Djawanews.com – Kepala Kelompok Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sleman, Etik Setyaningrum mengungkapkan kendati wilayah DI Yogyakarta dilanda cuaca panas berkisar 31-33 derajat celcius dalam beberapa hari terakhir, musim hujan masih mendominasi Bumi Mataram hingga akhir Maret.
“Suhu panas yang terjadi saat ini karena posisi matahari berada di sekitar ekuator, sehingga praktis wilayah di Indonesia termasuk di DIY akan mendapatkan radiasi matahari yang cukup besar saat ini,” jelas Etik Setyaningrum dikutip dari KR.
“Kondisi ini yang menyebabkan suhu di DIY dirasakan cukup panas oleh masyarakat. Namun dapat kita pastikan kalau wilayah DIY dan sekitarnya masih dalam kategori musim hujan, setidaknya hingga akhir Maret,” lanjutnya.
Kondisi dinamika atsmosfer yang tidak stabil disinyalir mendukung pertumbuhan curah hujan di kawasan DI Yogyakarta.
“Dari hasil pengamatan kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil ikut berkontribusi juga mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY, dan ini berpotensi menimbulkan hujan kategori lebat hingga sangat lebat yang umumnya berpotensi pada sore hari hingga beberapa hari ke depan,” jelasnya.
Untuk mengetahui ragam perkembangan peristiwa regional, nasional dan mancanegara terupdate, ikuti terus rubrik Berita Hari ini di warta harian Djawanews. Selain itu, untuk mendapatkan update lebih cepat, ikuti juga akun Instagram @djawanews.