Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Impor Pangan Indonesia Masih Tinggi, Apa yang Harus Dilakukan?

Impor Pangan Indonesia Masih Tinggi, Apa yang Harus Dilakukan?

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 10 November 2019 at 12:54am

Memiliki kekayaan alam melimpah, impor pangan Indonesia masih tinggi, bagaimana bisa?

Indonesia tercatat memiliki indeks ketahanan pangan yang membaik. Namun nilai impor pangan Indonesia mengalami peningkatan dalam kurun tahun 2014—2018. Apa yang menjadi penyebabnya?

Impor Pangan Indonesia Terus Meningkat

DW mencatat jika pada tahun 2014 impor pangan Indonesia dari 19,4 juta ton bertambah menjadi 28,6 juta ton pada tahun 2018. Terkait dengan hal tersebut Guru Besar Fakultas Pertanian IPB, Prof. Dwi Andreas Santosa menyarankan agar pemerintah dapat merancang kebijakan anggaran secara efektif.

Pemerintah memang sudah seharusnya mengatur agar anggaran impor yang meningkat tidak sia-sia. Berdasarkan laporan Economist Intelligence Unit tahun 2018, DW mencatat jika Indonesia berada pada peringkat 65 dari 113 negara dengan Indeks Ketahanan pangan Global.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menduduki peringkat dibawah dengan Singapura yang berada pada peringkat 1, Malaysia di peringkat 40, Thailand di peringkat 54, dan Vietnam di peringkat 62.

Program yang dilakukan pemerintah terkait permasalahan ketahanan pangan adalah dengan meningkatkan anggaran di sektor pertanian dan pangan. Diketahui selama tahun 2015—2018 pemerintah telah mengeluarkan dana Rp 409 triliun kepada Kementerian Pertanian.

Impor beras di Indonesia dinilai merugikan para petani dalam negeri (beritagar.id)

Mengapa Indonesia Harus Impor Pangan?

Terkait dengan impor pangan yang masih dilakukan Indonesia, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa A. Amanta, sebagaimana ditulis Suara Merdeka, menyatakan jika hal tersebut masih dilakukan terutama untuk menjangkau ketersediaan pangan tanpa persyaratan.

Impor pangan memungkinkan untuk memperoleh keberagaman pangan yang berkualitas dan harga lebih terjaungkau (sesuai dengan keunggulan produk pangan di suatu negara pengimpor).

Amanta mencontohkan dengan daging impor asal Australia yang memiliki keunggulan produksi dan kualitas yang unggul, adalah alasan negara untuk mengimpor. Hal tersebut menunjukkan kemampuan negara dalam memanfaatkan pasar global untuk pemenuhan pangan.

Namun, yang menjadi keprihatinan adalah lantaran saat ini impor masih sarat dengan kesulitan regulasi yang kental dengan unsur politik. Berdasarkan penelitian CIPS, Amanta mencontohkan mudahnya impor beras melalui Bulog.

Impor beras yang menyangkut nasib para petani memang harus mendapatkan perhatian khusus. Saat ini petani yang merupakan produsen pangan, mirisnya malah lebih banyak membeli daripada memproduksi.

Di tengah besarnya impor pangan Indonesia, pemerintah setidaknya harus memberikan perlindungan bagi para petani selaku produsen pangan. Inovasi dan peningkatan produktivitas, harus lebih didorong melalui program-program semacam swasembada pangan di masa lalu.

Bagikan:
#berita hari ini#IMPOR#Impor Pangan#Pangan Indonesia

Berita Terkait

    Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP
    Berita Hari Ini

    Kerja Sama Energi Bersih Indonesia-Bangladesh Diperkuat lewat PLN NP

    Djawanews.com - Kerja Sama Energi Bersih Indonesia dan Bangladesh kembali mendapat perhatian setelah Menteri Energi dan Mineral Bangladesh Iqbal Hassan Mahmood, MP, bersama delegasi mengunjungi Unit ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Danantara Rp17 Triliun ke Partners Group, Bidik Kredit Swasta Asia?
    Berita Hari Ini

    Investasi Danantara Rp17 Triliun ke Partners Group, Bidik Kredit Swasta Asia?

    Saiful Ardianto 30 Aug 2026 11:43
  • Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
    Berita Hari Ini

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

    Saiful Ardianto 27 Aug 2026 21:35
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

    Djawanews.com - Malaysia terus mendorong investasi data center berbasis AI seiring meningkatnya kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data untuk berbagai layanan digital. Johor menjadi salah satu kawasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 17:18
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
    Berita Hari Ini

    Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 11:14

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
Berita Hari Ini

1

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
Berita Hari Ini

2

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
Berita Hari Ini

3

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

4

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
Berita Hari Ini

5

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up