Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Didatangkan dari India, Myanmar Beli Senjata Pertahanan Udara Jarak Jauh Senilai 600.000 Dolar
Ilustrasi sistem pertahanan Myanmar (ibtimes.co.uk)

Didatangkan dari India, Myanmar Beli Senjata Pertahanan Udara Jarak Jauh Senilai 600.000 Dolar

MS Hadi
MS Hadi 11 Oktober 2021 at 12:04pm

Djawanews.com – Sebuah sistem pertahanan udara yang bisa dikendalikan dari jarak jauh besutan Bharat Electronics Ltd (BEL) telah dibeli oleh Rezim militer Myanmar. Hal itu menurut laporan Justice for Myanmar (JFM), sebuah kelompok aktivis yang memantau bisnis militer.

Pengiriman dilakukan melalui Mega Hill General Trading Co yang berbasis di Myanmar, kata JFM, mengutip Panjiva, sebuah perusahaan data perdagangan global yang berbasis di New York, seperti melansir The Irrawaddy 8 Oktober.

Menurut Panjiva, pengiriman tersebut termasuk mount senjata dan perangkat optik. BEL telah melakukan beberapa pengiriman ke militer Myanmar untuk sistem pengawasan pantai sejak kudeta 1 Februari.

Nilai yang tercantum untuk pengiriman pertahanan udara adalah lebih dari 600.000 dolar Amerika Serikat (sekitar 1,2 miliar kyats) dan mungkin dibeli sebagai uji coba, yang berpotensi mengarah pada pembelian yang lebih besar di masa mendatang.

"Pengiriman dilakukan dengan pengetahuan penuh, barang tersebut dapat membantu dan mendukung kekejaman militer yang sedang berlangsung," JFM melaporkan.

Baca Juga:
  • WNI Ditahan di Myanmar, Kemlu dan KBRI Yangon Berikan Pendampingan
  • Korban Meninggal Akibat Gempa Myanmar Tembus 3.600 Orang, 160 Dinyatakan Hilang
  • 554 WNI Korban TPPO Online Scam di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

Pada Bulan Juni, India abstain dari pemungutan suara pada resolusi Majelis Umum PBB yang menyerukan larangan penjualan senjata ke Myanmar.

Pemegang saham mayoritas BEL adalah pemerintah India, yang memegang saham lebih dari 51 persen. Pemegang saham internasional terbesarnya termasuk anak perusahaan India dari Nippon Life Insurance Company dengan kepemilikan senilai 250 juta dolar Amerika Serikat dan Goldman Sachs Asset Management dengan 235 juta dolar Amerika Serikat, menurut daftar perusahaan.

JFM mengatakan, BEL belum menanggapi pertanyaan tentang penjualan senjata yang sedang berlangsung dengan rezim militer Myanmar.

Pengiriman Juli BEL dikirim ke Mega Hill yang memiliki sejarah pengadaan teknologi dan memberikan layanan kepada Direktorat Pengadaan militer, menurut JFM.

Untuk diketahui, menurut dokumen yang bocor dan situs web perusahaan, Mega Hill telah melakukan pengadaan atau upaya pengadaan barang untuk angkatan laut Myanmar.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#INTERNASIONAL#Bel#JFM#Militer#Myanmar#India

Berita Terkait

    Pembatasan Subsidi BBM: Pemerintah Targetkan Desil 10, Efisiensi Anggaran Capai Rp21 Triliun
    Berita Hari Ini

    Pembatasan Subsidi BBM: Pemerintah Targetkan Desil 10, Efisiensi Anggaran Capai Rp21 Triliun

    Djawanews.com - Pemerintah terus menggodok kebijakan pembatasan subsidi BBM agar penyaluran bantuan energi lebih tepat sasaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa langkah awal akan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Peta Investasi Bantul: Peluang Emas di Balik Rampungnya Dua Proyek Strategis Nasional?
    Berita Hari Ini

    Peta Investasi Bantul: Peluang Emas di Balik Rampungnya Dua Proyek Strategis Nasional?

    Saiful Ardianto 20 Aug 2026 10:55
  • Niat Genjot Produksi Migas! Venezuela Akhirnya Gandeng Perusahaan AS!
    Berita Hari Ini

    Niat Genjot Produksi Migas! Venezuela Akhirnya Gandeng Perusahaan AS!

    Saiful Ardianto 19 Aug 2026 18:43
  • Kasus Gratifikasi Batu Bara: KPK Dalami Aliran Dana PT BKS ke Bebizie Sri Mulyati
    Berita Hari Ini

    Kasus Gratifikasi Batu Bara: KPK Dalami Aliran Dana PT BKS ke Bebizie Sri Mulyati

    Djawanews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan aliran dana PT BKS ke Bebizie Sri Mulyati, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Partai Amanat Nasional ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    MS Hadi 05 May 2026 23:13
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Niat Genjot Produksi Migas! Venezuela Akhirnya Gandeng Perusahaan AS!
Berita Hari Ini

1

Niat Genjot Produksi Migas! Venezuela Akhirnya Gandeng Perusahaan AS!

Kasus Gratifikasi Batu Bara: KPK Dalami Aliran Dana PT BKS ke Bebizie Sri Mulyati
Berita Hari Ini

2

Kasus Gratifikasi Batu Bara: KPK Dalami Aliran Dana PT BKS ke Bebizie Sri Mulyati

Pembatasan Subsidi BBM: Pemerintah Targetkan Desil 10, Efisiensi Anggaran Capai Rp21 Triliun
Berita Hari Ini

3

Pembatasan Subsidi BBM: Pemerintah Targetkan Desil 10, Efisiensi Anggaran Capai Rp21 Triliun

Peta Investasi Bantul: Peluang Emas di Balik Rampungnya Dua Proyek Strategis Nasional?
Berita Hari Ini

4

Peta Investasi Bantul: Peluang Emas di Balik Rampungnya Dua Proyek Strategis Nasional?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up