioritas 1 merupakan prioritas yang sangat rawan," ujar Firman.

Belasan polda yang masuk kategori prioritas 1 yakni, Polda Jawa Timur, Aceh, Sulawesi Tenggara, Maluku, Kalimantan Barat, Bali, Jawa Tengah, Metro Jaya, Sumatera Utara, Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Papua.

Baca Juga:
  • Sentil Kader, Megawati Akui PDIP "Babak Belur" di Pemilu 2024: Yang Harusnya Jadi Tidak Jadi
  • DPP PPP Tolak Permintaan Dewan Majelis Agar Muktamar Digelar Tahun Ini
  • Majelis PPP Desak DPP Gelar Muktamar Tahun Ini usai Gagal Lolos ke DPR

Kemudian, dari hasil pemetaan, wilayah polda lainnya masuk kategori prioritas dua. Artinya, tingkat gangguannya cukup tinggi.

"Ada 22 polda masuk prioritas 2 merupakan polda yang rawan," sebutnya. Pengamanan Pemilu Serentak 2024, Polri Gelar Operasi Mantap Brata 222 Hari

JAKARTA - Polri bakal menggelar Operasi Mantap Brata pada 17 Oktober mendatang. Kegiatan itu guna mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) sertenak pada 2024.

"Operasi Mantap Brata akan dilaksanakan gelar pasukan tanggal 17 (Oktober) nantinya. Jadi tanggal 17 itu gelar pasukan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Shandi Nugroho kepada wartawan, Jumat, 13 Oktober.

Dalam gelar pasukan nanti, semua jajaran dan satuan akan mendapat tugas sesuai porsinya selama pelaksanaan Operasi Mantap Brata yang rencananya berlangsung selama 222 hari. Sehingga, pengamanan pesta demokrasi akan berjalan dengan baik.

"Nanti akan dilaksanakan pembagian tugas sesuai dengan porsi masing-masing, baik di tingkat pusat, maupun di tingkat daerah," ungkapnya.

Mengenai pengerahan personel, Shandi menyebut belum ada perubahan. Polri akan menyiagakan 434.197 personel dari mulai tingkat Mabes Polri hingga polda jajaran.

"Sampai saat ini jumlah personel masih sesuai dengan perencanaan awal," kata Shandi.

Adapun, Polri telah memetakan 12 polda yang masuk dalam kategori wilayah prioritas satu atau sangat rawan gangguan selama pelaksanaan Pemilu serentak 2024.

Kabag Anev Robinops Sops Polri Kombes Muhammad Firman mengatakan penentuan wilayah prioritas berdasarkan tingkat kerawanan gangguan pada Pemilu 2024.

"Yang mana ada 12 polda merupakan prioritas pertama, prioritas 1 merupakan prioritas yang sangat rawan," ujar Firman.

Belasan polda yang masuk kategori prioritas 1 yakni, Polda Jawa Timur, Aceh, Sulawesi Tenggara, Maluku, Kalimantan Barat, Bali, Jawa Tengah, Metro Jaya, Sumatera Utara, Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Papua.

Kemudian, dari hasil pemetaan, wilayah polda lainnya masuk kategori prioritas dua. Artinya, tingkat gangguannya cukup tinggi.

"Ada 22 polda masuk prioritas 2 merupakan polda yang rawan," sebutnya.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#POLITIK#PEMILU 2024#POLISI#Operasi Mantap Brata#pengamanan pemilu

Berita Terkait

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    Djawanews.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah (25/4) harus menjadi titik koreksi arah desentralisasi. Otonomi tidak cukup diperingati, tetapi harus dijalankan dengan kewenangan nyata di daerah serta memberi ruang ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
    Berita Hari Ini

    Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

    Saiful Ardianto 24 Apr 2026 18:58
  • Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
    Berita Hari Ini

    Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

    Saiful Ardianto 23 Apr 2026 07:52
  • Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

    YOGYAKARTA - Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut mendapat perhatian serius setelah Pemerintah Kabupaten Garut melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
    Berita Hari Ini

    Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

    Saiful Ardianto 21 Apr 2026 16:28
  • Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?
    Berita Hari Ini

    Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?

    Saiful Ardianto 17 Apr 2026 17:21

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
Berita Hari Ini

1

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
Berita Hari Ini

2

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
Berita Hari Ini

3

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Berita Hari Ini

4

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
Berita Hari Ini

5

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up