Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Sri Mulyani Sebut Banyak Makelar di Kemenkeu dan Ada Koruptor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Sri Mulyani Sebut Banyak Makelar di Kemenkeu dan Ada Koruptor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 04 Desember 2019 at 04:44am

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani ikut memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019 yang jatuh pada hari Selasa, 3 Desember 2019. Hari peringatan tersebut dilakukan di Kantor Pusat Ditjen Pajak (DJP). Dalam acara tersebut, Sri Mulyani bercerita temuan calo dan pegawai yang korupsi di instansi yang ia pimpin.

Temuan calo dan koruptor ditemukan Sri Mulyani saat ia mulai menjabat sebagai Menkeu, sekitar lima belas tahun yang lalu, saat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pengakuannya, Sri Mulyani menemukan banyak bawahannya yang merangkap sebagai makelar. Tidak hanya itu, ia juga menemukan banyak para lobbyist, terutama di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan.

“Kalau kita lihat perjalanan kita di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), kebetulan Menkeunya waktu itu saya, 15 tahun lalu, penuh dengan para lobbiest atau makelar. Dan itu tidak hanya terjadi di Bea Cukai, Pajak, Perbendaharaan tapi nyaris semua birokrasi di Kemenkeu,” kata Sri Mulyani di Gedung DJP, Jakarta.

Gaji Minim Jadi Penyebab Banyaknya Makelar di Kemenkeu

Menurut Sri Mulyani, perilaku korup yang sistemik yang terjadi di Kementeriannya berakar dari gaji yang diterima birokrasi tersebut terbilang minim. Kondisi tersebut yang menyebabkan para birokrasi terpaksa mencari sumber penghasilan lain.

“Penyebab utamanya adalah birokrasi waktu itu dibayar dengan gajinya yang dalam seminggu saja sudah habis. Sehingga, kalau tidak korupsi, ya tidak bisa hidup, itu berarti fundamentally sistemnya memang mengharuskan orang untuk korupsi yaitu menerima sumber berasal dari lainnya,” sambungnya lagi.

Makelar di Kemenkeu

Hari Antikorupsi Sedunia 2019 diadakan di Kantor Pusat Ditjen Pajak (tweet247.net)

Oleh karenanya, Kemenkeu bekerja sama dengan Komisi Pemberatan Korupsi (KPK). Keduanya sepakat untuk memulai upaya pencegahan lewat Reformasi Birokrasi. Adanya Reformasi Birokrasi diharapkan mampu menghilangkan perilaku korupsi yang telah tersistem di Kementrian Keuangan.

“Karena waktu itu korupsi itu sudah masuk di dalam suatu sistem, yang di Kementerian Keuangan itu kita semuanya seolah berjamaah melakukan korupsi, kita (Kemenkeu dan KPK) berpikir keras bagaimana mulainya, hingga tercetus yang namanya Reformasi Birokrasi,” ujar Menkeu.

Reformasi Birokrasi yang dicanangkan Kemenkeu dan KPK dinilai Sri Mulyani membuahkan hasil, termasuk dari lingkup Aparat Sipil Negara (ASN) DJP. Hal itu ditandai dengan adanya ASN yang dinobatkan menjadi ASN teladan di seluruh Indonesia.


Baca Juga:
  • Sri Mulyani Prediksi Kuartal III Minus Lagi, Ancaman Resesi Ekonomi Makin Nyata!
  • Ulang Tahun Sri Mulyani dan Umpan Iklan Media Massa Daring
  • Sayang Sekali! Subsidi Upah Rp600 Ribu Batal Cair Hari Ini

“Dengan ketekunan bersama, hari-hari seperti itu sudah hilang, bahkan tadi malam, saya dapat kabar ada Kepala Kanwil Pajak di Tanjung Priok menjadi ASN pertama teladan di seluruh Indonesia,” ujar Sri Mulyani.

Meski makelar di Kemenku sudah tidak ada lagi, namun Sri Mulyani mengatakan bahwa tantangan saat ini dalam memberantas korupsi di internal Kemenkeu justru semakin kompleks. Di sisi lain, peran tim kepatuhan internal bentukan Kemenkeu belum begitu efektif menjadi benteng perilaku korupsi. Menurutnya, tim kepatuhan internal harus menjadi  pertahanan yang efektif, sehingga predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dapat diperoleh setiap unit.

Bagikan:
#berita hari ini#Kementrian Keuangan#Makelar di Kemenkeu#Menkeu#MENTERI KEUANGAN#SRI MULYANI

Berita Terkait

    Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032
    Berita Hari Ini

    Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032

    Djawanews.com - Investasi Rio Tinto senilai US$1,9 miliar diumumkan untuk mengembangkan proyek bauksit Kangwinan di Queensland, Australia, pada 23 Oktober 2026. Ekspansi ini bertujuan memperkuat pasokan bahan baku ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Saiful Ardianto 20 Oct 2026 13:04
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Djawanews.com - Pengembangan investasi IKN kembali mendapat dorongan setelah Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani kerja sama proyek senilai Rp3,74 triliun pada 14 Oktober 2026. Kesepakatan tersebut mencakup pembangunan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Saiful Ardianto 13 Oct 2026 19:29
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

1

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032
Berita Hari Ini

2

Investasi Rio Tinto US$1,9 Miliar untuk Perluas Produksi Bauksit Queensland hingga 2032

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up